Haruskah Kumaafkan

Haruskah Kumaafkan
Saat Iblis berkuasa dalam hati


__ADS_3

"Oh ya Pras, setelah ini kamu jangan lupa untuk jemput mami di salon." Kata Nadiya pada Prasetyo saat masuk ke mobil yang terparkir disekolah Internasional itu.


"oke." Kata Prasetyo sambil menyalakan mesin mobilnya.


"Oh ya Nadiya, bagaimana kalau lusa kita pindah ke rumah yang baru, karena sepertinya Mami akan lama di sini." Kata Prasetyo.


Nadiya berpikir sejenak dan tiba-tiba dia menjadi gugup saat mendengar mereka akan segera pindah ke rumah yang pernah dia tempati bersama Ardy dimasa lalu.


Karena tidak ingin membuat Prasetyo curiga ataupun kecewa maka kemudian Nadiya mengangguk saja tanpa mengatakan apapun.


🌹🌹🌹


Saat ini Ardi sudah kembali ke Indonesia dengan wajah dan nama yang baru, dia mendapatkan identitas itu dari seseorang yang sudah membantunya. Dunia mengenalnya sebagai CEO Ardy dari PT Adam Karya yang sudah meninggal dengan cara yang mengenaskan. Dengan meninggalkan nama baik yang telah dilupakan orang. Dan yang dikenang adalah titik terendah dalam hidupnya. Menyebabkan kecelakaan, seperti pembunuh yang menyebabkan orang kehilangan nyawa dan karirnya yang hancur. Bahkan saat mereka ingat nama Ardy maka mereka akan teringat sang narapidana, yang mati mengenaskan, karena terpanggang dan tertimbun reruntuhan.


Hhhhhhmmmmm....


Ardy kemudian mengangkat kedua sisi ujung bibirnya, dan tersenyum menyeringai.


Ardyi kemudian memarkir sebuah motor dan masuk ke dalam gang di perkampungan di mana Nadiya pernah mengikuti seseorang yang mirip dengannya. Ardy kemudian mengetuk pintu sebuah rumah tapi lebih mirip gudang.


Dua orang anak buah berukuran besar dan berwajah seram kemudian membukakan pintu untuknya. Kemudian Ardy memperlihatkan identitasnya dan kedua anak buah dari bos mafia itu saling berpandangan dan lalu mempersilahkannya masuk.


"hahaha hahaha....." Bos Mafia itupun kemudian tertawa terbahak-bahak melihat tamunya tidak lain adalah CEO Ardy dari PT Adam karya yang sudah mengubah wajahnya menjadi orang lain.


"Duduklah sini teman." Ardy kemudian duduk dan bersalaman dengan orang yang sudah membantunya itu.


"Bagaimana rasanya dengan wajah dan identitas yang baru Pak Ardi?" Tanya Bos Mafia itu.


"Namaku Arya, bukan Ardi." kemudian Ardy mengambil sebatang rokok yang ada di atas meja. "Ardy sudah tiada." Kata Arya kemudian.


"Hahaha iya ya kau sekarang sudah menjadi Arya. Wajah baru dan identitas baru."


"Hutangku kepada mu akan aku bayar setelah aku bekerja ." Kata Arya yang sudah berhutang kepada bos mafia itu sejumlah uang yang sangat banyak.


"Hahaha masalah itu tidak usah terlalu kau pikirkan." Kata Bos Mafia itu sambil menawarkan rokok kepada Ardy.

__ADS_1


"Hutang tetaplah hutang yang harus dibayar." Kata Ardi.


"Santai kawan, waktu masih panjang kau bisa membayar kapan saja. hahaha...."


"Bagaimana rasanya ada di luar lebih nyaman bukan?" Kata Bos Mafia.


"Apakah kau sedang mengejekku?" Kata Ardy tersinggung.


"Hahaha kau ini sangat sensi sekali."


Hhhhhh.... Ardy kemudian menarik kedua ujung bibirnya kebawah dan melihat pada Bos Mafia itu yang pasti sedang mengejeknya.


Ardy masih ingat saat itu bos mafia itu sedang mengunjungi salah satu anak buahnya yang juga ditahan karena tertangkap saat menyelundupkan narkoba.


