Posesif Husband

Posesif Husband
Berangkat


__ADS_3

Sesuai surat keputusan dari polda dimana Anton akan dipindah tugaskan di salah satu daerah yang termasuk daerah kecamatan didaerah Bogor. Setelah satu minggu surat mutasi ke luar. Kini Anton dan cinta pun sudah mulai bersiap siap untuk berangkat ke daerah itu.


Bahkan Niko juga sudah rapi dan tinggal naik mobil saja bersama dengan kedua orang tuanya. Meskipun perkiraan hanya beberapa bulan tapi Anton pun sudah mempersiapkan segalanya. Karena bisa jadi cinta akan melahirkan disana. Karena kini usia kandungan cinta pun sudah empat bulan. Dalam artian lima bulan sepuluh hari lagi istrinya itu akan melahirkan.


"Daddy.... " Suara Niko memanggil Daddy nya dan ingin naik mobil bersama Daddy nya. Niko memang anak yang cerdas ia tahu jika Mommy nya sedang berbadan dua jadi seolah Niko paham akan keadaan mommy nya.Hingga ia tidak mau merepot kan Cinta.


Anton pun langsung menggendong Niko dan segera masuk kedalam mobil di jok belakang. Tapi saat Cinta dan Anton akan naik ke mobil. Tiba tiba dari arah gerbang ada mobil yang sudah masuk ke halaman rumahnya.


"Daddy, Mommy".Lirih Cinta yang sudah sangat mengenali mobil mewah milik kedua orang tuanya itu.


Niko yang sudah masuk kedalam mobil pun kembali menyembulkan kepalanya saat mendengar ucapan cinta. Senyum Niko mengembang ketika melihat Grandma nya membuka pintu mobil.


"Ma... " Seru Niko dengan senyum tampannya.


"Udah mau berangkat sekarang kan???. Mommy dan Daddy akan ikut mengantar kalian ke Bogor".Tutur Mommy Yuna sambil tersenyum.

__ADS_1


" Kenapa nggak bilang dari kemarin Mom. Kalau mau ikut mengantar???".Cinta pun ikut mengembangkan senyumnya dan ia jadi lega karena Niko pasti ikut mobil Daddy dan Mommynya. Jadi Cinta bisa merasa tenang jika Niko tertidur selama dalam perjalanan.


"Ayo Niko ikut Grandma saja ya!!!. Kita masuk mobil Grandpa. Biarkan Mommy dan Daddy mu itu pacaran lagi!!! ".Mommy Yuna memang selalu mengerti situasi. Dan selalu memahami anak dan menantunya yang kelakuannya tidak jauh beda dengan mereka berdua dengan Daddy Hendra.


Niko pun langsung mengulurkan tangannya saat Mommy Yuna sudah berada di depan pintu mobil Anton.


" Kalian nggak bawa satu pelayan saja dari sini???. Kan bisa bantu kamu juga cinta biar nggak terlalu repot".Usul Mommy Yuna sambil menggendong cucu tampannya.


"Mom, kami disana hanya tinggal di asrama. Jadi lebih baik nanti kami cari art yang kerja harian lepas saja.Jadi nggak perlu menginap mom".Cinta dan Anton sudah membicarakan masalah ini sebelumnya. Dan lagian cinta juga ingin waktunya bersama suami dan anaknya sesekali bisa hidup tanpa pelayan dan pekerja yang lainnya. Karena cinta berniat akan memulai kehidupan nya dengan layaknya seorang ibu rumah tangga pada umumnya.


Bahkan cinta berencana ingin memasak sendiri untuk keluarga kecilnya. Mungkin hanya masalah beres beres rumah dan mencuci pakaian saja. Cinta akan mencari buruh cuci di daerah tempat tinggalnya nanti. Selebihnya Cinta ingin mengerjakan nya sendiri.


Karena selama ini semuanya serba dibantu oleh pelayan. Dan cinta hanya memasak sesekali saja. Karena suaminya sungguh over dan semakin posesif saat ia hamil anak kedua mereka ini.


"Yaudah, jika itu yang kalian mau. Mommy bisa apa?? ".Sahut Mommy Yuna yang hanya bisa mendukung anak dan menantunya saja. Karena Mommy Yuna juga yakin jika Cinta mampu dan bisa menjadi ibu dan juga istri yang baik untuk suami dan anaknya.

__ADS_1


" Ayo kita berangkat sekarang!!!. Perjalanan nya juga cukup jauh biar nggak kejebak macet juga".Ajak mommy Yuna sambil melangkah dengan Niko yang sudah menempel digendongannya.


🌿🌿🌿🌿🌿


Sepanjang perjalanan cinta pun hanya bergelayut mesra di lengan tangan suaminya. Seakan tak mau lepas saja.


"By, pasti disana suasananya masih asri banget ya??? ".Cinta sudah membayangkan suasanan yang masih bisa dikatakan daerah pedesaan karna mereka berada di kecamatan.


" Bisa dibilang begitu sayang. Tapi tidak begitu jauh juga dengan kota kok".Anton mengusap lembut rambut istrinya menggunakan tangan kirinya. Karena tangan kanan Anton masih memegangi stir mobilnya.


"By... ".


" Hm... "Sahut Anton singkat.


" Pengen... "Seru cinta sambil mendongakkan kepalanya menatap wajah suaminya dengan senyum nakal dibibirnya.

__ADS_1


" Kita masih dijalan sayang. Jangan aneh aneh!!! ".Anton langsung mewanti wanti istrinya agar tidak berbuat hal konyol. Karena cinta ini selalu saja ada cara untuk membuatnya tak waras.


Namun yang dinasehati malah tak menggubris. Bukan cinta naamanya kalau tidak keras kepala. Dan tidak mempunyai akal agar kekonyolan nya bisa terwujud.


__ADS_2