
Papa mama juga Rizal menunggu orang tua Michel di sebuah restoran setelah membuat janji. Karena orang tuanya ke Jogja beberapa waktu lalu jadi baru bisa bertemu sekarang. 20 menit mereka menunggu akhirnya datang juga. Keluarga Michel juga Michel.
"Kenapa jeng, mau ngomongin tanggal pernikahan ya?" Tanya Mama Michel yg baru duduk di kursi ber sebrangan dengan mama Rizal.
"Bukan jeng tapi kami mau membahas tentang pembatalan pertunangan." Jelas papa Rizal yg membuat kaget keluarga Michel.
"Loh kenapa pak Bram tiba tiba ingin membatalkan pertunangan ini? Apa putri kami melakukan kesalahan? Ato putri kami kurang baik untuk Rizal?" Tanya papa Michel
"Bukan pak Yogi tapi putra kami yg gak cocok bersanding dengan putri bapak yg baik ini."
"Kalo putri kami baik kenapa masih di tolak?" Nada bicara papa Michel semakin meninggi.
__ADS_1
"Bukan menolak, kesalahan memang berada sama kami pak. Tapi dengan kesalahan ini mengharuskan kami untuk membatalkan pertunangan nak Michel dengan Rizal." Dengan sabar dan menahan amarah papa Rizal mencoba sesopan mungkin.
"Sebenernya ada apa ini om? Michel gak mau kalo harus di batalkan. Michel cinta sama Rizal." Dengan air mata yg mulai menetes Michel meminta penjelasan.
"Begini nak Michel. Rizal beberapa hari setelah bertunangan menjadi murung. Dia memikirkan semuanya sendiri, dia memikirkan perasaannya yg mungkin masih belum ada rasa sama nak Michel. Terus tentang perasaannya yg selalu di jauhi teman temannya. Juga ternyata Rizal punya kekasih sebelum ketemu sama nak Michel. Dari pengakuan Rizal, setelah dia di tunangkan dengan nak Michel ternyata diam diam menemui pacarnya itu di waktu malam. Dan beberapa minggu lalu Rizal kepergok oleh orang tua pacarnya malam malam nyelinap ke kamar cewek. Jadinya Rizal di mintai pertanggung jawaban dengan menikahi gadis itu. Jadi.... "belum selesai papa Rizal menjelaskan langsung di potong oleh Michel.
"Dia Cinta kan om?" Pertanyaan yg mengagetkan.
"Pernah sekali Michel liat Rizal membuka baju Cinta. Terus Michel di usir dari kamar Rizal." Terang Michel membuat semua orang tua memandang ke arah Rizal.
"Cinta istri Rizal, apa yg salah dengan itu. Lagian Rizal cuma mau mengganti bajunya Cinta yg basah." Jawab Rizal santai.
__ADS_1
"Gak salah sih cuma kenapa kamu yg gantiin bajunya Cinta?" Tanya mama Rizal.
"Cinta cemburu sama Michel terus dia nangis di kamar mandi sampek ketiduran. Rizal gak tega buat bangunin Cinta untuk mengganti bajunya yg basah." Terang Rizal.
"Sebelumnya Rizal juga udah memberi pengertian ke Michel agar tak membuat Cinta marah ataupun cemburu tapi tetep saja gak ada ngaruhnya. Tiap Rizal nyampek parkiran langsung di cium pipi Rizal di depan Cinta. Rizal risih bukan seneng, nyampek kelas Cinta diemin Rizal. Gimana Rizal gak marah sama Michel. Sekarang om Yogi Rizal tanya, kalo tiba tiba om di cium sama cewek lain di depan thante gimana perasaan om? Pasti merasa bersalah kan apa lagi di diemin selama seharian." Jelas Rizal yg kesal akan tingkah laku Michel.
"Di sini om sebagai orang tua Michel minta maaf akan perbuatan Michel, kami juga menerima pembatalan pertunangan." kata papa Michel dengan nada rendah karena merasa malu akan perbuatan putrinya.
"Kami juga minta maaf, untuk seserahan yg kami kasi waktu itu gak usah di kembaliin begitu pun dengan cincinnya. Anggap itu sebagai permintaan maaf dari kami." Jelas papa Rizal.
"Om Michel gak mau pisah dari Rizal. Zal gue mau jadi kekasih gelapmu. Gue mau kok berbagi dengan Cinta. Tapi gue gak mau kehilangan Lo." Michel memegang tangan Rizal yg ada di atas meja.
__ADS_1
"Lo mau berbagi tapi Cinta dan gue gak mau membagi." Rizal beranjak dari kursinya dan keluar restoran lebih dulu.