
Tiara begitu asyik untuk memotret keindahan danau dan juga beberapa taman kecil yang sudah jadi. Dan di tumbuhi bunga bunga segar.
Sesekali Tomy melihat kearah Tiara. Yang saat ini tak perduli dengan tatapan matanya di ujung sana. Gadis itu begitu asyik memotret dengan camera ponselnya. Sambil sesekali ia juga ikut berselfie ria.
"Wah, kenapa dia bisa setampan ini sih???".Guman Tiara sambil mengzoom foto Tomy yang tak sengaja ikut terambil dari bidikan camera ponselnya.
" Sayang sekali kalau di hapus".Guman Tiara yang dengan senyum jahilnya ia pun mulai mengkrop wajah Tomy. Lalu senyumnya kembali merekah saat ia sudah menggunakan foto Tomy di tempat khusus pada ponselnya.
"Selesai, lumayan juga".Serunya sambil tersenyum
Sedangkan di seberang danau sana. Tomy nampak berbincang bincang dengan seorang pria yang menjadi penanggung jawab. Untuk pembangunan tempat danau itu sebagai tempat wisata nantinya.
" Siapa gadis itu tuan???. Apa dia calon istri tuan??? ".Tanya pria patuh baya itu yang sejak tadi ternyata terus memperhatikan tatapan mata Tomy yang beda pada gadis di seberang danau.
Sudut bibir Tomy sedikit terangkat. " Mungkin , apa kami berdua nampak begitu cocok untuk jadi pasangan ??? ".Tanya Tomy sambil mengulum senyum nya. Ia seolah meminta pendapat pada orang lain tentang dirinya dan juga Tiara.
" Tentu saja tuan. Gadis itu begitu cantik.Tuan dan dia akan jadi pasangan yang serasi nantinya".Jawab sang pria yang memberikan pendapat nya. Membuat Tomy kembali mengangkat sudut bibirnya.
Lagi lagi ia bisa nampak begitu bahagia hanya dengan mendengar kan pendapat orang lain tentang dirinya dengan Tiara.
"Nyonya, mungkin tawaran anda akan saya terima".Batin Tomy sambil mengulum senyumnya.
__ADS_1
Setelah selesai memeriksa dan berbincang dengan kepala Mandor sebagai penanggung jawab pembangunan proyek wisata Danau tersebut. Tomy langsung menghampiri Tiara. Yang kini tengah duduk di bangku taman kecil.
Sambil terus mengarahkan camera ponselnya. Untuk mengabadikan keindahan alam sekitar. "Ya... Kok lowbat sih".Gerutu Tiara saat tiba tiba ponselnya mati karena kehabisan daya.
" Nih pake aja dulu ponselku!!! ".Tomy menyodorkan ponsel mahalnya pada Tiara. Membuat gadis itu sempat terkejut. Karena melihat ponsel impian nya selama ini ada di depan matanya.
" Kenapa???. Tidak mau?? ".Tanya Tomy karena tiara malah diam saja sambil terus menatap ponsel miliknya dengan label buah apel yang ujungnya digigit sedikit itu. " Yasud...
"Eh, sini!!!. Aku boleh pake kan sebentar!!! ".Potong Tiara antusias. Ia bahkan tidak pakai bahasa elu gue lagi.
" Hm... Bukannya tadi aku sudah bilang begitu bukan??? ".Jawab Tomy datar. Padahal di dalam hatinya. Tomy nampak berbinar dan tersenyum senang. Karena Tiara mau menerima tawaran nya. Dengan meminjamkan ponsel mahalnya pada gadis itu.
" Wah... Hasil foto nya sangat beda dengan hasil camera ku".Seru Tiara puas dengan hasil jepretan nya sendiri.
" Sempurna".Puji Tiara melihat hasil selfienya. Lalu tanpa malu Tiara juga mengajak Tomy untuk foto bersama. Di awali hanya sekedar foto selfie , hingga mereka meminta bantuan tukang untuk juru fotografer dadakan mereka berdua.
Tomy tak henti hentinya curi curi pandang. Pada Tiara, sejak tiara memainkan ponselnya. Berada sedekat ini dengan Tiara. Membuat detak jantung Tomy tak sehat.
Karena magnet gadis itu sangatlah kuat. Bahkan Tomy juga kadang tak habis pikir. Apa yang membuat dirinya begitu tertarik dan penasaran akan gadis yang ada di hadapan nya saat ini.
Apalagi Shasa selalu saja menawarkan Tiara untuk ia jodohkan pada dirinya. Di usia yang sudah matang, memang seharusnya Tomy sudah memikirkan soal pasangan hidupnya.
__ADS_1
Karena tak selamanya ia harus sendiri. Sama seperti saat sekarang ini. Mungkin tawaran Shasa akan menjadi bahan pertimbangan nya kali ini.
"Sudah sore. Ayo kita pulang!!! ".Ajak Tomy sembari beranjak dari tempat duduknya. Namun Tiara nampak seperti enggan untuk pergi dari tempat seindah itu.
" Nanti kapan kapan kita kesini lagi".Ucap Tomy yang seakan tahu isi pikiran Tiara saat ini.
Wajah Tiara benar benar menunjukkan kebahagiaan nya saat ini. Ingin sekali gadis itu memeluk erat tubuh Tomy. Karena telah mengajaknya ke tempat seperti ini.
Tiara bangkit dari tempat duduk nya. Dan mulai melangkah pergi mengikuti langkah Tomy. Namun, sebelum masuk kedalam mobil. Tiara dengan santainya bilang.
"Aku lapar. Apa disekitar sini ada penjual makanan??? ".Seru Tiara jujur sambil memegangi perutnya.
" Masuklah dulu, nanti kita cari restoran terdekat!!! ".
Dengan senyum lebarnya Tiara pun langsung menganggukkan kepalanya. Lalu ikut masuk kedalam mobil Tomy kembali.
Tomy pun ikut mengulum senyumnya. Hari ini adalah moment pertamanya bagi Tomy. Bisa jalan berdua dengan seorang gadis. Dan mungkin tidak akan pernah Tomy bisa lupakan begitu saja.
**TBC
AYO UDAH HARI SENIN INI GENGS, BUNDA OTHOR MINTA VOTE NYA DONG!!! GAK USAH BANYAK BANYAK 1000 AJA DEHπππππππ. ..
__ADS_1
EDISI MAKSAπ π π€**