Sahabat?

Sahabat?
Bab 81


__ADS_3

"Sudah dong keluarga harmonisnya. Sini anak mami gendong dulu." Kata Cinta memecah keharuan.


"Kalo Cinta maminya berarti gue papinya dong?" Tanya Rizal.


"Iya Rizal. kan lo adik gue, jadi ya boleh lah kalian nyebut diri kalian mami sama pa...."


"Mas mas tolongin Cinta kencing di celana ini mas." Cinta memotong omongan Rama.


"Cinta itu bukan pipis. Itu ketubannya pecah." Mama Rizal menjadi panik.


"Ya ampun sayang ini gimana terusan? Mama panggilin dokter jangan diem aja." Teriak Rizal ikutan panik.


"Aduh lama!!! Biar Cinta aja yg nyari dokternya" Cinta keluar ruangan Angel meninggalkan mertua dan suaminya.


Mertua dan suami yg tadinya panik jadi membatu karena kelakuan Cinta. Di tengah jalan Cinta menuju ruangan dokter kandungan itu Cinta bertemu dengan dokter Roy.

__ADS_1


"Dokter Roy, tolong priksa saya. Kata mertua saya ketubanya sudah pecah. Rasanya ada yg mau keluar ini." Kata Cinta membuat dokter Roy melongo.


"Dokter!!! Ayo."Cinta menggeret dokter Roy yg tengah melongo ke ruangannya.


"Baik buk biar suster yg memeriksa ibu dulu. Soalnya suami ibu tidak mendampingi. Jadi saya gak enak." Kata dokter Roy.


"Dokter, saya mahasiswa kedokteran semester 4 dan saya seditik mengerti tugas dokter. Dokter gak boleh membeda bedakan pasien. Ingat dok, cewek maupun cowo orang yg memerlukan bantuan itu tetap pasien namanya. Sudah ceoetan makin sakit dok." Cerocos Cinta membuat dokter Roy kehabisan kata kata.


"Dokter!!! Cepetan sakit ini."Tambah Cinta lagi.


"Oh iya maaf maaf."


"Bapak bisa ikut saya? Istri bapak ingin bapak menemaninya selama proses persalinan." Ajak perawat pada Rizal yg langsung masuk ruangan itu.


Setelah Rizal melihat kondisi Cinta. Rizal langsung memeluk Cinta dan memberi semangat buat Cinta. Rizal membacakan Alfatihah terus di lanjut dengan ayat kursi. Saat membaca ayat kursi Cinta malah protes.

__ADS_1


"Mas, kamu pikir aku kesurupan makanya kamu bacain ayat kursi." Kata Cinta di sela sela memperjuangkan bayi bayinya. Roy yg menahan tawa pun di lihat oleh Rizal.


"Sayang, bukan karena kamu kesurupan mas bacain ayat kursi tapi agar kamu di permuda melahirkan."Terang Rizal.


"Ya sudah lanjutiiiiiinnnnn maaaaassss."


Oeeeeekkkk ooeeeekkkk


Satu bayi sudah terlahir di dunia. Dan kurang dari 5 menit bayi ke dua menyusul untuk terlahir di dunia. Kedua bayi laki laki yg sangat lucu itu telah hadir di antara Cinta dan Rizal.


Dengan kelahiran kedua bayi laki lakinya. Cinta masih harus berjuang untuk mengeluarkan Ari ari bayinya. Dan setelah itu pembersihan lalu penjahitan pada alat Vital Cinta yg tdi sengaja di sobek untuk membantu persalinan.


"Ibu ini memang sakit jadi keluarkan saja. gak pa pa ibu teriak juga." Terang Dokter Roy saat perawat kepercayaannya akan melakukan penjahitan.


"Beneran boleh teriak pak dokter?"

__ADS_1


Setelah mendapat persetujuan dari dokter akhirnya Cinta teriak teriak saat di jahit. Rizal menangis melihat perjuangan Cinta. Tak ingin rasanya melihatnya seperti ini lagi. Tapi Rizal bersyukur Cinta mampu mempertahankan hidupnya demi kehidupan kedua buah hatinya.


"Love you sayang."


__ADS_2