Posesif Husband

Posesif Husband
Ulah Anton


__ADS_3

"Sayang, kamu sengaja menyuruh Rani menghabiskan makanan itu semua???? ".Tanya Anton sambil fokus pada setir mobilnya. Karena saat ini mereka sudah berada didalam mobil untuk pulang kerumah.


" Aku hanya kasian padanya by. Tubuhnya sangat kurus sekali".Jawab Cinta dengan santainya.


Anton hanya bisa menggelengkan kepalanya saja. Ia tidak mau memperpanjang masalah dan membuat mood istrinya itu malah memburuk karena mungkin akan salah paham jika ia terus membahas Rani.


Sedangkan cinta terlihat fokus pada musik dengan lagu favoritnya. Sambil menyenderkan kepalanya di badan kursi mobil.Anton pun hanya fokus pada jalanan dan setir mobil sambil sesekali menyahuti obrolan dari cinta.


Beberapa saat kemudian suasana nampak hening. Membuat Anton melirik kearah istrinya. Dan ternyata burung beo itu sudah terlelap.


"Pantas saja anteng".Lirih Anton sambil tersenyum.Lalu Anton menghentikan mobilnya untuk menurunkan jok mobilnya. Mengaturnya agar posisi tidur istrinya lebih nyaman.


Setelah itu Anton kembali fokus pada jalanan untuk pulang kerumah, karena istrinya pasti sudah sangat kelelahan seharian ini. Dan Anton tidak tega jika istrinya tertidur dimobil terlalu lama.


๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ


Anton turun dari mobil dan segera menggendong tubuh cinta secara hati hati agar tidak mengusik tidur istrinya. Walaupun bobot badan istrinya naik drastis namun tak membuat Anton mengeluh seditpun. Ia masih kuat menggendong cinta sampai kekamar mereka dengan menaiki anak tangga.


Pelayan pun sudah membantu membawakan semua barang belanjaan cinta dan meletakkanya dikamar majikannya.


Setelah meletakkan tubuh istrinya tidur di ranjang empuk itu. Dan melihat kondisi tidur istrinya sudah nyaman. Anton mengecup kening cinta sambil mengelus perut buncit yang ada baby mereka disana.Kemudian Anton memilih untuk pergi ke ruang kerjanya.


Membiarkan istrinya beristirahat dengan nyaman. Karena jam saja masih menunjukkan pukul empat sore.

__ADS_1


๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ


Anton mulai membuka amplop coklat yang tadi diberikan oleh Lana. Yang berisi informasi tentang masa lalu istrinya.


Senyum sinis Anton terukir indah saat ia sudah membaca data diri Pria itu. "Regen Prasetya".Guman Anton tersenyum sinis.


" Kenapa istriku bisa pernah menyukai pria pecundang seperti dia dulu???? ".Tanya Anton pada dirinya sendiri.


Lalu Anton meraih ponselnya untuk menghubungi seseorang. " Apa dia masih mencari tahu tentang ku??? ".Tanya Anton langsung ketika sambungan telponnya sudah terhubung dengan orang yang ia hubungi.


" Ia tuan bahkan sejak tadi pagi anak buahnya selalu mengikuti Nyonya".


"Ck... Beri mereka peringatan!!!. Jika mereka masih tidak paham, maka aku sendiri yang akan turun tangan".Ucap Anton tegas karena ia mulai geram.


Dengan kekuasaan yang ia miliki jauh diatas perusahaan Prasetya. Maka sangat mudah bagi Anton membuat perusahaan itu kolab hanya dengan hitungan jam. Bahkan yang lebih parahnya lagi Perusahaan Prasetya pun di akuisisi oleh anak cabang perusahaan Anton juga yang ada di surabaya.


"Anak dan Ayah sama saja. Sama sama licik".Guman Anton tersenyum jahat.


Mungkin dikira seorang polisi tidak bisa licik karena mereka penegak hukum.Sungguh mereka tidak tahu saja setiap anggota pasti akan menuruti semua perintah atasannya saat mereka berada dalam ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawabnya sebagi seorang anggota. Tapi berbeda lagi jika dengan urusan bisnis.


Dalam bisnis harus bisa memasang trik, bahkan menata strategi dengan baik dan penuh ketelitian. Harus juga bisa membaca kondisi pasar. Jika tidak maka usaha yang kita rintis tidak akan maju. Karena persaingan bisnis itu sangat ketat dan pelik.


๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ

__ADS_1


Cinta mulai membuka kelopak matanya secara perlahan. Ia melirik kearah sekitarnya, dan sadar jika saat ini ia sudah ada didalam kamarnya. Tapi ia tidak melihat adanya suaminya.


"by... sayang".Panggil Cinta sambil berusaha bangkit dari ranjangnya.


Ceklek...


Pintu kamar terbuka bersamaan dengan cinta yang akan menginjakkan kakinya dilantai.


" Udah bangun sayang???? ".Anton bertanya seraya menghampiri istrinya yang kini tengah duduk di bibir ranjang.


" Hubby darimana???. Kok tadi nggak bangunin aku sih??? ".


Anton tersenyum dan ikut duduk disamping istrinya. Lalu ia ngecup bibir istrinya dengan lembut." Habisnya kamu tidurnya nyenyak banget sih. Mana tega aku bangunin istriku ini".Jawab Anton sambil terus tersenyum.


"Mau mandi bersama??? ".Sambung Anton sambil menggoda sang istri.


Cinta langsung menganggukkan kepanya cepat. Hal itu tentu saja membuat Anton langsung gercep. Menggendong tubuh istrinya kembali masuk kedalam kamar mandi. Dan tentunya dikamar mandi bukan hanya sekedar mandi biasa aja ya kan.


**TBC


Skip skip dulu ah, takut gagal lagi di review๐Ÿคช๐Ÿคช๐Ÿคช


Alasan aja padahal bunda lagi insyaf gengs, dosa bunda udah banyak soalnya bikin otak para readers selalu melalangbuana kesana kemari ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚**

__ADS_1


__ADS_2