Posesif Husband

Posesif Husband
Cara Menghindari Amukan Mommy Mertua


__ADS_3

Esok harinya Mommy Cinta pagi pagi sekali sudah berada di rumah sakit . Hari ini Shasa sudah di perbolehkan pulang kerumah. Karena memang kondisi nya sudah membaik. Hanya saja Candra malah membawa suster dan dokter khusus yang akan tetap memantau luka Cesar istrinya yang sebenarnya tidak ada yang perlu di khawatir kan itu.


Tapi Candra tetaplah Candra. Yang keras kepala dan juga sangat posesif. Jangankan luka bekas operasi Cesar. Luka terkena duri bunga mawar saja, Candra sudah panik bukan main. Cenderung lebay sih, tapi apalah daya kalah orang sudah bucin akut seperti mereka. Pastinya tidak akan tega melihat belahan jiwanya lecet barang sedikit saja.


"Kalian segera cari babysitter saja!!. Shasa pasti kerepotan nantinya mengurus twins". Cinta mulai memberikan sarannya. Karena ia tahu betul bagaimana putrinya itu yang sangat manja.


Cinta juga pernah merasakan bagaimana repotnya mengurus si kembar Nikki dan Shasa dulu. Beruntung suaminya selalu siap siaga meskipun mereka juga malah menyewa babysitter tiga orang sekaligus.


"Mommy saja deh yang cariin babysitter nya!!!. Kan Mommy lebih berpengalaman cari orang yang bisa di percaya". Shasa menjawab sambil nyengir kuda. " Asal jangan pelakor saja yang Mommy pekerjakan dirumah Shasa". Sambung Shasa sambil terkekeh.


"Memangnya kamu kira suami kamu yang datar kayak kanebo kering dan menyeramkan seperti malaikat pencabut nyawa itu, bisa digoda oleh pelakor? ". Cinta hanya menggelengkan kepalanya saja. Karena menantu dan suaminya itu memiliki karakter yang sama.


Jadi, batin Cinta jangankan pelakor. Ngedipin mata saja bahkan orang tidak akan berani. Apalagi kalau berurusan dengan Candra sang menantu. Bisa bisa tinggal nama saja.


" Yeah, siapa tahu saja Mom kan namanya khilaf bisa kapan saja. Lagian pelakor itu selalu punya cara untuk melancarkan aksinya .Bukan hanya modal gatel doang". Seloroh Shasa membuat Cinta menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Siapa yang gatel???. Kamu yang??? ". Candra masuk dan langsung nimbrung saja begitu dengar kata gatel.


" Ini lagi mantu gak ada ahlaq main nyamber aja udah kek petasan ". Cinta benar benar tidak habis pikir anak dan mantunya ini sama sama tidak waras kalau masalah perkasuran. Sedangkan Candra hanya tersenyum canggung pada Mommy mertuanya.


Tapi Shasa sudah terkekeh melihat ekspresi wajah suaminya yang habis dikatain oleh Mommy nya. Mungkin pikir Shasa hitung hitung itu pembalasan. Yang di wakil kan oleh Mommy nya akan ulah Candra semalam padanya.


" Ayo kita pulang sekarang!!! ". Candra mulai mengalihkan pembahasan agar ia tidak kalah malu lagi.


Cinta pun langsung memindahkan baby twins ke dalam stroller nya. Sedangkan Candra membantu istrinya untuk duduk di kursi rodanya. Tak berselang lama suster dan juga satu orang dokter paruh baya ikut masuk dan membantu membawa semua barang barang Shasa dan Twins.


" Mungkin Daddy lagi cari daun muda Mom". Sahut Candra asal jeplak saja yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Mommy mertuanya.


" Abang.... ". Shasa menyenggol lengan tangan suaminya. Karena Candra masih belum sadar tatapan Mommy Cinta saat ini.


" Apa sayang???. Kamu udah gak sabar lagi mau kayak semalam? ". Candra malah menggoda istrinya.

__ADS_1


Cinta yang kesal menghadapi anak dan juga menantu durjananya itu pun memilih untuk keluar ruangan lebih dulu dan mendorong stroller twins. Meninggal kan sepasang suami istri yang sama sama membuat pusing kepala saja.


Candra pun memberi kode suster serta dokter yang akan ia bawa kemension nya sampai kondisi istrinya benar benar pulih. Untuk keluar ruangan lebih dulu.


Setelah melihat semua orang keluar ruangan. Candra langsung menghela nafasnya lega. Karena ia terlepas dari tatapan membunuh Mommy mertuanya.


"Mommy seram juga kalau lagi marah ya yang". celetuk Candra


" Hahaha... Jadi, tadi abang pura pura tidak melihat tatapan Mommy?? ". Tebak Shasa tak habis pikir. Suaminya itu selalu saja punya ide untuk lari dari amukan Mommy nya.


" Aku keceplosan sayang. Lagian Daddy dari tadi ke toilet lama sekali sih".


"Lagi bocor kali bang". Jawab Shasa santai.


Memang kalau jodoh itu pasti kelakuannya tak jauh beda. Dan inilah yang dinamakan satu frekuensi. Dan entah sejak kapan Candra berubah menjadi konyol seperti ini. Padahal ia sangat di kenal dengan sebutan pria dingin, Arogant dan juga Cassanova sejati. Semenjak menikah dengan gadis bar bar seperti Shasa Candra malah ikut oleng.

__ADS_1


__ADS_2