Terjebak Cinta CEO Dingin

Terjebak Cinta CEO Dingin
Ep. 184


__ADS_3

“assalamualaikum” Sapa Daniel pada semua yang sudah berkumpul di meja makan.


“Waalaikum salam” ucap mereka semua membalas salam.


Daniel menarik kursi untuk di duduki Arinda, lalu duduk di kursi samping istrinya.


“gimana Dan, hasil pemeriksaan kalian?” Tanya Michael.


Daniel menatap mesra istrinya dengan senyuman hangat bahagia, dia mengeluarkan sebuah foto USG berwarna. Aileen dan yang lainnya menatap foto USG yang masih di pegang Daniel.


“Apaan itu kak? Coba siniin, Vira mau liat” Davira semakin penasaran lalu mengambil foto USG itu dari tangan Daniel.


Semuanya menatap gambar dari USG itu,


“Dan....” mata Aileen berbinar-binar saat mengetahui jika menantu keduanya telah berbadan dua. Oma tersenyum bahagia, begitu pun keluarga yang lainnya. Darren memeluk Adiknya mengucapkan selamat.


Amanda memeluk Arinda ikut senang mendengar kabar bahagia Adik iparrnya,


“selamat ya Rin” Amanda memeluknya hangat.


“terima kasih kak Amanda” Arinda perlahan melepaskan pelukannya, Michael menghampiri kedua menantu berdiri di antara Amanda dan Arinda.


“Daddy mengucapkan terima kasih pada Arinda dan Amanda karena sudah memberikan kebahagiaan pada keluarga kami” Michael mengecup puncak kepala kedua menantunya. Ada rasa bahagia yang teramat di hati seluruh keluarga Arsenio akan kedatangan anggota keluarga baru.


Di sebuah ruangan minim penerangan Marcus berdiri tepat di bawah sebuah lukisan besar sambil menikmati segelas wine menatap tajam pada lukisan itu,


“sebentar lagi kamu akan menjadi milikku” Marcus menenggak habis minuman di tangannya. Di saat bersamaan langit di kota J berubah mendung dengan kilat yang saling bersahutan, samar-samar terlihat lukisan itu adalah lukisan Aileen ketika masih muda.


Aileen berdiri di dekat jendela di ruang keluarga, matanya menatap langit mendung dengan gemuruh kilat dan petir yang saling bersahutan. Wajahnya terlihat cemas dan hatinya tidak tenang saat melihat langit seakan-akan marah. Michael menghampiri Aileen masih menatap langit hari itu,


“my... ada apa?” Tanya Michael heran melihat istrinya yang tampak gelisah. Michael memegang pundak istrinya mengusap-usap menenangkannya.


“entah kenapa langit hari ini sepertinya aneh, seakan memberi tahu jika akan terjadi sesuatu yang membuat mommy sekarang tidak tenang” Aileen memegang tangan suaminya.


“tenanglah my, tidak akan terjadi apa-apa. Semuanya akan baik-baik saja, karena tidak akan lama lagi keluarga kita kedatangan anggota keluarga baru” Michael memeluk Aileen dari belakang menenangkannya.


***

__ADS_1


Penthouse....


Arinda menyandarkan punggungnya di kepala ranjang sambil membrowsing sesuatu, tubuh indahnya di lapisi dengan lingerie seksi. Malam itu, dia sangat ingin memakai lingerie seksi berwarna merah dengan renda hitam menghiasinya. Menambah kesan seksi dirinya dan menantang di kulit putihnya.


Daniel masuk ke dalam kamar membawakan segelas susu hangat untuk Arinda. Dia tertegun saat melihat penampilan istrinya yang tidak biasa,


Astagfirullah, aku berusaha untuk tidak menyentuhnya. Tapi sekarang ujian apa ini? kenapa Arin memakai pakaian membuat ku terpancing? Daniel temenung saat melihat Arinda fokus dengan ponsel miliknya. Sebelah kakinya terangkat sedikit memperlihatkan paha putih mulus seperti kain sutra.


Daniel meneguk kasar air liurnya, berkali-kali membuang nafas,


Jangan Daniel, ingat apa yang Sean katakan. Kamu tidak boleh menyentuhnya di saat sekarang ini Daniel berusaha mengontrol dirinya untuk tidak jatuh dalam godaan istrinya.


Daniel memberikan susu hangat itu pada Arinda dan duduk di samping istrinya.


