Sahabat?

Sahabat?
Bab 76


__ADS_3

Hari ini Cinta sudah di perbolehkan untuk keluar dari rumah sakit. Karena kondisi memang sudah membaik. Perut Cinta semakin membesar. di usia kandungan yg memasukin bulan ke 5 perut Cinta terlihat seperti orang yg sedang hamil 7 bulan. Cinta jengkel karena tak satupun selain daster yg muat dengannya sekarang.


Cinta semakin jengkel melihat Rizal yg seakan tak mau tau denganya. Ya Rizal kembali ke rutinitas yg selalu di sibukkan dengan kerjaan cafe cafenya yg ia bawa pulang kerumah selain tugas kampusnya. Cinta mencari Rizal ke ruang kerjanya. Di lihat Rizal tengah sibuk bekerja dengan sesekali memijat pelipisnya. Kerjaan Rizal menjadi terbengkalai karena menunggu Cinta selama sebulan di rumah sakit.


Perlahan Cinta berjalan menghampiri Rizal dan memijatnya. Rizal yg tengah Focus dengan kerjaanya sampai tak menyadari kedatangan Cinta. Dan ketika Cinta mulai memijat punggungnya membuat Rizal kaget.


"Sayaaannnggg Kan kaget masnya. Mau mas jantungan?" Kata Rizal sambil memegang tangan Cinta yg memijat pundaknya.

__ADS_1


"ih mas ih ngomongnya horor. Cinta kan cuma mau bantuin mas mengurangi capeknya mas dikit." Kata Cinta yg masih memijat pundak Rizal.


"Sayang mau mengurangi capeknya mas? Mending bikinin teh deh. Kayanya itu lebih mas butuhin." Kata Rizal kembali focus sama kerjaannya.


Lima menit berlalu, namun Rizal masih merasakan Cinta belum beranjak dari tempatnya. Rizal menengok ke belakang dan mendapati Cinta tengah menangis dengan air mata yg sangat deras.


"Kamu kenapa sayang? Apa mas melakukan kesalahan?" Tanya Rizal yg kini sudah memeluk Cinta.

__ADS_1


"Sayang, jangan bilang kamu cemburu sama teh. Mas itu cuma pusing yang, cuma pengen minum teh gak lebih. Lagian kenapa kamu bisa cemburu sama teh sih. kalo sama orang masih bisa mas mesukin ke nalar mas.Tapi ini teh yang. teh. haduh." Rizal tak habis fikir dengan Istrinya.


Rizal menggendong Cinta menuju kamarnya. Namun Rizal tercengang melihat apa yg ada di depannya. Rizal melihat baju Cinta yg berserakan di atas ranjang juga sofa yg ada di kamar mereka.


"Apa ini yang?" Kata Rizal menuntut penjelasan.


"Itu yang, gak ada yg muat sama Cinta. Liat perutnya Cinta udah kaya perutnya Angel. Bahkan lebih gedean Perut Cinta." Kata Cinta sambil menggambar lingkaran tak beraturan di dada Rizal.

__ADS_1


"Kita ke mall." Kata Rizal singkat membuat Cinta tersenyum lebar dan menghapus cepat air matanya. "Tapi Beresin ini dulu. Mas beresin meja kerja." Kata Rizal menurunkan Cinta dari gendongannya.


Sejam sudah Cinta merapikan baju bajunya dengan di bantu Rizal. Cinta bersiap untuk ke mall dengan menggunakan daster model dress warna Navy memakai setapu kets warna merah dan tas gendong kecilnya. Cinta menghampiri Rizal yg juga sudah menunggunya di ruang tamu. Dengan setelan baju kuning dan celana pendek warna putih Rizal terkesan lebih keren di tambah spatu kets waena senada dengan milik Cinta. Rizal dan Cinta pun menuju mall paling dekat dengan rumahnya.


__ADS_2