Dan tiba-tiba saja terjadi tragedi itu yang akhirnya anak buahnya itu tertimpa bangunan, sementara bos mafia dan Ardy bisa menyelamatkan diri meskipun luka-luka dan bos mafia itu kemudian mengajak Ardi untuk bekerjasama karena dia mengenalnya dan melihat dari surat kabar tentang kecelakaan yang membuatnya ditahan.


Karena saat ini tidak ada yang bisa dilakukan selain menerima tawaran dari bos mafia itu maka mereka pun sepakat untuk melakukan kerja sama.


Ardy juga tidak ingin kembali ke dalam sel tahanan itu sementara mantan istrinya bebas di luar dan bahagia juga bersenang-senang. Ardy menaruh dendam kepada Prasetyo karena merasa telah dikhianati dengan penyamarannya dan merebut Nadiya dari sisinya.


Sekarang Ardi bukan Ardi yang dulu, dia sudah berubah menjadi seorang penjahat karena dia berteman dengan seorang mafia, dan mengganti nama juga identitasnya menjadi Arya. Bahkan saat ini dia juga sudah melakukan kejahatan dengan tidak bertanggung jawab dan menyerahkan diri kepada polisi dan dia memilih untuk bebas dan melakukan penyamaran agar tidak tertangkap oleh polisi dan mendekam di dalam jeruji besi yang dingin.


Setelah menemui Bos Mafia itu dan keperluannya selesai maka arti keluar dari tempat itu dengan membawa sepeda motornya yang dia beli dengan sisa uang dari Korea.


Esok harinya kemudian dia menyiapkan sebuah lamaran pekerjaan dan dia akan melamar di perusahaan Nadiya. Ardy mendengar jika Danar yang menduduki posisi accounting saat ini sudah di angkat menjadi wakil oleh Nadiya sehingga posisi accounting di perusahaan itu pun menjadi kosong. Dan sebelum keduluan orang lain maka Ardy kemudian datang ke perusahaan Nadiya untuk melamar menjadi accounting.


Ardy ada di depan kantor Nadiya, Ardy kemudian melenggang masuk dan menemui seorang sekuriti dan akhirnya diantar kepada sekretaris Nadiya. Kemudian mereka berbicara di ruangan sekretaris itu. Ardy kemudian menaruh berkas lamaran di sana dan meninggalkannya. Sampai di pintu keluar Ardy berpapasan dengan Nadiya dan Prasetyo yang baru saja datang. Ardy kemudian mengangguk kepada Nadiya dan Prasetyo. Nadiya dan Prasetyo membalas anggukan dengan ramah.


Ternyata mereka tidak mengenaliku gumam Ardi di dalam hati. Tunggu saja pembalasanku terus aku akan membuat kalian berpisah untuk selama-lamanya. Jika aku tidak bisa memiliki Nadiya maka kau pun juga tidak, kata Ardi di dalam hati.


Kemudian setelah menyunggingkan senyum Ardy pun berjalan ke parkiran motornya dan melajukan motornya untuk mencari kos-kosan dengan harga yang murah. Saat ini Ardy sudah tidak punya uang lagi, uangnya tinggal sedikit sehingga dia harus berhemat dan tidak bisa mencari tempat yang yang besar seperti dulu. Dia juga tidak mungkin menarik uang dari bank karena pasti akan ketahuan dan akan membongkar identitasnya. Sehingga dia memilih untuk menggunakan sisa uang yang didapatkan dari bos mafia itu untuk membiayai hidupnya sampai dia mendapatkan pekerjaan yang baru.


Ardy kemudian menyewa sebuah kamar di dekat pasar di mana Nadiya sering berbelanja setiap 1 minggu sekali. Ardy tahu di mana Nadiya belanja setiap akhir pekan sehingga dia sengaja mencari tempat disana agar bisa lebih sering melihat dirinya.


🌹🌹🌹

__ADS_1


Sementara Nadiya dan Prasetyo masuk ke dalam ruangannya kemudian diikuti oleh sekretaris nya. Sekertaris itu kemudian menyapa dan mengucapkan salam kepada Nadia dan juga Prasetyo setelah itu dia memberikan berkas yang di taruh oleh pemuda tadi untuk melamar pekerjaan.


"Baiklah berkasnya taruh situ saja."


