
"Rena ***!!! Aaaaaggggrrr" Rama melempar apa yg ada di depannya.
"Rama!!! Apa yg kamu lakukan hah!!! Kamu sadar kalo kamu menakuti Anggel!!" Teriak papa Rizal dengan menunjuk Anggel yg meringkuk di pojokan kamar.
"Papa puas sekarang!!! Papa sudah menghancurkan rumah tangga Rama. Rena memceraikan Rama pa!!!" Rama menaikkan nada suaranya.
"Bagus dong kalo dia meminta cerai. Inget Rama, Rena tidak pantas menjadi menantu keluarga kita." Kata mama Rizal membuat Rama semakin gila.
"Mama!! Dari dulu sampai sekarang Rama hanya cinta sama Rena."
"Tutup mulutmu Rama!! Pikir perasaan Angel. Dia yg sudah memberimu keturunan bukan jalan itu...."
"Hei!!! Cukup mama!!! Mama sudah keterlaluan!!! Rama selama ini diam karena Rena yg menyuruh. Tapi sekarang Rena sudah menceraikan Rama. Dan itu salam mama dan papa sudah menghancurkan rumah tangga Rama."
__ADS_1
"Rumah tanggamu baik baik saja Rama. Dia." Mama Rizal menunjuk Angel." Istrimu sah. Ibu dari anakmu bukan Rena wanita jalang yg kao nikahi saat hamil entah anak siapa!!!" Jelas mama Rizal.
"Itu anak Rama ma!!! Di awal pernikahan Rama sudah mengatakan bahwa itu anak Rama. Dan untuk Dia" Rama menunjuk Angel. "Bukan kemauan Rama adanya Angel. Dia ada karena kalian!!!." Teriak Rama.
"Memang Angel itu mama sama papa yg mau. Tapi kamu juga menikmatinyakan!!!" Papa Rizal semakin geram.
"Iya Rama menikmati sampai Angel positif mengandung. Karena itu yg mama sama papa mau. Tapi setelah itu papa sama mama bisa tanya sama Angel. Kemana selama ini Rama tinggal!!! Rama tak pernah tidur dengan Angel setelah dia bilang hamil. Sampai sampai dia kirim pesan sama Rizal. Selama ini Rama merasa bersalah pada Rena. Rama gak bisa jadi suami yg baik untuk dia. Terutama di depan mama sama papa. Rama muak dengan semua ini. Ambil menantu dan cucumu!!! Anggap aku sudah mati!!!" Rama keluar rumah dengan penuh emosi.
"Bang, lo kenapa?" Tanya Rizal yg melihat abangnya dengan penampilan seperti orang gila.
"Rena menceraikan abang." Kata Rama lesu.
"Sabar bang. Lagian juga abang ada Angel. Kasian Rena kalo terus sama lo. Dia berhak bahagia bang."
__ADS_1
"Lo pikir selama ini abang bahagia dengan dua istri?" bentak Rama.
"Gue tersiksa Zal. Selama ini gue sama Angel juga Rena gak se rukun kelihatanya."
"Gue tau bang. Lo gak bisa adil. Lo terus bareng sama Rena dan itu menyiksa buat Angel." Kata Rizal
"Tapi kenapa dia minta cerai Zal? Apa gak bisa dia merasa abang tersiksa?" Rama terduduk di kursi.
"Dia merasa kasian dengan Angel yg kao perlakukan gak adil bang. juga mama selalu merendahkan Rena karena status sosialnya. Abang tau Cinta takut untuk pulang ke rumah Rizal." Kini Rizal berada di samping abangnya.
"Zal, gue gak pernah ada perasaan pada Angel. Mama sama papa terus mendesak gue. Abang bisa apa kalo mama sama papa mengancam akan memisahkan abang sama Rena. Setelah abang mengikuti mama sama papa Rena yg menceraikan abang." Keluh Rama.
Rizal tersentak mendengar pengakuan abangnya yg selama ini di tutupi olehnya. Rizal tak tau harus ngomong apa. Pasalnya dokter Roy sudah jatuh hati pada sahabatnya itu. Dan Rena sepertinya sudah merasa nyaman dengan kedekatan mereka.
__ADS_1