Terjebak Cinta CEO Dingin

Terjebak Cinta CEO Dingin
Ep. 246


__ADS_3

Aisyah menatap iba pada Arinda yang terlihat menangis menahan rindu, dia tahu jika Arinda ingin kembali ke sisi suaminya. Namun karena ego dan rasa sakit di hatinya membuat Arinda menderita dalam kerinduannya.


Maafin Aisyah mbak Arin, karena tindakan ini mungkin akan menyakiti mbak. Tapi Aisyah ingin mbak Arin bahagia Guman Aisyah kembali ke ranjang, dia kembali berbaring memunggungi Arinda. Dia sangat lelah hingga tertidur kembali, Tidak beberapa lama Arinda kembali masuk ke kamar tidur, dia duduk di ranjang dan merebahkan tubuhnya memunggungi Aisyah. Dia berusaha untuk kembali tidur dengan mendengarkan lantunan musik menenangkan dan ayat-ayat suci di ponsel baru miliknya.


***


Mentari pagi menyinari dan menghangatkan bumi, Aisyah sudah tampak bersiap-siap untuk pergi ke butik pakaian yang mereka kelola. Awalnya Toko pakaian yang mereka rintis bersama dengan menggunakan uang hasil penjualan kalung berlian miliknya. Toko itu mereka mulai dengan menjual pakaian muslimah yang sedang tren, usaha yang mereka rintis tidaklah semulus kulit bayi.


Berbagai rintangan dan cobaan mereka berdua hadapi bersama, tidak hanya hinaan juga pandangan orang yang menilai buruk Aisyah dan Arinda. Mereka berdua memiliki paras yang cantik membuat para pria seperti suami dan pemuda di lingkungan rumah mereka kagum dan mulai mencari-cari perhatian. Membuat resah, iri sekaligus syirik para istri dan perempuan muda yang tersaingi dengan kecantikan Arinda dan Aisyah. Semenjak kehamilannya, Arinda tampak semakin cantik dan kecantikan itu bertambah saat dirinya mulai hijrah mengenakan hijab.


Para tetangga terutama para ibu-ibu ghibah sering membicarakan Arinda yang hamil tanpa suami, mereka bahkan pernah melabrak Arinda beramai-ramai menyangka dia adalah pelakor. Mereka berniat ingin mengusir Arinda dan Aisyah keluar dari lingkungan mereka, Para tetangga mulai menghujat Arinda dan Aisyah yang menanggapi mereka dengan sikap tenang dan sabar. Arinda menjelaskan dengan tenang jika dirinya sudah menikah, dia juga terpaksa berbohong mengatakan jika suami berada di luar negara untuk bekerja.


Mereka lantas tidak percaya begitu saja dan meminta bukti, lantas Arinda memperlihatkan foto pernikahannya yang sempat viral dan terkenal. Para tetangga yang iri dan syirik semakin menghujat Arinda terkena sindrom halusinasi. Mereka tidak percaya dengan apa yang di katakan Arinda karena tampilan dan namanya yang kini berbeda dengan di foto.


“dasar perempuan Halu, ngaku-ngaku istri dari Daniel Arsenio yang terkenal. Mana pantas perempuan miskin seperti kamu bersanding dengan Daniel Arsenio”


“cewek halu emang gitu, hamil tapi kagak jelas suaminya. Trus malah ngaku-ngaku istri orang paling tajir”


“hee... ngaca kamu, siapa kamu ngaku-ngaku istri Daniel Arsenio. Berhijab tapi akhlaknya kayak pela**r”


Hujatan, cacian dan makian di layangkan pada Arinda yang hanya menyikapinya dengan tersenyum dan bersikap sabar. Mereka di paksa bubar oleh para tetua di lingkungan itu, mereka tidak bisa mengusir Arinda dan Aisyah karena mereka sudah membeli rumah itu secara kontan. Namun mereka yang syirik tidak terima begitu saja, mereka terus berupaya untuk menjatuhkan Arinda dan Aisyah.

__ADS_1


Lambat laun usaha toko pakaian Arinda dan Aisyah mulai membuahkan hasil, usaha mereka rintis mulai berkembang dan membaik. Mereka berdua mulai merekrut penjahit lokal untuk memproduksi pakaian muslimah yang berkualitas. Hanya selang beberapa bulan toko mereka kini berganti menjadi butik dengan kualitas yang terbaik. Butik Naisyah yang di namakan dari gabungan nama Arinda dan Aisyah menjadi semakin terkenal di kota TY.


