Sahabat?

Sahabat?
Season 2 Rahasia Aris dan Sandi


__ADS_3

Hari pertemuan pun tiba, benar saja Billa datang bersama Revan. Seorang CEO muda dan berbakat yang bersanding dengan seorang wanita cantik berotak bisnis. Salsabilla datang mendampingi Revan Alibaba Sahid sebagai sepasang kekasih. Mbah kung di temani dengan Frizka yang memaksa Sandi untuk ikut serta. Jauh jauh dari Singapura ke Australia untuk menghadiri pertemuan yang di adakan oleh para pebisnis di seluruh dunia.


Mata Sandi terus menyoroti seorang wanita muda mengenakan gaun lengan panjang dan berhijab warna merah maroon terlihat sangat anggun dan menawan. Sangat cocok berdampingan dengan seorang pria muda berwajah tampan khas arab indo. dengan stelan jas yang sama dengan gaun sang wanita.


"Selamat malam tuan Revan." Sandi menyapa Revan yang membelakanginya.


Betapa kagetnya Billa melihat sang suami beserta Mbah Kung juga hadir dalam acara malam ini. Billa tertunduk merasa bersalah, bukan karena bohong. Karena Billa sudah ijin pada Sandi. Tapi bersalah pada Mbah Kung. Frizka memanfaatkan situasi itu dengan menggandeng lengan Sandi. Menatap penuh kemenangan ke arah Billa. Tanpa kata Mbah Kung meninggalkan Mereka berempat.

__ADS_1


"Sayang, kita ambil minum yuk." Ajak Frizka.


Sepeninggalan Frizka dan Sandi. Billa hanya mampu memperhatikan dari jauh tanpa sepengetahuan Frizka. Begitupun dengan Sandi yang terus memperhatikan Revan hingga dia menemukan kejanggalan pada CEO muda berbakat itu.


Malam semakin larut Mbah Kung kembali ke kamar terlebih dulu karena melihat Billa dengan Revan. Billa dan Sandi memesan kamar sendiri tanpa sepengetahuan Frizka dan Revan. Ketika pagi menyapa, Mbah Kung menunggu Sandi di lobi hotel tempat mereka menginap dengan tatapan penuh amarah.


"Pagi Mbah Kung." Sapa Billa sopan pada lelaki berumur di depannya.

__ADS_1


"Kakek, bukan seperti yang ada di dalam buku ini. Sandi lah yang menyukai Billa dan Aris juga tau. Makanya Aris menitipkan Billa pada Sandi jauh sebelum pertunangan Sandi dan Frizka tunangan." Bela Sandi pada Billa dan mengatakan semua yang tak pernah Billa ketahui.


"Maafkan Billa, Billa tidak tau menau apa yang Mbah Kung katakan. Dan Billa sayang tulus sama Aris dan menjaga hubungan sampai saat Billa tau bahwa Aris sudah meninggalkan Billa selamanya. Billa mencoba menerima Sandi setelah ijab sah itu terucap hingga saat ini jujur masih ada bayang bayang Aris di antara kami dan Sandi tau itu." Kata Billa meninggikan suarannya karena tak suka orang lain menghakimi dirinya, Siapapun itu.


"Jangan sok suci kamu jadi orang. Saya tau kamu itu bukan orang bener, kamu ke sini dengan status kekasih dari seorang Revan Alibaba sahid. Yang tidak pernah kamu tau bahwa dia itu adalah clien penting bagi perusahaanku. Jangan pernah memanggilku Mbah Kung lagi." Laki laki berambut putih itu berjalan meninggalkan loby.


"Cari Frizka di kamar 109 saya gak tau dia menyuruh Billa ke sana dengan tujuan apa. Setelah memberi minuman padaku aku menukar dengan minuman dia tanpa tau. Dan sekarang mendingan anda ke sana melihat cucu tersayang anda. Tolong jangan pernah anda menyalahkan ISTRI saya." kata Sandi menghentikan langkah Mbah Kung dengan menekankan kata Istri untuk membela Billa.

__ADS_1


"Sandi, saya ini kakekmu. Kakek kandungmu!!!"


"Dan Billa adalah istri saya kalau anda lupa." potong Sandi dengan tegas lalu meninggalkan hotel bersama Billa untuk kembali ke Singapura.


__ADS_2