Nadiya kemudian duduk dan melihat surat lamaran itu. Setelah dipikir-pikir akhirnya Nadiya menerima lamaran itu dan akan melakukan masa uji coba selama 1 bulan. Nadiya kemudian menelepon sekretarisnya itu untuk memberitahukan kepada pelamar itu agar besok datang ke kantor dan mulai bekerja. Namun dia tidak menjadi accounting seperti keinginannya dia akan menjadi staf biasa. Karena saat ini banyak pelamar yang juga ingin melamar menjadi accounting tapi beberapa di antaranya diterima oleh Nadia dan semuanya melewati proses dulu yaitu menjadi staf biasa selama 1 bulan. Setelah melewati tahap uji coba itu barulah dia akan diangkat menjadi accounting dengan beberapa kriteria yang ditetapkan oleh Nadiya selaku CEO dari perusahaan itu.


Hanya dia yang tahu bagaimana caranya untuk menilai beberapa dari pelamar itu yang benar-benar berkemampuan dan rajin bekerja, jujur, serta bertanggung jawab terhadap pekerjaannya. Setelah satu minggu mereka menjadi staf biasa maka Nadiya akan memberikan mereka beberapa pekerjaan yang biasa dilakukan oleh Danar. Sampai Nadiya puas dengan pekerjaan dan kerja keras mereka maka barulah satu bulan kemudian akan dipilih siapa yang pantas menjabat sebagai accounting. Dan bagi yang tidak terpilih maka mereka akan menjadi staf pengawas atau membantu pekerjaan accounting.


Sekretaris itu kemudian menelpon Arya yang baru saja bersih-bersih di tempat kosnya yang baru. Dan Arya sangat bahagia sekali saat mendengar bahwa dia diterima bekerja di kantor Nadiya meskipun saat ini menjadi staf biasa. Karena bagi Arya menjadi staf biasa atau menjadi accounting itu tidaklah penting. Yang penting adalah dia bisa masuk ke dalam perusahaan Nadiya dan memisahkan mereka berdua. Apalagi sudah dibuktikan saat berpapasan, Nadiya sama sekali tidak mengenali dirinya, juga Prasetyo, hal itu akan semakin mudah bagi Ardi untuk melakukan aksi balas dendamnya.


Sifat Ardi memang sudah berubah sejak beberapa tahun terakhir ini. Rasa kecewa, marah, putus asa, dan frustasi membuatnya mengambil jalan yang salah. Cintanya yang membabi-buta kepada Nadiya membuatnya gelap mata dan tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Yang ada dipikirannya hanyalah memisahkan Nadiya dan tidak seorangpun boleh memilikinya. Dia juga sudah tidak pernah berkomunikasi dengan Tuhan karena dia pikir Tuhan sudah meninggalkannya dan membencinya. Dia berpikir bahwa Tuhan tidak menyayanginya sehingga hidupnya menjadi jatuh ke titik terendah dan dia kehilangan segalanya, semua kebahagiaan dan juga semua impian yang selama ini membuat hidupnya menjadi bersemangat.


Dia tidak menyadari bahwa Tuhan memberinya ujian dan melalui ujian itu maka derajatnya akan diangkat. Namun ternyata Ardi gagal melewati ujian dari Tuhan, malah dia semakin jauh dari Tuhan yang telah memberinya banyak nikmat. Saat ini hati dan pikirannya sudah dikuasai oleh hasutan iblis dan juga setan. Setan mulai membawa langkah Ardy menjauhi jalan kebenaran. Banyak tipu daya setan yang semakin membuat hati Ardi menjadi gelap dan hanya dipenuhi oleh nafsu juga dendam.


Ardy juga sudah mulai melupakan Regan putranya, karena dia berpikir bahwa Regan sudah tidak membutuhkannya lagi, apalagi saat ini Ardy sudah tidak mempunyai apa-apa yang bisa berikan kepada putranya itu sehingga dia membiarkan jika putranya itu menganggapnya sudah tiada. Ardy juga tahu Jika kepolisian sudah mengumumkan jika dia sudah tiada dan dia dikuburkan di tempat pemakaman umum.


Saat ini yang Ardy miliki hanyalah dirinya sendiri dan keinginannya untuk balas dendam dan membuat hidup Nadiya juga Prasetyo tidak bahagia sebagaimana Ardy juga tidak bahagia. Jika aku tidak bahagia maka mereka juga tidak boleh bahagia, itu adalah bisikan setan di dalam hati Ardi.