Hari itu Aisyah sengaja berangkat lebih pagi beralasan untuk mencari bahan pakaian terbaru. Kehamilan Arinda yang sudah memasuki kehamilan lima bulan terlihat seperti kehamilan tujuh bulan, hal itu membuatnya cepat letih dan lebih sering tinggal di rumah minimalis tingkat dua itu. Aisyah kemudian meninggalkan motornya di butik, meminta karyawan lain untuk menghandle semua pekerjaannya. Dia juga mengatakan kalau dirinya akan pergi ke kota J untuk suatu kepentingan, hal itu sengaja di lakukan Aisyah karena dia pernah mencoba menelepon ke Arebeon dan memberi tahu di mana keberadaan Arinda.


Pihak Arebeon tidak mempercayai begitu saja karena sudah sering mendapat telepon yang mengaku jika mereka tahu keberadaan istri Daniel Arsenio. Namun, kenyataannya para oknum itu berbohong hanya untuk mengambil keuntungan. Ada juga perempuan yang menyamar dengan berpura-pura hilang ingatan dan operasi plastik semirip mungkin dengan Arinda.


Karena hal itulah membuat pihak Arebeon mengabaikan telepon dari Aisyah dan menganggap jika dia hanya ingin mencari keuntungan semata.


Alasan kepergian Aisyah ke kota J di ketahui oleh karyawan kepercayaan dia dan Arinda. Karyawan itu sudah seperti keluarga bagi mereka berdua, jadi sedikit banyaknya karyawan itu tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Aisyah dan Arinda.


“ mbak Aisyah yakin mau ke kota J hari ini? Ntar kalo mendadak mbak Dira kemari menanyakan mbak gi mana?” tanya karyawan itu.


“kamu tenang aja Zhe, hari ini mbak Dira ada jadwal pemeriksaan. Jadi mungkin hari ini tidak akan ke butik” ujar Aisyah sambil memesan taksi online untuk mengantarnya ke bandara. Karyawan bernama Zhea itu menatap khawatir Aisyah,


“katakan saja kalo aku ada urusan ke kota lain untuk mencari bahan terbaru. Pokoknya mbak Dira nggak boleh tahu aku ke mana dan alasan aku ke sana” ujar Aisyah berdiri di depan pintu butik. Sebuah taksi mendekat ke tepi trotoar tepat di depan butik Naisyah,


“mbak....” Zhea tampak tidak nyaman harus berbohong, rambutnya yang tergerai panjang tertiup angin saat Aisyah membuka pintu butik itu.


“udah kamu tenang aja Zhe, Aku yakin Allah akan menolongku dengan memuluskan niat baikku ini. Kamu hadle semuanya ya, jangan bilang apa pun pada mbak Dira” ujar Aisyah naik ke atas mobil taksi pesanannya. Zhea hanya bisa menghela nafas melihat mobil taksi yang mulai menjauh menuju ke bandara kota TY.


Ya Allah.. niatku hanya ingin membuat mbak Arin dapat berkumpul lagi dengan suaminya. Aku mohon ya Allah, lancarkanlah segala urusanku ini do’a Aisyah dalam hati.

__ADS_1


***


Siang itu Daniel sedang rapat dengan beberapa koleganya, mereka tampak sangat serius membahas harga saham dan produk terbaru mereka. Mata elang Daniel menatap tajam pada layar proyektor yang menampilkan grafik dan produk-produk mereka. Suasana di dalam ruang rapat terasa dingin dan mencekam, para kolega tidak berani mengeluarkan suara apa pun, mereka melihat wajah Daniel yang begitu tidak bersahabat.


Diana sekretaris Daniel terus menerus berdoa dalam hati, berharap ada keajaiban membuat suasana hati CEO Arebeon senang.


Untuk pertama kalinya, gue kangen ma pak Ansel. Gue berharap pak Ansel segera balik dari honeymoonnya, kagak kuat gue dengan suasana mencekam kayak gini tangis Diana dalam hati yang berharap Ansel segera kembali dari bulan madunya.


*************


dear para Reader yang paling baik hati dan rajin menabung...


secepatnya author akan up lagi dan akan di usahakan up tiap hari, mohon bersabar menunggu kelanjutannya... 🤗🤗🤗🤗


tetap terus dukung Author 😊😊😊


dengan cara like, vote dan tipnya.....ya.... plisss🙏🏻🙏🏻🙏🏻


jangan lupa juga kasih rate dan comment nya yang positif agar Author semakin semangat💪🏻💪🏻💪🏻 buat nulisnya...✍️✍️✍️


( Π_Π )

__ADS_1


makasih..... tetap semangat 🤗🤗🤗🤗


❤️❤️❤️❤️❤️ all...


__ADS_2