
“Arinda” Aldo dan Daniel dengan serempak memanggilnya, namun Arinda tetap melangkah pergi meninggalkan kediaman Arsenio.
“aldo untuk apa kamu memanggil wanita ja**ng itu” kata Dian marah, Maya dan Cantika dapat melihat kesedihan yang di rasakan Arinda, apa yang selama ini yang di takutkan Arinda benar terjadi.
“tika, lu urus aja di sini. Arin biar akika temenin” kata Maya menyusul Arinda namun langkahnya terhenti saat Daniel lebih dulu menyusul Arinda. Dia tidak menghiraukan panggilan Aileen, dalam pikirannya kini dia ingin di samping Arinda.
Anggota team Arinda tampak tidak terima saat leader mereka di hina dan di rendahkan, mereka langsung mengambil langkah walkout dari acara yang mereka handle. Cantika segera mengatasi Anggota team Arinda dengan menenangkan mereka.
Saat akan keluar dari kediaman Arsenio, Arinda kembali berpapasan dengan Raisa yang tampak gelisah dan ketakutan. Raisa melihat mata Arinda yang memerah menahan tangis, dia berpura-pura tidak meihat hal itu dan berjalan menghindari Arinda.
“aku tidak pernah menyangka, selama ini aku menganggap mu sudah seperti saudariku. Apa kesalahan yang kuperbuat padamu sehingga kamu memfitnah dengan keji seperti itu? Kamu sendiri tahu jika semua itu tidaklah benar!” kata Arinda, tanpa sepengetahuan Arinda dan Raisa Daniel berada di tempat yang sama dengan mereka. Daniel memilih bersembunyi di balik tembok agar bisa mendengar apa yang sebenarnya terjadi.
Daniel mengambil ponsel dalam saku celananya lalu mengirim pesan pada Ansel
📱
Sel, akses CCTV di depan gerbang sekarang, sambungkan langsung ke layar lebar. Agar semuanya dapat melihat dan Sel segera hubungi dekan kampus tempat kuliah Arinda. Tunggu perintah dari ku
Ansel yang menerima pesan dari Daniel segera melaksanakan tugasnya, sebuah layar besar terpampang di atas panggung. Semua tamu melihat ke arah layar itu, terlihat di layar itu Arinda dan Raisa sedang berbicara.
“aku tidak pernah menyangka, selama ini aku menganggap mu sudah seperti saudariku. Apa kesalahan yang kuperbuat padamu sehingga kamu memfitnah dengan keji seperti itu? Kamu sendiri tahu jika semua itu tidaklah benar!” kata Arinda membuat Raisa yang semula ketakutan dan gelisah, tersenyum dengan bangga karena dia berhasil membuat Arinda hancur.
“saudari hahaha siapa yang mau jadi saudari dari cewek miskin dan rendahan seperti lu. Emang gue sengaja nyebarin fitnah kalo lu pela**r di kmpus, gue juga yang provokasi anak-anak di kampus agar lu bisa jauh dari Aldo”
“jadi semua ini lu lakuin hanya demi lu bisa sama Aldo?”
“ya dan gue juga lakuin ini karena dari semenjak kenal lu, gue tersingkirkan. Jelas-jelas gue lebih dari lu, gue lebih kaya dan lebih cantik dari lu tapi lu cewek miskin berani-beraninya merebut perhatian yang seharusnya untuk gue. Tapi sekarang gue senang dan bahagia lihat lu di hujat sama semua orang, berkat bantuan calon mertua gue mama Dian yang begitu to**l dan be** percaya dengan hasutan gue” Raisa tersenyum penuh kemenangan.
__ADS_1
“aku tidak pernah menyangka jika sahabat ku yang selalu membelaku ternyata dia sendiri yang menusukku” Arinda berlalu pergi keluar dari kediaman Arsenio. Raisa tersenyum smirk dengan tatapan merendahkan pada Arinda.
Semua orang menyaksikan adegan di layar lebar saat Raisa mengakui kejadian yang sebenarnya, mereka yang semula menghujat terdiam seribu bahasa. Maya dan Cantika menatap sinis Aileen dan Dian yang kini diam seribu bahas, Daniel bersama Ansel menghampiri Dian yang terus menyudutkan Arinda. Mata elangnya menatap dingin Dian,
“Dan...” Aileen menatap putranya, dia merasa sangat bersalah karena hanya mempercayai Dian sahabatnya. Daniel lalu melihat ke arah Ansel, dia menganggukkan kepalanya membuat Ansel mengerti dan segera menghubungi dekan kampus di tempat Arinda kuliah
“assalamualaikum” sapa dekan yang di telepon Daniel. Ansel sengaja me loudspeker agar semua orang dapat mendengar bukti yang di temukan Daniel.
“waalaikum salam dekan Tirta, saya minta anda menjelaskan apa yang baru anda jelaskan pada saya. Tentang kejadian sebenarnya pada mantan mahasiswi anda Arinda Anindira” kata Daniel, sebelumnya sudah menghubungi dekan Tirta untuk mengetahui detail kasus Arinda.
