Sahabat?

Sahabat?
Bab 64


__ADS_3

Sesampainya di rumah bang Rama. Cinta Angel Rizal juga Rama di sambut oleh Rena dengan membawa sebuah piring kecil berisi kue bikinan dia sendiri.


"Selamat datang suamiku juga istri dari suamiku. Eh ada adik ipar dan istrinya." Senyum ramah yg di keluarkan oleh Rena membuat Rizal dan Rama terdiam.


"Hai istri pertama suamiku gimana kabar kamu? Baik bukan?" Tanya Angel sembari memeluk Rena.


"Demen deh liat kalian akur. Jarang jarang lo ada bini ke dua sama bini pertama bisa akur kaya gini." Tambah Cinta.


"Rena, kenapa kamu bisa di sini sayang?" Tanya Rama dengan tatapan bloonnya.


"Ini rumah suamiku, terus apa salahnya aku sebagai istri tinggal di rumah suami sendiri? Iya nggak Ngel?" Jawab Rena yg masing dengan senyumannya. "Ayo masuk jangan bengong di situ nanti banyak tetangga yg dateng lo. Aku cuma masak sedikit untuk kita berlima." Tambahnya lagi dengan Rena menggandeng tangan kiri Rama dan Angel menggandeng tangan kanan Rama. Sedangkan Rizal masih terpaku di depan pintu.


"Mas masuk sini." Ajak Cinta yg sudah masuk ke dalam rumah.


Mampus lo bang sekarang harus gimana lo. Batin Rizal.


Setelah makan Rizal dan Cinta pamitan untuk pulang. 35 Menit berlalu, kink mobil Rizal memasuki kompleks perumahannya. Cinta kekeh minta pulang ke rumah orang tuanya. Dengan alasan kangen karena udah seminggu gak ketemu.

__ADS_1


"Mama Cinta kangen sama mama. Mama Cinta nginep sini 2 hari ya." Kata Cinta sambil memeluk mamanya.


"Mas juga mau di peluk yang."


"Peluk aja guling." Ketus Cinta.


"Gak boleh gitu sayang sama suami sendiri. Oh iya kalian baru pulang?"tanya mama Cinta.


"Iya ma, capek banget." Jawab Rizal.


"Ya sudah kalian ke kamar sana istirahat. Nanti mbak mu sama calon suaminya pulang katanya." Kata mama Cinta sembari memberikan minuman dingin agar di bawa ke kamar.


Setelah sampai di kamar Cinta Rizal langsung merebahkan diri di atas ranjang Cinta. Sedangkan Cinta memilih untuk membersihkan diri sebelum dia sholat dzuhur. Setelah Cinta keluar dari kamar mandi kini giliran Rizal untuk mandi dan Cinta mempersiapkan baju untuk Rizal dan mengelar sajadha untuk sirinya juga suaminya.


Kini Rizal telah sial untuk mengumandangkan iqomah sebelum memulai sholat berjamaah. Dengan khusuk Rizal dan Cinta larut dalam sholat mereka.


"Mas, Cinta gak ngaji dulu ya, libur sehari aja. Cinta ngantuk banget gak bisa melek beneran ini." Kata Cinta yg memang merasa capek.

__ADS_1


"Iya gak apa, sini tidur di pangkuan mas. Biar mas bacain Alqur'annya biar mimpimu indah. Bertemu dengan Alif di surga." Kata Rizal yg sudah memangku kepala Cinta yg tadinya terpejam kini langsung terbuka.


"Alif? Siapa itu mas?" Tanya Cinta penasaran membuat Rizal menghentikan ngajinya sejenak.


"Anak kita sayang. yg sudah kembali ke surga."Jawab Rizal dengan mengembangkan senyum.


"Kenapa namanya Alif mas? Kan kita gak tau dia laki laki atau perempuan." Jawab Cinta sambil memejamkan matanya kembali.


"Karena huruf hijaiya yg pertama adalah Alif. Biar kita tidak tau dia laki laki atau perempuan tapi dia anak pertama kita." Jelas Rizal membuat senyum Cinta mengembang.


"Ih mas makin sayang aja." Kata Cinta manja.


"Bukannya kamu bilang tadi mas pemulung?" Goda Rizal.


"Biar Maya ilfil sama mas."


"posesif."

__ADS_1


"Bodo yg penting aku Bahagia:


__ADS_2