Sahabat?

Sahabat?
Bab 66


__ADS_3

Saat malam tiba, Rizal merebahkan diri di samping Cinta setelah penat berkutat dengan kertas dan lembaran lembaran buku. Rizal hendak mencium kening istrinya yg tertidur pulas. Namun Cinta tiba tiba bangun dan marah marah.


"Mas, mas bau banget. Mas gak mandi ya? Mandi dulu sana mas. Gak kuat Cinta sama baumu mas." Cinta mendorong Rizal agar cepat mandi.


"Yang kamu gila ya, ini sudah jam 1 malam. Kan kamu sendiri yg mandiin aku. Masa di bilang aku gak mandi sih?" Kata Rizal sebel.


"Cinta gak mau tau!!! kalo mas mau tidur bareng Cinta, mas harus mandi dulu!!!" Seru Cinta yg membuat Rizal mengeryitkan dahi berjalan ke kamar mandi.


"Keramas ya mas." Teriak Cinta yg masih di atas ranjang.


"Sekalian aja yang surub aku mandi pakek aer es. Beku beku dah biar bisa kelonan juga." Gerutu Rizal di bawah derasnya air yg keluar dari shower.


Setelah selesai mandi keramas tengah malam. Rizal baru bisa tidur di samping Cinta. Malam penuh drama menurut Rizal itu akhirnya berlalu. Pagi menyapa Rizal dan Cinta. Cinta yg masih setia tidur di pelukan suaminya tak menyadari bahwa meraka kelolosan sholat subuh. Rizal yg menyadari itu langsung beranjak ke kamar mandi. Rizal langsung sholat duha namun Cinta tak kunjung bangun meski Rizal sudah selesai sholat.

__ADS_1


"Tumben Cinta kebo tidurnya." Gumam Rizal lalu mencium kening Cinta.


"Mas bau banget sih kamu!!! Mandi sana lo." Cinta langsung ke bangun dan berlari ke kamar mandi.


Hoek hoek


Cinta mengeluarkan semua isi dalam perutnya. Setelah puas Cinta malah tidur berbantalan closet yg di tutup. Rizal menjadi heran dengan tingkah Cinta pagi ini. Rizal mengangkat tubuh Cinta dan membaringkan di atas tempat tidur.


Cinta bangun setelah Rizal mengganti baju kokonya dengan baju santai. Karena hari ini memang gak ada mata kuliah begitu pun Cinta. Cinta tiba tiba mendekati Rizal dan memeluknya dari belakang. Cinta menciumi ketek Rizal dari balik kaosnya.


"Sekali sekali gak apa mas. Mas bikinin aku nasi goreng isi udang." Rengak Cinta.


"Ya sudah mas buatin tapi lepas tangan mas dulu jangan ciumin kaya gini geli." Cinta melepas tangan dan Ciumannya.

__ADS_1


Rizal yg tengah asik menggoreng nasi permintaan istrinya. Tiba tiba kaget karena di peluk dari belakang oleh Cinta. Rizal terus berfikir kenapa Cinta manja banget pagi ini.


"Yang kamu kenapa sih manja banget pagi ini?" Tanya Rizal sambil meletakkan nasi goreng di piring besar.


"Gak boleh ya mas kalo Cinta manja sama mas?"


"Boleh sayang boleh banget cuma mas susah ini mau gerak." Rizal kesusahan untuk melangkah karena pelukan erat Cinta.


"Gak mau mas, Cinta mau peluk mas sampek mas bilang cinta dulu sama Cinta." Rengek Cinta manja.


"Allahuakbar Cinta lasifa istri satu satunya Alfan Ahrizal. Gak ada wanita lain selain kamu yg mas cinta. Cintanya mas sudah mentok sama kamu. Masih saja kamu gak percaya sama mas." Kini Rizal berbalik dak menangkupkan kedua tangannya ke wajah Cinta.


"Bukan gak percaya mas. Cuma Cinta pengen tiap pagi mas bilang cinta sama. Pinta Cinta memelas.

__ADS_1


"Ya sudah. Cinta lasifa i love you so much." Kata Rizal di bisikkan ke telinga Cinta yg membuat Cinta kegirangan dan mencium Rizal.


"I love you too mas Rizal."


__ADS_2