Saat ini iblis juga sedang tertawa di dalam hati Ardy karena satu manusia telah berhasil dipengaruhinya dan iblis sudah merusak kehidupannya. Bahkan sebentar lagi dia juga akan merusak kehidupan dan kebahagian orang lain dan iblis sangat senang dengan keberhasilannya itu, dia pun merayakannya bersama teman-temannya juga raja iblis. Raja Iblis kemudian memberinya mahkota karena telah berhasil menceraikan dua anak manusia dan membuat hidup mereka berantakan, bahkan salah satu dari nya sudah mengikuti langkah setan dan menjauhi dari Tuhan pencipta alam semesta.


Ardy kemudian rebahan di atas kasurnya yang keras dan memesan satu gelas kopi kepada mpok Ijah yang jualan di depan kos nya itu.


Tidak lama kemudian Mpok Ijah mengantarkan kopi serta gorengan kepada Ardy. Ardy kemudian menerima dan membayar kepada mpok Ijah, setelah itu Ardy mengamati makanan yang ada diatas meja dan menyeringai penuh kepahitan. Dulu dia tidak pernah makan seperti ini karena dia adalah CEO dan dia terbiasa makan di restoran yang mahal dan mewah tapi sekarang lihatlah, karena kau membenciku Tuhan, maka aku juga tidak akan mengingatmu lagi kata Ardy.


Aku harus makan gorengan yang keras ini dan aku tidur di tempat yang sempit juga kasur yang sangat keras dan tempat ini benar-benar sangat bau. kata Ardi di dalam hati.


Dan semua ini terjadi karena Kau, aku tidak akan mengingatmu lagi. Ardy berbicara pada Tuhan yang menurutnya begitu tidak adil dan sekarang dia sedang dikuasai oleh setan sehingga dia membenci Tuhan yang telah menciptakanya dan juga menciptakan alam semesta. Dia membenci Tuhan karena memberikan kepadanya takdir yang begitu pahit, karena Ardy biasanya hidup enak dan saat ini dia harus hidup menderita dan sendirian.


Ardy kemudian mengunyah makanan itu dan setelah itu dia meminum kopi dan keluar untuk melihat-lihat sekeliling. Ardy kemudian menatap bintang di langit, ya... dulu dia bersinar seperti bintang yang ada di ketinggian itu, tapi sekarang dia seperti semut di jalanan yang mudah terinjak oleh sebagian orang yang lewat. Ardypun tertawa menyeringai.


Dan saat nongkrong di pinggir jalan, tidak sengaja Ardy melihat Prasetyo, Ibu Monik serta Nadiya berada di dalam mobil yang akan keluar untuk pergi makan malam. Ardy hampir saja mengambil batu dan akan melemparkannya kepada mobil itu, tapi kemudian dia tidak jadi melakukannya. Jika dia melakukannya, dan ketahuan identitasnya, maka besok dia bahkan akan kehilangan kesempatan untuk bekerja di kantor Nadiya, akhirnya dia mengurungkan niatnya dan menahan amarahnya.


Dia lihat Nadiya dan Prasetyo duduk di depan dan mereka sedang tertawa entah mentertawakan apa dan di belakangnya ada seorang perempuan setengah baya yang sedang duduk sambil memainkan ponselnya.


Mereka pasti akan makan malam di restoran, aku dulu juga sering melakukannya saat aku masih menjadi CEO. Namun tidak lama lagi aku juga akan membuat keadaan menjadi berubah. Aku akan membuat kebahagiaan kalian berubah menjadi kesedihan. Dan kalian akan mulai menangis dan menyesali karena kalian telah membuat hidupku sengsara, kata Ardi dalam hati.

__ADS_1


Kau dan Nadiya tidak akan mendapatkan apa yang kalian inginkan. Meskipun kalian menikah, aku akan membuat hidup kalian seperti di neraka. Dan tidak akan ada kebahagiaan di dalam pernikahan itu, tunggulah sebentar lagi aku akan mengubah senyuman itu menjadi duka dan kesedihan yang panjang. Kata Ardy kemudian membuang batu itu ke selokan dan kemudian dia melangkah pulang ke kos-kosannya, mengunci pintu dan tidur di atas kasurnya yang keras. Ardy bahkan kesulitan tidur karena banyak nyamuk yang terus berisik di telinganya juga menggigitnya. Akhirnya karena tidak bisa tidur, Ardi keluar untuk membeli lotion dan mengoleskannya ke seluruh tubuhnya, baru setelah itu dia bisa tidur.


__ADS_2