
Jam 5 sore Queen dan teman temannya turun dari panggung setelah tampil di hadapan juri. Dengan membawakan lagu dadakan permintaan juri. Kini Queen dan teman temannya ikut duduk di bangku di mana Levin duduk. Levin menyambut Queen dengan senyuman mautnya. Levin memiliki lesung Pipit kecil di bawah bibir sebelah kanan sedangkan Kliene memiliki lesung Pipit di kedua pipinya.
"Cih, langsung nemplok kaya cicak aja lo." Sonia mencibir Queen.
"Sirik aja Lo, mending cari Sono yg banyak." Ucap Queen yg memeluk tanggan Levin.
"Kasi aja Nia, semalem kan Levin gak pulang." Ruli menjawab omongan Sonia.
"Lah kemane? katanya bulan madu tapi di tinggal tinggal." Sonia yg kaget pun tak mampu menahan lagi omongannya.
"Biasa sibuk kerja, kerja di pinggir trotoar." Ucap Ruli sambil tertawa melihat keadaan Levin tadi pagi.
__ADS_1
"Sialan Lo." Kata Levin memukul lengan Ruli.
Jam terus berjalan dan kini sudah di ujung acara. Penutupan acara dengan di umumkan ya pemenang dari festival musik. Sebenarnya mereka sudah menang, hanya saja mereka ingin tahu seberapa kemampuan mereka. Mampu tidak mengalahkan semua lawan yg ada, bisa tidak memberikan sebuah kebanggan bagi kampusnya, bisa tidak memberikan kepuasan pada diri sendiri setelah kerja kerasnya selama ini.
"Baiklah, jari sudah semakin gelap ya. Dan ini adalah yg kita tunggu tunggu. Sebuah kesepakatan final dari para dewan juri. Keputusan ini di ambil dari jumlah poin yg di dapat selama kompetisi. Dan juga kekompakan team, jadi tidak individu kami menilai.."
"Baiklah, tidak berlama lama lagi. Kita akan mengumumkan dari yg juara 3. Juara 3 di sandang oleh univ Bandung. Ayo silahkan naik ke atas pentas. Tuan rumah harap berlapang dada dengan juara 3." Setelah para personil naik ke atas pentas. Pembawa acara kembali mengumumkan juara ke 2 dan pertama.
"Kita lanjut langsung ya, Untuk juara pertama dan juara kedua. Siapa kira kira.....????" Teriak sang pembawa acara yg membuat semakin penasaran.
Mendengar penjelasan dari pemandu acara. Ruli dan kawan kawan sudah teriak histeris. Terlebih lagi Queen yg langsung loncat kegirangan. Ya karena hanya Queen vocalis yg hanya duduk dari awal kometisi sampai akhir.
__ADS_1
"Mari kita sambut perwakilan dari Jakarta sebagai juara pertama dan di susul dengan perwakilan dari univ Surabaya yg menduduki posisi ke dua." Pemandu acara memanggil ke dua group itu untuk naik bersamaan.
"Ayo silahkan, apa ada yg ingin kalian sampaikan?" Tanya pembawa acara itu.
Ruli mengawali untuk berterima kasih dan bersyukur sudah mendapatkan juara pertama. Kedua di susul oleh teman teman lainnya. Sedangkan Queen menutup dengan ucapan terimakasihnya.
"Puji Tuhan Allah Subhanallahuwataalla. Dan juga suamiku terimakasih sudah setia mendampingi dari awal sampai akhir. Terimakasih sudah mendukung semua yg menjadi pilihan dan juga cita cita ku." Ucap Queen yg membuat Levin terharu meski dengan tatapan datarnya.
"Oooohhhh jadi sang Queensya sudah menikah." Tanya pembawa acara itu tidak percaya.
"Iya, pria ganteng yg di sana itu suamiku. Itu yg pakai kemeja item, yg kaya diem di pojokan." Kata Queen menjelaskan dengan girangnya.
__ADS_1
"Ok mas suami, istrinya menang. apa gak seneng? Kok cuma diem di pojokan?" Tanya pembawa acara itu.
"Balok es biasa tanpa ekspresi itu. sudah abaikan saja." Celetuk Ruli yg mulai berani bercanda namun dari arah depan Levin mengacukan tangan mengepal ke depan. Bukannya takut tapi membuat semua tertawa.