
Malam semakin larut, seluruh keluarga memutuskan untuk tidur. Namun tidak dengan para pengantin baru. Terdengar sayup sayup suara cekikikan dari kamar Kliene dan Ayu. Sedangkan di kamar Levin dan Queen hening namun penghuninya belum tidur. Kliene yg di kenal ayu sebagai seorang yg pemalu. Ternyata saat berduaan Kliene seorang yg romantis.
"Ayu, Kamu tau. Untuk memenuhi langit di atas itu taj cukup dengan hanya mengandalkan 1 bintang. Sama kaya Ciumanmu membuatku merasa tak pernah cukup jika cuma sekali sehari." Goda Kliene sembari memeluk Ayu di atas kasur.
"Jika aku tau bahagia bersamamu itu butuh perjuangan besar. mungkin lebih baik dulu aku gak akan cuma main main dengannya. Tapi mencoba mengenalmu agar meringankan perjuanganku." Kata Ayu malu malu.
"Kita berjuang bersama." Bisik Kliene seraya mencium istrinya.
Sedangkan di kamar Levin, Queen sibuk dengan tugas tugasnya. Dan Levin sibuk dengan kerjaannya yg beberapa hari lalu di tinggal.
"Tidur yuk, ngantuk gue queen.." Ajak levin yg tak di hiraukan Queen karena focus pada tugas kuliahnya.
"Gue ngantuk Queen, ayo tidur." Levin langsung mengangkat Queen yg duduk di lantai.
"Is kau ini." Kata Queen yg sudah terbaring di ranjang.
__ADS_1
Levin menidurkan diri di samping Queen lalu memeluknya dan tidur di sampingnya. Malam berlalu begitu saja namun di kamar sebelah ternyata belum ada yg tidur. Kliene dan Ayu masih saling melempar rayuan gombal ala ala mereka.
"Ayu, kamu mau menunda apa enggak?" Tanya Kliene yg tidur miring dengan bertumpu tangannya.
"Kalo Ayu terserah sayang saja. Kalo mau pangsung ya ayo kalo mau nunda ya ayo." Jawab santai Ayu yg mengalungkan tangan di leher suaminya.
"Gak usah nunda ya, katanya Queen mau menunda. Jadi biar gantian nanti mama bantuin jaga babynya." Jelas Kliene.
"Quren menunda sayang? Kenapa?" tanya ayu yg kini menciumi leher suaminya yg sudah mengganti posisi.
"Queen sekarang tengah menitih karir sebagai penyanyi. dan Levin masih asik dengan kerja dan hobinya. Jadi dia berfikir akan kasian kalo harus punya anak dulu. Takut gak ke urus katanya." Jelas Kliene.
"Kamu lagi godain aku sayang? Ini sudah bangun lo." Kata Kliene membalik posisi istrinya.
"Lanjutkan sayang." art
__ADS_1
Ayu menikmati cumbuan suaminya yg sedang bermain di dada Ayu. Perlahan ciuman turuh hingga perut, dan terus kebawah. Ketika sudah berada di tempat yg seharusnya. Kliene membuka celana dalamnya dan betapa kagetnya Kliene ketika melihat bercak darah di atas celana dalamnya.
"Yang, kamu datang bulan ya?" Tanya Kliene sedikit kecewa.
"Gak tau yang, coba Ayu cek ke kamar mandi dulu." Ayu langsung ke kamar mandi dan benar saja kini Ayu sedang datang bulan.
"Sayang, maaf." Kata Ayu lirih.
"Hmmm ya sudah ayo tidur, aku mau ke kamar mandi tuntasin sendiri." Kata Kliene dengan wajah kecewanya.
Setelah menidurkan si junior, Kliene menyusul istrinya tidur. Pagi menyambut dan suamua sarapan setelah masak bersama. Kliene yg biasanya rajin bangun pagi, kali ini dia bangun paling akhir.
"Tumben abang Kliene belakangan. Mana kusut lagi mukaknya." tanya Billa usil.
"Ayu, semalem gak kamu kasih jatah?" Tanya Queen menggoda Ayu.
__ADS_1
"Gue lagi dapet Queen." Jawaban ayu membuat Queen, Levin dan Billa serempak tertawa keras.
"Hahahaha sabar bang sabar." Kata Levin jahi.