Posesif Husband

Posesif Husband
Keterkejutan


__ADS_3

Keesokan harinya, Tiara mulai menggeliat. Nampak nya semalaman ia tidur begitu pulas sekali. Hingga ia tidak terjaga sama sekali.


"Hoooaaammm.... ".


Gadis itu kembali menguap seraya berguling ke arah kanan. Dengan memeluk guling nya. Meskipun ia tidak sadar telah tidur dimana. Tapi gadis itu masih ingat jadwal kuliah nya. Kebetulan hari ini ia free kuliah. Jadi, ia pun merasa bersantai sejenak.


Matanya bahkan belum terbuka sedikitpun. Ia hanya asyik berguling ke kiri dan kekanan. Menikmati empuknya tempat tidurnya itu. Namun, beberapa saat kemudian. Tiara mulai merasakan ada yang berbeda dari tempat tidurnya. Bahkan bau sprei dan bau bantal nya juga lain dari bau pewangi pakaian yang sering ia pakai.


Tiara mulai membuka matanya secara perlahan. Berulang kali ia mengerjapkan matanya. Seolah ia masih berasa mimpi dengan penampilan kamarnya saat ini. Ia pun memulai memutar bola matanya.


Dan kemudian membalikkan tubuhnya. Hingga tatapan nya kini beradu tatap dengan Tomy.Tiara kembali mengucek matanya. Untuk memastikan apa yang ia lihat itu salah.


Namun, setelah ia melihat seluruh ruangan kamar dengan jelas. Tiara pun langsung menjerit histeris. Membuat Tomy langsung menutup telinga nya rapat rapat.


"Aaaaaa... Kenapa om ada disini??? ".Jeritnya bingung.


" Kau pikir kenapa saya ada disini???. Jelaslah ini kan kamar saya".Jawab Tomy santai.

__ADS_1


Dan Tiara pun mulai mencari tahu kebenarannya. Hingga ia bisa melihat dengan jelas satu figuran yang ada di atas nakas. Memperlihatkan wajah tampan Tomy dengan memakai jas lengkap berwarna hitam.


Lalu Tiara langsung memperhatikan dirinya. Dan ia kembali menjerit ketika melihat dirinya yang sudah memakai piyama tidur berwarna merah maroon. Melekat pas ditubuhnya.


"Apa kau tidak bisa tidak berteriak seperti itu?. Hm? ".Tegur Tomy karena suara cempreng Tiara benar benar membuat telinganya sakit.


Belum lagi para pelayan yang saat ini sedang sibuk di lantai bawah. Mereka sampai mendengar suara teriakan Tiara. Yang mereka pikir saat ini Tuan nya sedang melakukan hal enak enak dengan wanitanya.


Apalagi sri yang langsung mencelos dan memasang wajah masamnya. Seakan ia tak terima jika Tomy sampai menyentuh wanita lain.


"Dasar wanita murahan. Dia pikir dengan begitu bisa mendapatkan tuan sepenuhnya". Gumannya pelan, dan masih bisa di dengar oleh para pelayan yang lain nya.


Di dalam kamar sana. Tiara terus saja mencecar Tomy dengan banyaknya pertanyaan nya. Sungguh ia tak habis pikir bagaimana bisa. Ia malah tidur di kamar seorang pria dewasa seperti ini.


"Om beneran kan, semalam kita tidak... em... itu... ".Tiara nampak sedikit gugup untuk mengatakan nya.


" Aku tidak sebejat itu. Memperkosa gadis bodoh yang sedang terlelap ".Ucap Tomy yang seolah paham akan arah pembicaraan tiara.

__ADS_1


Tiara pun nampak menghela nafasnya lega. Setidaknya ia percaya jika Tomy bukanlah pria yang kurang ajar dan mesum.


" Bersihkan dirimu!!. Setelah itu kita sarapan kebawah!!! ".Seru Tomy sambil melempar handuk besar pada Tiara.


" Terus nanti aku pake apa dong???. Bukankah kemarin malam aku masih memakai pakaian ku saja ".Tiara benar benar tak ada malu malunya.


" Kau lihat paperbag warna biru itu kan!!! ".Tunjuk Tomy pada paperbag yang ada di atas meja rias. " Kau ambil satu dan cari ukuran yang pas buat kamu pakai!!! ".


" Om keluar dong!!!. Kan aku mau mandi".Tiara secara langsung mengusir pemilik rumah.


"Berhenti memanggil ku dengan sebutan itu!! ".Seru Tomy yang selalu saja tidak suka jika di panggil om.


" Bodoh amat. Ayo sana keluar!! ".Usir tiara kembali dengan santainya.


Tomy pun mengalah. Ia keluar kamar segera dengan meninggal kan Tiara di dalam san.


Dan cukup lama juga Tomy menunggu Tiara untuk kelar mandi. Ia juga saat ini. Nampak seperti suami yang sedang menunggu kedatangan istrinya. Hingga pintu kamar mandi terbuka. Membuat Tomy menarik sudut bibinya cerah. Ia begitu terpesona akan penampilan gadis itu pagi ini.

__ADS_1


Dimana lagi lagi kesederhanaan mengalahkan segalanya.


TBC


__ADS_2