Posesif Husband

Posesif Husband
Sensitif


__ADS_3

"Mas".


" Iya Honey".Tomy membenarkan posisi duduknya karena mereka saat ini sedang duduk di pinggiran pantai melihat senja yang mulai tenggelam.


"Apa aku ini putri yang durhaka terhadap Mama??? ".Tanya Tiara lirih. Membuat Tomy langsung melirik dan memegangi bahu istrinya. Menatap dalam mata indah itu yang saat ini mulai tampak mengembun.


Jujur saat seperti inilah yang selalu di takutkan oleh Tomy. Dimana ia sangat tahu jika Tiara adalah tipe wanita yang tidak tegaan. Hatinya terlalu lembut untuk bertindak kejam. Apalagi itu adalah ibu kandungnya sendiri.


Memang seharusnya sesakit apapun hati kita. Dan sejahat apapun tak akan bisa merubah mereka menjadi orang lain. Karena mereka adalah orang tua nya. Orang yang telah mengandung dan melahirkan nya. Tanpanya mungkin tidak akan ada dirinya didunia ini.


Selepas apapun masalah yang membuat Ayah dan Mama nya berpisah. Mungkin itu juga sebuah takdir dari yang maha kuasa.Karena sesungguhnya setiap manusia tidak akan memiliki sifat yang sama.

__ADS_1


Ada manusia yang super duper sangat sabar. Meskipun seberat dan sesakit apapun masalah yang ia hadapai mereka memilih untuk tetap bertahan dan istiqomah di jalan nya. Dan ada juga yang tak bisa menahan rasa sakitnya. Hingga emosi yang menguasai jiwa dan pikirannya. Sehingga mereka mengambil keputusan disaat emosi melanda.


Hingga akhirnya hanya sebuah penyesalan yang mereka rasakan. Setelah sadar jika jalan yang mereka ambil adalah bentuk keegoisan semata.


"Maafkan aku Honey. Aku tidak tahu aku harus berkomentar apa saat ini. Tapi yang jelas apa yang kau lakukan saat ini sudah benar".Tomy mengecup bibir istrinya pelan. " Biarkan Mama benar benar menyadari semua kesalahan nya terlebih dahulu. Hingga ia memang sadar akan semuanya!!! ".


" Aku tidak akan pernah melarang atau pun menghalangi kamu untuk menemui Mama Honey. Tapi aku juga tidak akan menyuruhmu untuk menemui nya ".Sambung Tomy jujur.


Tomy kembali memasukkan tubuh istrinya ke dalam pelukannya. Berusaha menenangkan sang istri. Hormon bumil memang sering sensitif dan mudah baperan. Dan inilah yang sedang dirasakan oleh Tiara saat ini.


Dia mudah tertawa dan mudah juga untuk menangis. Beruntung Tomy sudah banyak belajar dari pengalaman sang bos nya. Yang memang sudah pernah mengalami nya jauh sebelum Tomy.

__ADS_1


Malah kelakuan Nyonya mudanya itu melebihi ngidamnya sang istri. Yang membuat repot hampir seluruh orang. Termasuk dirinya juga yang sering di repotkan. Karena Candra yang suka meminta bantuannya. Jadi, bagi Tomy apa yang di alami nya saat ini belum seberapa dan masih tahap wajar saja.


"Aku akan selalu mendukung semua keputusan yang kamu ambil honey. Dan aku akan selalu berada di pihakmu. Karena kau lebih tahu mana yang terbaik untuk kamu, kita dan calon anak kita nanti".Tomy selalu bisa menenangkan istrinya. Ia begitu memahami keadaan istrinya.


Mungkin karena Tomy tahu bagaimana masalah yang di alami Tiara sejak pertama kalinya ia dijodohkan oleh Shasa istri dari bosnya itu. Dan sejak itulah Tomy mulai kepo dengan gadis yang akan dijodohkan dengan nya.


Bahkan Tomy juga rela mencari informasi tentang Tiara dengan diam diam. Tanpa sepengetahuan Candra dan Shasa. Meskipun waktu dirumah sakit dulu itu bukanlah awal pertemuan nya dengan Tiara. Makanya Tomy hanya memasang wajah datarnya saja. Seakan ia belum kenal dan tidak mengenal Tiara.


"Ayo kita pulang!!. Hari sudah semakin gelap".Ajak Tomy karena sebentar lagi pasti akan maghrib. Hari ini ia memang mendapatkan izin dan juga kelonggaran dari Candra. Karena bos dan Nyonya nya itu hari ini sangat bahagia. Sebab, keinginannya untuk mempunyai anak perempuan sudah di ijabah oleh sang Maha Kuasa.


Meskipun itu adalah keinginan dan harapan Shasa. Karena Candra pun tidak menuntut apapun tentang anak. Harapan Candra hanya kesehatan dan keselamatan sang istri berserta anaknya nanti. Itu pun sudah sangat membuat Candra bahagia. Meskipun saat ini Candra sudah mulai ketar ketir karena sebentar lagi ia akan mendapatkan anak perempuan. Yang artinya ia kudu sangat ketat menjaga putrinya. Apalagi dia adalah mantan sang Casanova.

__ADS_1


__ADS_2