Sahabat?

Sahabat?
Season 2 Barter


__ADS_3

"Billa lu sombong amat sih? Kemarin gue sapa juga gak mau nengok." Kata salah satu teman Billa yang sebangku dengan Aris.


"Kapan?" Tanya Billa yang merasa tidak pernah bertemu dengan Ida nama temannya itu.


"Kemarin di cafe abang lu, Lu keliatan dewasa sekali tau pakek setelan formal. Sumpah cantik banget, beda sama lu yang pakek seragam gini keliatan masih piyik." Kata Ida menggandeng Billa jalan ke kelas.


"Oh kemarin itu gue buru buru di tunggu seseorang. Secara gue udah mulai belajar ngurus perusahaan bareng abang, lu tau kan Ayah udah gak gabung lagi." Keluarga Rizal memang terkenal di kalangan pebisnis, jadi ada berita sedikit saja sudah pasti masuk koran. Apa lagi dengan kejadian yang hampir membuat perusahaan hampir luluh lantah rata dengan tanah dua bulan lalu. Sudah bisa di pastikan menjadi trending topik utama selama beberapa minggu.


"Iya, eh minggu kemarin kan gue ke diskotik tu bareng sama anak anak, biasa di tempat abang lo dulu kerja. Gue liat tu si Rara bareng sama om om. Sumpah kaya pekerja gitu dia, udah bajunya kaya kurang bahan di pakek." Kata Ida membuat Billa menghentikan langkah kakinya.


"Kok lu bisa masuk?" Tanya Billa penasaran.


"Ya itu kan milik sepupu gue, jadi bisa aja gue masuk." Kata Ida santai.


Mendengar Ida cerita, Billa hanya diam terpaku. Namun itu tidak lama karena Sandi dan Aris langsung merangkul pundak kiri dan kanan Billa dan mendorongnya untuk meneruskan langkah ke kelas.


"Ini nasi goreng buatan gue, lu makan cepetan waktu kurang lima belas menit lagi masuk." Kata Aris menyodorkan kotak bekal miliknya.

__ADS_1


"Ni jus mangga biar lu semangat." Sandi menyerahkan botol berisi jus mangga yang ia bawa.


"Aduh suami suamiku kenapa bisa sebaik ini sih? Jadi pengen ngarungin deh." Kata Billa memegang pipinya sendiri secara gemas.


"Enak bener jadi lu Bill, cantik kagak anggun apa lagi. Yang ada lu soak jadi anak perawan, tapi gue aneh sama lu, kok bisa ya dua mahluk paling keren di sekolah ini ngintilin lu. Kasi tau lu pakek susuk apaan?" Tanya Frizka yang termasuk cewek cantik dan terkenal namun tidak sombong atau suka membully.


"Mana gue tau Friz, lu mau kalo gue kasi?" Tanya Billa tapi mendapat toyoran dari Sandi.


"Lu kira kita rongsokan!! Main tawar tawarin?" Kata Aris jengkel.


"Tau ni, mending lu jawab deh. Lu pakek susuk apa bisa gue sama Aris takluk sama lu?" Kata Sandi datar.


"Gila mainan si Billa horor, apa jangan jangan yang di desa penari itu....?" Kata Frizka menggantungkan kalimatnya.


"Iya gue yang jadi Badarawuhi dan siap siap ngerasuki lu Frizkaaaaaaaa." Billa mengejar Frizka selayaknya anak sekolah.


Sandi dan Aris tertawa saling berpandangan dengan menyatukan alis satu sama lain. Billa yang terus mengejar Frizka pun terhenti karena kecapek an. Dengan santainya Billa mengelap keringat di dahinya dengan baju seragam Aris.

__ADS_1


"Jorok Billa." Aris menjauhkan diri dari Billa yang tertawa lepas.


"Woe, kelas kosong sampai jam 12. Gurunya rapat!!!" Teriak Yohan selaku ketua kelas yang rada somplak.


"Horeeee" Teriak siswa yang lain termasuk Billa Sandi dan Aris.


"Friz, lu minggi ini kan ulang tahun tu. Mau di rayain apa mau traktir kita kita makan di restoran Sandi?" Tanya Billa yang membuat Frizka model sekolah itu membulatkan matanya.


"Sama aja itu pilihannya Billa, sama sama minta traktiran. Bedanya cuma kata aja itu Bill." Frizka melepas rangkulan tangan Billa di bahunya.


"Lah emang itu tujuan gue Friz." Kata santai Billa setengah duduk di neja Frizka duduk.


"Ok, tapi kasi gue nyium salah satu dari kedua malaikan itu."Frizka menunjuk Sandi dan Aris.


" Malaikat? Lu salah Friz, Aris ok lah lu bilang malaikat. Tapi Sandi, dia itu Iblisnya. Nah pas tuh gue punya lakik satunya iblis satunya malaikat." Kata Billa menlipat tangannya di depan perut.


"Muter muter lu ngomong njirr, Intinya boleh gak?" Kata Frizka memukul paha Billa yang di lipat bertumpu pada kaki satunya saat beralih duduk di bangku depan Frizka.

__ADS_1


"Kalo gue sih ok...." Tonyoran di kepala dari malaikat dan iblis barengan.


__ADS_2