Sahabat?

Sahabat?
Babb 99


__ADS_3

Cinta dan Rena menunggui putra dan putri mereka untuk bermain ketika seorang perempuan cantik menghampiri Queen. Rena terhetak melihat wanita itu begitu akrab. Cinta menahan tangan Rena ketika ingin mendekati Queen dengan wanita itu.


"Tenang Rena dia mamanya juga. Tapi lo tau yg di sampingnya itu.?" Rena menggeleng kepala.


"Dia Munif suaminya sekarang. Dia mengenalkan Queen sebagai ponakannya dulu. Lebih tepatnya anakku bukan anaknya." Jawab Cinta membuat Rena mengerutkan dahi.


"Dia mengaku kalo pernah menikah tapi gak punya anak. Demi mendapat restu dari keluarga Munif yg masih memiliki keturunan bangsawan belanda indonesia." lanjut Cinta.


"jangan bilang kalo si Angel nikah karena harta." tebak Rena yg di angguki oleh Cinta.


"dia belum tau kalian udah balik ke Indonesia jadi biarkan dia tidak tau. Gue pengen kegilaan dia ke elo gak semakin memuncak." Ucapan Cinta membuat Rena mengerti kalo Anggel masih memiliki dendam.

__ADS_1


"Angel masih pemegam saham terbesar di perusahaan yg akan di kelola mas Rama?" Tanya Rena.


"Sekarang yg megang Munif, suaminya Angel. Gak tau kenapa juga itu bisa si Munif yg megang." Terang Cinta yg melihat Angel meninggalkan Queen.


"Apa mungkin Munif itu bohongin Angel. Secara dia ngaku keturunan bangsawan tapi namanya Munif sih?" Rena meragukan gelar kebangsawanan Munif.


"Biarin lah Ren, itu sudah bukan urusan kita. Selama dia gak ambil Queen lagi gue gak mau bertindak macem macem. Oh iya, lo gak pengen jenguk mama sama papa? Katanya sudah agak mendingan." Cinta mengalihkan pembicaraan.


"Gue tau Ren ketemu sama mama itu merupakan hal terberat untuk lo saat ini. Tapi lo harus inget, Rizal dan bang Rama itu putra kandung mama. Cuma mereka yg beliau pengen sekarang. Kalo gak kita yg mengalah menghancurkan ego kita dikit terus siapa? Mama? Ya kali ada orang tua yg memohon sama anaknya. " Bujuk Cinta dengan menggunakan bahasa sesantai mungkin agar Rena tak sakit hati.


" iya juga sih Cin. Gue ngerasa bersalah juga udah lama misahin anak dari mamanya." Rena mulai memikirkan tawaran Cinta.

__ADS_1


Di kantor Rizal dan Rama mengadakan meeting pengenalan Rama sebagai pengganti Rizal. Rizal ingin kembali focus pada cafe yg sudah memberi kekuatan dia selama ini. Rizal undur diri setelah serah terima jabatan sama Rama abangnya itu. Rizal mencari Cinta di timezone yg sedang menunggui putra putrinya bermain bersama Rena.


"Udah bosen belum sayang?" Tanya Rizal yg menghampiri Cinta dan Rena.


"Belum mas, anak anak masih main tuh." Cinta mencium tangan Rizal setelah Rizal mencium kening Cinta.


"Gue ngiri sama kalian. Kemesraan kalian itu dari awal sampai sekarang gak pernah berubah." Ucapan Rena membuat Rizal dan Cinta tersenyum.


"Gue komitmen sama pilihan gue Ren. Gue gak mau ada penyesalan dalam rumah tangga gue selain kecelakaan waktu dulu." Kata Rizal memeluk Cinta dari samping.


"Gue doain semoga kalian di jauhkan dari orang ketiga. Cukup jadi pelajaran buat kalian lah dari masalah gue." Ucap Rena

__ADS_1


"Iya Ren, lagian gue gak sebego bang Rama. Sekelas Michel aja gue tolah apa lagi sekelas Angel yg jauh lebih rendah dari Michel." Rena mengangguki pernhataan Rizal.


__ADS_2