
"Hemm makanannya enak enak banget hari ini.. ada apa ini Zal?" Tanya bang Rama.
"Gak ada bang cuma mau bagi bagi rejeki gue bang. Rena mana?" Tanya Rizal.
"Masih di kamar dia, oh iya ini masakannya Cinta?" Tanya bang Rama.
"Iya dong, enak kan?" Kata Rizal yg melihat abangnya mencicipi masakan Cinta.
"Enak banget. Pinter kamu masak Cin. Pantesan Rizal gak pernah makan di sini lagi." Ucap bang Rama.
"Harus enak dong bang. Siapa dulu suaminya." Rizal membanggakan diri.
__ADS_1
"Rena kenapa matamu sembab gitu? lo abis nangis ya?" Tanya Cinta.
"Enggak apa apa Cin, gue cuma kangen sama mama sama papa." Jawab Rena.
"Rena, seseorang putri itu akan kangen dengan orang tuanya saat dia merasa tidak betah atau tertekan ditempat itu. Cerita sama gue Ren, kalo lo merasa pengen menenangkan diri. mending lo nginep dulu di rumah gue, jangan sekali sekali keluarga lo tau keadaan yg sebenernya selain lo sedang bahagia." Kata Cinta sambil memeluk Rena yg membuat air matanya ikut meleleh kembali.
"Ya sudah kita makan dulu." Lanjut papa Rizal yg mengetahui rumah tangga anak pertamanya yg sedang goyah.
"Kalian masih makan di piring yg sama?" Tanya mama Rizal.
"Iya pak ustad sekarang maem dulu biar gak sakit perutnya." Kata Cinta sambil menyuapkan nasi dengan tangannya.
__ADS_1
Orang tua Rizal sangat bahagia melihat Cinta dan Rizal. Kemesraan yg mungkin sudah ada sejak lama namun baru terasa. Perlahan dan pasti Rena mendekati suaminya dan mengisi nasi di piringnya. Rana lalu menyuapi suaminya, begitu juga sebaliknya.
"Maaf" Tanpa terasa kata itu terucap dari bibir bang Rama.
Dengan isak tangis Rena mengangguk dan membuat lega orang tua Rizal. Rizal tersenyum melihat senyum yg menghiasi wajah sahabatnya. Ya meski pipi masih di aliri derasnya air mata.
"Udangnya mana yang? Kok nasi aja gak ada lauknya." Tanya Rizal sambil merasakan kembali nasi yg ada di mulutnya.
"Udah habis hehehehe. Pakek pete mau?" Tanya Cinta dengan menunjukkan pete goreng yg ia campur ke dalam sambel.
"Pete, pete dah yang dari pada gak ada lauknya. Lagian ngapa ni masakan cepet kali abis ya." Gerutu Rizal sambil melongokkan kepala mencari masakan yg sudah tinggal bumbu saja.
__ADS_1
"Di dalem masih ada udang tapi mentah Zal kalo kamu mau suruh Cinta masakin." Mama Rizal merasa kasian.
"Gak usah ma makasih ini aja, kasian Cinta kalo harus masak lagi. Lagian ini juga sudah mau habis nasinya Rizal."