
"Mas, pengen rujak." Rengek Cinta pada Rizal.
"Rujak apa? Itu ada mangga muda di kulkas. Bikin aja yuk." Rizal menuju lemari pendingin dan mengambil sekresek mangga muda yg sengaja ia beli setelah tau kalau istrinya hamil.
"Mas, kamu yg bikinin tapi ya." Manja Cinta.
"Pasti sayang." Ujar Rizal sambil mengupas mangga muda.
"Tapi Cinta maunya mas bikin rujaknya di teras rumahnya pak de Wardi." Kata Cinta yg membuat mata Rizal terbelalak mendengar permintaan istrinya itu.
"Yang ini sudah jam 10 malem. Entar kita di sangka maling lo." Ucap Rizal membuat Cinta tertunduk. "Iya iya kita ke rumahnya pak de Wardi."Rizal akhirnya mengalah dan mengajaknya bertandang kerumah tetangganya.
Kebetulan pemilik rumah masih ada di teras sedang mengobrol dengan tetangga lainnya. Rizal memberi salam lalu memasuki pekarangannya. Rizal mengutarakan keinginan istrinya itu pelan pelan.
__ADS_1
"Pak de Wardi, Rizal mau minta izin buat rujakan di sini boleh?" Tanya Rizal sedikit takut.
"Lah kenapa rujakan malem malem ke sini?" Tanya Pak de Wardi.
"Cinta hamil pak de, maunya rujakan di teras pak de katanya." Lanjut Rizal yg membuat gelak tawa pak de Wardi dengan ke dua tetangganya.
"Ini ni, kalo bikin aja kalian gak ngajak ngajak pak de. Tapi giliran Ngidamnya minta di rumah pak de. Ya sini rujakan itu ajak bu de sum sana. Kayaknya tadi dia punya jambu air. Biar tambah seger rujaknya." Jawab pak de Wardi.
Setelah selasai rujakan di rumah pak de Wardi. Cinta dan Rizal berpamitan pulang dan tak lupa mengucapkan terimakasih.
Tak berapa lama Rizal yg tengah merasakan guyuran air shower di kagetkan dengan pelukan dari belakang.
"Cinta. Kenapa malem malem ikutan mandi?" Tanya Rizal sambil mematikan air yg mengucur dari atas.
__ADS_1
"Pengen peluk kamu mas. Aku gak mau di tinggalin kamu sedetik pun. Mas jangan tinggalin aku. Aku sudah bisa hamil jadi tolong jauhi Maya. Aku gak suka." Isak tangis mulai keluar dari bibir Cinta.
"Sayang mas sama sekali gak mau ninggalin kamu. Ok mas jauhin si Maya agak kamu bisa percaya sama mas. Mas cinta dan sayang sama kamu. Kita udahan yuk nanti kamu masuk angin. Mas mandi air dingin tadi." Cinta mengikuti langkah suaminya lalu mengambil handuk untuk mengelap tubuh basahnya.
"Mas kamu sexy deh kalo rambut kamu basah kaya gitu. Jadi pengen aku makan kamu." Goda Cinta.
"Udah berani goda sekarang ya." Kata Rizal yg mulai merasa adik kecilnya bangun.
"Mas, ssssttt aaahhh Cinta ngantuk bobok yuk. Lagi gak pengen itu Cinta mas." Bisik Cinta di sela sela ciuman Rizal yg membabi buta.
"Tapi mas udah tegang." Jawab Rizal sedikit kecewa.
"Nanti aja mas. Cinta gak mau di masukin. Nati kalo sakit gimana?" Cinta menarik selimut lalu membelakangi Rizal.
__ADS_1
"Aaggggrrrr"
Geram Rizal akhirnya dia tidur dengan membelakangi Cinta. Cinta yg tertidur pulas tak memperdulikan lagi erangan suaminya yg kesal olehnya. Gimana gak pengen marah, Kepalang tanggung sekali. Tinggal masuknya malah di tinggal tidur dan gak boleh bertamu. Rizal tidur dengan kepala cenat cemut menahan pelepasan yg tertunda.