Sahabat?

Sahabat?
Season 2 Ngerampok


__ADS_3

Di sekolahan Queen memang masuk kelas IPA, tapi tidak masuk di kelas Kliene dan Levin. Kliene dan Levin yg memang memiliki IQ di atas rata rata membuat mereka terus besaing dalam merebutkan nilai tertinggi. Kliene dan Levin memang selalu menjadi rival dalam pelajaran apapun. namun selalu di pasangkan dalam kompetisi cerdas cermat untuk mewakili sekolahnya. Sedangkan Queen masuk di kelas IPA paling bongkot, yaitu IPA 3.


Di kelas sini lah Queen kenal dengan Alex, putra dari dokter Roy teman papa Rizal dan mama Cinta. Karena hubungan orang tuanya yg dekat membuat Alex lebih gampang mangajak Queen untuk keluar. Queen dan Alex memang sering keluar tanpa sepengetahuan Levin. karena bagi Queen ijin mama sama papa atau ayah dan bundanya lah yg terpenting. Di samping itu, pasti gak akan di kasi ijin sama Levin.


Pernah Billa meminta ijin keluar untuk nonton dengan teman sekelasnya. Bukannya ijin yg dia dapat, tapi abangnya itu malah menguncinya di dalam kamar dengan di suguhi buku latihan setebal batu bata. Itu lah yg membuat Queen males untuk ijin sama Levin yg sangat posesif. Rara juga pernah minta ijin sama Levin untuk ikut kemah yg di Adain oleh pihak sekolahan. Sama nasipnya Rara sama Billa. Berakhir di dalam kamar dengan buku tebalnya. Rara padahal punya IQ yg tak di ragukan lagi. tapi bagi Levin tugas pelajar itu ya hanya belajar. Karena main main itu sudah lewat jamannya. Hanya anak kecil lah yg akan terus bermain main dan kamu itu sudah dewasa. Mama dan papa kerja keras menyekolahkan kalian biar pinter bukan untuk main main. kalo mau main main balik lagi ke TK sana. itu kata yg sering di ucapkan Levin saat ngomel ada yg minta ijin untuk keluar sekedar main.


"Queen, kemaren pulang jam berapa kamu?" Tanya Alex saat Queen sudah duduk di bangkunya.


"Jam 7 malem nyampek rumah langsung tidur sayang. Gara gara Levin, dia beneran gak ngasi kita keluar. Sebel aku yang." Adu Queen manja pada Alex.


"Ya sudah, nanti kita ngemall yuk aku traktir." Kata Alex mencoba membujuk Queen.

__ADS_1


"Ajak Billa juga ya sayang biar gue ada alasan pamit sama Levin." Kata Queen.


"Iya sayang." Kata Alex menyetujui.


Setelah memberi kabar pada adiknya. Queen mencari Levin untuk minta ijin pulang sekolah dia mau ke salon untuk perawatan bareng Billa. Levin mengijinkan asal tidak terlalu malam pulangnya.


"Nanti gue bawain sushi deh." Rayu Queen.


"Ih Levin, tau aja yg Queen butuhin hahahaha." Kata Queen sambil menerima uang dari Levin.


Senjak Levin ikut kerja bareng papanya dia jadi mendapat penghasilan sendiri. Jadi Levin bisa memberi uang untuk adik adiknya. Terutama Billa yg lebih sering ngerampok dompet kakaknya itu ketimbang di beri langsing. Sekolah SMA dan SMP Kliene Levin dan Billa jadi 1. jadi tak susah buat Queen dan Billa ketemu.

__ADS_1


"Gimana gimana?" Tanya Billa yg sudah menunggu Queen di kantin bareng teman temannya juga Alex.


"Lihat ini." Queen mengipas kipaskan uang pemberian Levin untuk menunjukkan pada Billa.


"Hebat Lo Queen, Emang panutan gue Lo buat ngrampok si abang posesif itu. Rencananya mau kemana kalian?" Tanya Billa yg mengetahui rencana Queen dan Alex yg pengen kencan.


"Niatnya gue mau potong rambut lebat gue sebelum botak karena di jambakin Mulu sama Levin sialan itu." Ucap Queen sambil meminum es kelap yg baru datang.


"Ikut gue, mau maskeran."kata Billa


"Ya sudah, tapi gue gak bisa nungguin kalian. papa gue mau ngajak ke rumah oma di Bandung jadi gak bisa lama." Kata Alex yg membuat Queen sedikit sedih.

__ADS_1


"Ya sudah kalo gitu nanti kita ngafe dulu, sebelum gue pulang ya." Kata Alex membuat Queen mengembangkan kembali senyumannya.


__ADS_2