Sahabat?

Sahabat?
Season 2 Naura


__ADS_3

Setelah sarapan, Levin mengantar Queen ke kampus. Levin memang terkenal dengan sifat dinginnya. Namun sikap dia pagi ini sedikit berbeda dari sebelumnya. Levin menjadi lebih diam dan lebih sering mengerutkan dahi dari pada tersenyum.


"Yang, Nanti gak usah di jemput. Gue bisa naik taxi." Queen membuka pintu mobil dan masuk ke kampus dengan Yuga dan Yuka.


"Yuga, nanti ke mall yuk. Mau ganti warna ramhut." Kata Queen yg sudah berada di kelas.


"Mau lo warnai apa lagi tu rambut?" Tanya Yuka.


"Pengen warna putih dalemnya ungu. Kayanya bagus banget deh." Jawab Queen sambil memainkan rambutnya yg sudah di atas pinggang tergerai indah.


"Levin setuju gak?" Tanya Yuga ragu ragu.


"Pasti lah, dari dia juga uangnya hahahaha." Queen mengibas ngibarkan uang lembaran 100ribuan.

__ADS_1


"Lagi tajir ni." Kata Yuga yg duduk di samping kiri Queen.


"Gue ikut ya, tapi gue gak mau warnai rambut. Mau spa gue biar lebih fresh." kata Yuka yg juga ngibas ngibaskan uang 50ribuan miliknya.


"Gila kalian berdua kenapa bisa tajir dadakan gini sih? Lah kenapa gue doang yg kere? Gak bener ini." Kata Yuga tak terima.


"Lah, gue jelas minta sama suami gue yg rajin bekerja dan sayang istri itu. Gak tau kalo si Yuka." Jawab Queen yg seakan mempertanyakan uang milik Yuka.


"Gila, gue dapet arisan ya kemaren. Kalo gak percaya tanya noh si Mimi peri." Jawab Yuka tak terima.


"Kalian mah rese." Kata Yuka lagi.


Setelah semua mata kuliah berakhir, Queen dan Yuga juga Yuka berangkat ke mall. Mereka langsung ke salon langganan mereka. Queen mewarnai rambutnya sesuai keinginannya. Yuga dan Yuka memilih spa untuk menyegarkan tubuh dan fikiran mereka. Setelah dari salon, Yuka tiba tiba membelokkan mobilnya ke suatu restoran jepang.

__ADS_1


Queen dan Yuga tau Yuka pasti kelaparan. Ya karena Yuka memang tidak tahan lapar. Queen masuk belakangan melihat sesuatu yg membuat hatinya tak karuan. Queen melihat Levin sedang menikmati makan siang dengan seorang gadis yg sangat Queen kenal. Naura, dia putri dari sahabat mertuanya. Dengan pangkah santai, Queen mendekati Levin dan Naura yg sedang menyuapi Levin makanan.


"Ehem ganggu enggak?" Tanya Queen mengagetkan Levin dan Naura.


"Enggak kok, sini gabung saja Queen." Kata Levin setenang biasanya.


"Wah rambut kamu ganti warna lagi? Kaya cewek gak bener saja." Kata Naura membuat Queen kaget se kasar itu ucapan Naura, teman kecilnya.


"Kenapa gak kasih kabar kalau lo di Jakarta?" Tanya Queen yg tak mau membuat suasana kacau.


"Kejutan aja buat Levin. Tadi minta di jemout di bandara langsung di ajak makan. Baru habis ini pulang ke rumah Levin." Jawab Naura tersenyum kemenangan, entah menang apa ada Queen.


Queen tersenyum dan duduk di samping Levin. Levin tau kalau Queen sedang marah karena dirinya tak memberi taukan tentang Naura yg datang ke Jakarta. Queen melihat aneh Naura yg terus memandangi Levin yg sedang makan. Queen memilih untuk gabung dengan teman temannya ketimbang melihat Naura yg terus mencoba menggoda Levin.

__ADS_1


"Dia siapa Queen?" Tanya Yuga penasaran.


"Oh Naura putrinya tante Nadia sahabat papa yg tinggal di Bali." Jawab Queen dengan senyuman.


__ADS_2