“baik tuan Daniel, sebelumnya kami pihak kampus mengucapkan permohonan maaf kami pada saudari Arinda. Kami sangat terlambat membersihkan nama saudari Arinda yang telah di fitnah, dari hasil penyelidikan kami saudari Arinda tidak pernah terbukti dengan tuduhan yang telah di layangkan padanya. Kami juga suah mengantongi nama-nama yang terlibat dalam penyebaran fitnahan ini, tapi atas permintaan saudari Arinda kasus ini di tutup” jelas dekan Tirta.
“siapa saja yang terlibat pak dekan?” tanya Ansel.
“dari orang -orang yang menyebarkan fitnah terungkap bahwa nyonya Sutomo membayar mereka untuk menyebarkan berita palsu itu. Kami sudah akan melaporkan masalah ini pada pihak berwajib tapi saudari Arinda meminta kasus ini di tutup saja” kata Dekan Tirta. Aldo tidak pernah menyangka jika ibu yang melahirkannya dengan tega memberi fitnahan keji pada Arinda.
“ kata saudari Arinda, dia tidak ingin nama ibu dari sahabatnya tercemar dan itu dapat menghancurkan nama baik keluarga Sutomo” jelas Dekan Tirta membuat Dian malu.
“terima kasih pak Dekan atas penjelasan anda” kata Daniel lalu menatap Aileen, tampak kekecewaan di matanya. Ansel lalu memutuskan sambungan teleponnya dengan Dekan Tirta.
"Dan" panggil Aileen tapi sama sekali tidak di hiraukannya
Daniel melangkah ke mobilnya untuk mencari Arinda Di ikuti Ansel, Sean dan Arvin. Daniel dan Ansel di satu mobil yang sama, Sean dan Arvin dalam satu mobil yang sama juga. mereka bertiga membantu Daniel untuk mencari keberadaan Arinda. Daniel mengaktifkan mode pelacak di ponselnya dan sayangnya ponsel Arinda sama sekali tidak terlacak karena dalam ke adaan mati.
Maya dan Cantika lalu menghampiri Aileen dan Dian
“loh kok diam? Tadi bukannya situ bersikeras dan berkoar-koar menghina teman akika. Sekarang kok situ diam, Tika kayaknya di sini perlu panggilin ustad buat ngusir setan gagu dari ni emak tukang gibah ini” sindir Maya,
__ADS_1
“Maya...” panggil Cantika,
“apaan sih ciin, akika lagi ngurus emak-emak tukang gibah sastra ini biar diana tau gi mana rasanya di permalukan” kata Maya gemas.
“Maya, lebih baik kamu cari Arinda sekarang. Aku takut dia kenapa-napa” kata Cantika.
“kalo bukan mo cari Arinda, ni emak tukang gibah udah habis akika sikat” kata Maya berlalu pergi ikut dengan Daniel mencari Arinda. Cantika menatap Aileen dengan pandangan prihatin.
“tante sebelumnya aku minta maaf jika aku lancang. Aku menghormati juga percaya kelak tante dan keluarga bisa melindungi Arinda, tapi ternyata aku salah. Tante tahu, selama ini Arinda menahan dirinya untuk tidak jatuh cinta pada tuan Daniel. Dia terus menolak dan menghentikan rasa sayangnya pada keluarga Arsenio karena dia merasa tidak layak dan pantas untuk tuan daniel. Saat dia melihat ketulusan dan rasa sayang dari keluarga ini, Arinda mencoba untuk membuka hatinya dan menerima cinta tuan Daniel. Tante bisa melihat ketulusan dan kebaikan Arinda, jika dia memang perempuan ja**ng yang seperti kalian katakan, saat dia menolong oma Ayu dan Davira dia bisa saja meminta uang lebih akan jasanya itu” mata Cantika tampak berkaca-kaca, anggota team Pearl Stars berkumpul dan berdiri di belakangnya.
“nyonya, selama ini saya bekerja di bawah kepemimpinan mbak Arinda. Dia perempuan baik-baik sopan dan pekerja keras. Mbak tika, kami pergi dari sini, kami tidak mau bekerja di mana leader kami di hina dan di rendahkan seperti ini” kata anggota team Arinda yang sudah tidak bisa lagi di tahan Cantika. Takut dengan kondisi oma Ayu drop Davira dan Amanda membawa masuk oma Ayu. Tampak dari raut wajah Oma Ayu kesedihan yang teramat, Michael yang sedari tadi melihat melangkah menghampiri Cantika,
“nona Cantika, saya dan keluarga besar Arsenio, mengucapkan permintaan maaf pada Pearl Stars dan Arinda. Secepatnya kami akan menemui Arinda untuk mengucapkan maaf langsung padanya” kata Michael, Aileen meneteskan air mata sedih karena sudah termakan omongan sahabatnya. Dia sangat menyesali perbuatannya yang telah menghina dan mengusir Arinda,
************
tetap terus dukung Author
dengan cara like, vote dan tipnya.....😊😊😊
jangan lupa juga kasih rate nya ya.... plisss
🙏🏻🙏🏻🙏🏻
( Π_Π )
makasih..... tetap semangat 🤗🤗🤗🤗
__ADS_1