Sahabat?

Sahabat?
Season 2 Taman safari


__ADS_3

"Levin, biar papa yg ngurusin kantor mulai besok. Karena papalah lawan gadis ini sekarang." Kata Rizal membuat Levin sedikit tak trima.


"Tapi pa, ini urusan Levin dengan mereka dan gak ada hubungannya sama papa." Jawab Levin dengan nada tak terima.


"Saya tau siapa gadis ini dan apa tujuannya." Kata Rizal pada Levin membuat putranya mengerutkan dahi penasaran. "Di mana mamamu, kalo kamu suruhan mamamu untuk balas dendam. Bukan Levin lawanmu, tapi aku lah lawanmu. Shofia Agatha putri dari Michel Agatha." Jelas Rizal membuat Cinta ikut tercengang.


"Kenapa dia datang lagi mas?" Tanya Cinta yg merasa tak punya salah pada mama gadis bule di depannya.


"Dulu pas mas masih memegang perusahaan, Michel datang dan meminta mas untuk menikahinya karena dia hamil oleh pacar bulenya. Tapi mas tolak, dan mengatakan suatu hari nanti akan menghancurkan mas dan keluarga mas. Ternyata dendamnya sudah berjalan dan korban pertama adalah bang Rama. Mas juga gak menyangka, bang Rama mudah sekali tergoda dengan wanita." Rizal mengungkapkan apa yg di tutupinya sejak lama.


"Queen sering di ajak ayah ketemu tante dulu pa, namanya Michel, apa mungkin itu ibu dari Shofi?" kata Queen mengingat kembali memori masa kecilnya.


"Dulu?" Tanya Rizal memastikan.

__ADS_1


"Iya, dulu pas Queen masih kelas 5 sd sering di ajak ke hotel sama ayah. Queen main sama gadis kecil juga, apa mungkin dia.?" Queen mengingat ngingat kembali apa yg terjadi di masa kecilnya bersama dengan sang ayah.


"Sumpah bener bener gila bang Rama, apa bundamu tak mengetahui ini?" Tanya Rizal lagi.


"Bunda sama saja. Bunda bilang mau nginep di rumah kakek, ternyata bunda pergi bareng om Agung papa Naura. Sampek pernah bunda sama tante Nadia berantem terus denger lagi tante Nadia pindah ke Bali." Jelas Queen membuat Rizal dan Cinta tak percaya.


"Shofi, kalo sampek kamu masih ganggu Levin lagi maka om gak segan segan membuat mama mu semakin menderita. Sekarang pulang lah cuci kaki dan tidur, anak gadis seusiamu tak pantas menjadi penggoda." Rizal menyuruh Shofi pergi dari rumah Levin setelah mengancamnya.


"Kenapa pertemanan kita jadi berantakan seperti ini mas?" Tanya Cinta yg sudah tak sanggup lagi menahan air matanya.


"Mungkin dulu kita terlalu asik dengan topeng mereka sayang, jadi kita tidak bisa melihat wajah asli mereka yg sungguh menjijikkan. Mas malu sama Nadia." Kini Rizal merasa bersalah akan tingkah kakak iparnya itu.


"Mas, mending kita buka taman safasri aja deh." Kata Cinta membuat Rizal, Queen dan Levin menoleh ke arahnya.

__ADS_1


"Mama pengen berlibur?" Tanya Levin yg berfikir mamanya mungkin sedang stres.


"Enggak Vin." Jawab singkat Cinta.


"Lah terus kenapa ma? Besok deh Shoping sama Queen ngabisin duit Levin ma bareng Billa juga." Jawab Queen mendapat pukulan di bahu dari sang suami.


"Ini lagi, lagi serius ini ah." Gerutu Levin.


"Bukan gitu, Rasanya selama ini mama bertemen dengan binatang dari pada sama manusia. Mending mama buka taman safari di penuhi binatang tapi menghasilkan uang." Kata Cinta yg hanya di pandang oleh Suami anak dan mantunya. "Kenapa liatinnya gitu ke aku?" Tanya Cinta seperti anak 5tahun yg habis ngambil permen di warung lupa bayar.


"Gak ada, yok pulang kita main kuda kudaan ya, kali aja keluar koala." Ajak Rizal sambil merangkul Cinta keluar dari rumah Levin.


"Kalo kita ngapain sekarang sayang?" goda Queen yg ingin di perlakukan sama kaya papanya memperlakukan mamanya.

__ADS_1


"Sekarang makan, laper aku." Levin meninggalkan Queen sendirian di teras rumah.


"GAK PEKA!!!"


__ADS_2