
Saat para pasangan absurd itu sama sama kelelahan habis melakukan pertempuran. Beda tempat beda penghuni. Nampak seorang wanita paruh baya saat ini sedang mengisap rokoknya. Dan jangan lupakan segelas wine di tangan kirinya.
Ia duduk menatap langit langit ruangan yang bisa dikatakan adalah tempat ruangan kerjanya. Yang ada didalam rumah nya tersebut.
"Aku harus mendekati anak itu lagi. Agar aku bisa menguasai seluruh tanah yang di tinggalkan oleh pria bodoh itu".Lirihnya tersenyum licik.
" Dia juga ternyata menikah dengan asisten Ceo perusahaan besar . Jika aku berhasil mendekati keduanya. Maka aku akan lebih kaya raya lagi. Dan perusahaan ku juga akan kembali normal seperti sedia kala".
Wanita itu nampak tersenyum lebar. Dan sudah membayangkan bagaimana hidupnya kelak jika sampai ia bisa mendekati Tiara. Putri kandungnya yang selama hampir 20 tahun ia tinggalkan.
Bahkan sang suami yang ia anggap pria tak bertanggung jawab itu. Dengan segala cara dan ia rela bekerja apa saja. Agar hidup Tiara nantinya tidak susah seperti dirinya.
Ya wanita itu adalah Paramita. Yang mengaku sebagai ibu kandung nya Tiara. Tapi bukan seperti ibu kandung lebih tepatnya lagi. Karena ia bagaikan seorang lintah darat yang sangat kejam.
Demi harta dan tidak mau hidup susah. Ibu Mita rela menipu suaminya sendiri. Dengan dalih pengobatan orang tuanya. Tapi ia malah bermain sering dengan pria yang di anggap teman oleh suaminnya.
Ibu Mita meletakkan gelas wine nya. Saat seorang pria masuk kedalam ruangan kerjanya. Wanita paruh baya itu pun juga mematikan puntung rokoknya.
__ADS_1
"Kau belum juga berhenti minum Mita??? ".Ucap seorang pria paruh baya itu yang kini duduk di salah satu sofa di dalam ruangan itu.
" Cih, kau pasti tahu bagaimana kebiasaanku ini ".Jawwbnya dengan santai. Membuat sang pria hanya bisa tersenyum.
" Apa kau masih ingin menjalankan rencana mu itu Mit??? ".
" Aku baru memulainya, Jadi jangan halangi aku lagi Rudy!!! ".
" Aku sebagai teman hanya bisa mengingatkan mu saja Mit. Karena yang kau hadapai saat ini bukanlah orang orang sembarangan. Mereka bisa saja melenyapkan kamu dalam hitungan detik. Jadi, aku harap kamu bisa mencari jalan keluar yang lain saja untuk menyelamatkan perusahaan mu!!! ".
" Kau tahu bagaimana perusahaan itu mengambil alih perusahaan Wijaya corps. Secara licik dan saat ini perusahaan itu sudah resmi pindah tangan. Dan kau ingin tahu kemana Direktur perusahaan itu sekarang berada??? ".
Mita hanya menatap dengan tatapan bingungnya. Lalu Pak Rudy kembali menjawab. " Dia sudah berada di akhirat. Kerana terkena serangan jantung saat bertemu dengan CEO CBW group".
Mita tampak begitu terkejut mendengar penyataan sahabatnya itu. Padahal selama ini pak Rudy selalu mendukung apapun yang ia lakukan. Tapi saat ini, pria paruh baya itu. Seolah akan tahu apa yang terjadi selanjutnya pada kehidupan Mita.
Berulang kali ia mencegah. Agar Mita tidak jodoh dan bertingkah konyol. Apalagi mau coba coba ingin mengusik harimau yang sedang tidur.
__ADS_1
Apalagi Rudy juga tahu. Jika mertua CEO CBW group itu adalah pemilik perusahaan Erlangga Group. Yang artinya Mita sudah mulai mengajak perang dengan kedua perusahaan yang berkuasa.
"Hentikanlah!!!. Dan temui kembali putrimu dengan cara baik baik!!!. Minta maaflah padanya , jelaskan apa yang sebenarnya terjadi di masa lalu!!!. Sebelum semuanya terlambat!!! ".
Pak Rudy begitu serius untuk membuat sahabat nya itu sadar. Jangan cuma harta saja yang ia urus. Hingga hampir lupa untuk mengurus akhlak dan juga cara hidupnya. Agar jauh lebih baik dari sebelumnya.
Sesungguhnya tak ada sahabat yang mau melihat sahabatnya terluka dan sesat. Karena sahabat sejati adalah yang saling memahami, mensuport dan juga membela nya.
Bu Mita mulai mencerna setiap kata kata sahabat nya itu. "Apa Tiara mau menerima dan memaafkanku Rudy???. Setelah apa yang telah aku perbuat dimasa lalu pada Papanya.
" Tidak ada usaha yang mengkhianati hasil. Jadi, teruslah berpikir positif!!. Agar hasilnya juga positif".Jawab Pak Rugi sambil tersenyum.
**TBC
Ayo Minta Vote Nya dong!!!
UDAH LAMA NIH SEPI AMAT 🤭🤭🤭**
__ADS_1