Sahabat?

Sahabat?
love you


__ADS_3

"Pagi sayang" Sapa Rizal dengan membawa nampan berisi sayur SOP dan nasi.


"Mas yg masak ini?" Tanya Cinta ragu.


"Iya dong, siapa lagi emangnya yg bisa melayanimu dengan baik selain aku?" Tanya Rizal bangga.


"Ya cuma suamiku lah mas. Lagian kan gak mungkin mas kalo Cinta minta di layani suami tetangga. Nanti di bilang suka nyari selimut tetangga."Goda Cinta.


"Silahkan saja sana cari pak de Wardi biar di libas kamu sama baik sum." Ejek Rizal.


"Hmmm gini gini aku istrimu mas mengandung anakmu dan ibu dari kedua jagoanmu. masih mau buat aku sebel? Ngaji sana Lo mas buat si kecil dalam perutku." Titah Cinta membuat Rizal tersenyum kecil.

__ADS_1


"Iya sayang maaf. Nanti mas yg jemput kliene sama Levin. Kamu di rumah mama dulu ya." Rizal melangkah ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu.


"Iya suamiku sayang. Tapi kalo Cinta ikut sebenernya juga GPP Lo mas." Cinta merayu Rizal.


"Ya sudah, nanti kamu ikut mas jemput jagoan cilik. Sekarang sayang makan buah dulu, biar si debaynya sehat." Rizal memberikan buah potong yg sudah di kupas.


"Makasih ya masku sayang. Jadi makin cinta sama kamu mas, perhatianmu tak pernah luntur. Cintamu juga selalu bertambah setiap harinya. Jangan pernah bosen ya sayang untuk mencintaiku." Cinta memakan buah potong dengan senyum senyum pada Rizal.


"Eh Bumil, mau ini enggak?" Tanya kak Mae yg berada di belakang Cinta dengan membawa kepiting asam manis buatan mama Erna


"Itu di makan nanti siang saja lah " Ucap Rizal sambil menyimpan kepiting asam manisnya di lemari es.

__ADS_1


"Iya, oh iya. kata mama kalian di suruh ikut senam hamil di lapangan kompleks besok pagi setiap hari Jumat." kata Mae yg di angguki oleh Cinta.


Rizal mengajak Cinta menjemput kliene dan Levin. Di tengah perjalanan pulang, Rizal berhenti di depan toko bunga yg berdampingan dengan toko kue. Rizal pertama masuk ke dalam toko kue untuk membeli brownis 3 kotak setelah itu pergi ke toko bunga.


Riz kembali dengan 3 kotak kue brownies dan bunga mawar merah sebanyak 99 batang dan di kelilingi oleh mawar putih bagian luar. Rizal memberikan mawar itu untuk Cinta. Meski kaget namun rasa bahagia tak mampu di sembunyikan lagi oleh Cinta.


"Mas, dalam rangka apa memberiku bunga mawar yg begitu cantik? Hari ibu sudah berlalu mas, dan hadiahnya juga belum Cinta buka." Kata Cinta dengan mata berbinar.


"Gak dalam rangka apa apa yang, Mas cuma mau bilang hari ini mas bahagia. dan rasa cinta mas ke kamu gak cuma di acara acara tertentu. tapi di setiap saat mas selalu merasa bahagia mendapatkan istri cantik sepertimu. dan kamu juga sudah bersedia mengandung anak anakku dan menjadi ibu yg sempurna bagi jagoan kita. Benar gak Kliene Levin?" Kini Rizal bertanya pada kedua jagoannya.


"Bener banget ma, mama itu wonder woman nya Kliene dan Levin." Ucap Kliene.

__ADS_1


"Mama juga malaikat dan bidadarinya kami ma." Levin tak mau ketinggalan.


"Kaliaaaaannnn." Rengek Cinta sambil memeluk bunga dari Rizal sambil mengelus perutnya yang mulai membesar.


__ADS_2