“sayang, ayo minum” Daniel memberikan susu itu pada Arinda yang semula di tolaknya. Dengan sedikit memaksa Daniel meminta Arinda menghabiskan susu itu,


“aku udah nggak kuat sayang” Arinda menolak meminum susu.


“sayang, ayolah... tinggal sedikit lagi. Ini buat baby sayang” bujuk Daniel, terpaksa Arina melanjutkan minum susu dengan menahan rasa mualnya.


Dia lalu menghembuskan nafas secara kasar memberikan gelas yang sudah kosong pada Daniel. Gelas kosong di letakkan Daniel di nakas samping tempat tidur Arinda, dia menatap Arinda dengan wajah serius


“sayang, sebentar lagi kamu akan menjadi seorang ibu. Apa tidak sebaiknya kamu berhenti bekerja saja? Aku tidak ingin kamu kelelahan”


“sayaang... kamu kan tahu aku sangat menyukai pekerjaan ku. Kalau aku berhenti apa yang akan aku kerjakan, kamu pasti akan sibuk dengan pekerjaanmu dan aku akan mati kebosanan di pent house. Apalagi kalau aku berhenti begitu saja semuanya akan jadi kacau, banyak klien yang memberi kepercayaan padaku. Aku mohon....jangan ambil pekerjaanku” Arinda memeluk lengan Daniel dan bermanja padanya.


“sayang, aku tidak ingin terjadi apa pun denganmu dan baby kita”


“aku janji tidak akan kelelahan, kali ini kamu boleh menyuruh body guard untuk ku suruh suruh. Aku mohon sayang” Arinda mengeluarkan senjata pamungkasnya dengan memasang wajah menggemaskan membuat Daniel tidak dapat menolak keinginannya.


Daniel menghela nafas panjang menatap istrinya, perbukitan hak paten miliknya begitu menggoda imannya menempel dengan baik di lengan kekarnya.


“ba baiklah, kamu boleh bekerja. Tapi semua pekerjaanmu akan di kerjakan oleh para body guard” Daniel menyerah dengan serangan yang di lakukan oleh istrinya .


Arinda sangat senang segera menciumi seluruh wajah suaminya, dari pipi kanan, pipi kiri, kening, hidung dan terakhir bibir milik Daniel.


Entah jin apa yang merasuki Arinda hingga dia berani mencium, memagut dan mengabsen setiap detail bibir suaminya. Membuat Daniel kelimpungan menghadapi sikap agresif istrinya, dengan kedua tangannya Daniel memegang pundak istrinya.

__ADS_1


Perlahan dia melepaskan bibir mereka, menyisakan nafas yang tersengal-sengal di antara mereka. Arinda kembali bertindak agresif dengan duduk di pangkuan Daniel dengan mengalungkan kedua tangannya di leher, membuat Daniel semakin serba salah.


“sa sa sa sayang apa terjadi dengan mu? Kamu tidak lupakan apa yang di katakan Sean?” Daniel ingin menurunkan Arinda dari pangkuannya. Namun, Arinda menahan Daniel yang membuatnya semakin gelisah.


“sayang, tadi... aku sudah berkonsultasi dengan dokter Lira dan bertanya”


“tanya apa?” Daniel menatap istrinya yang sangat seksi.


“aku bertanya apa benar kita tidak boleh melakukan itu” wajah Arinda merona merah terlihat menahan hasrat.


“la lalu apa kata dokter Lira”


“sebenarnya tidak masalah jika kita melakukan itu, tapi harus di lakukan dengan lembut dan dengan posisi yang benar” jari jemari Arinda menari-nari di dada bidang Daniel membuatnya semakin sulit mengendalikan diri.


“ ka kamu yakin sayang?” Daniel masih berusaha untuk menahan dirinya. Arinda tersenyum manis pada Daniel, dia lalu mendekatkan wajahnya mulai menciumi suaminya.


Pertahanan diri Daniel pun hancur, dengan perlahan dia membaringkan istrinya di ranjang yang menjadi arena pertempuran mereka.


“kamu benar-benar membuatku tidak bisa menahan diri lagi” Daniel langsung memagut lembut istrinya. Pertahanannya luntur dan memulai aksi dengan king kobra manemani permainan mereka. Dengan melafaskan doa di telinga Arinda dia memulai aksinya dengan manis dan lembut.


Pertempuran mereka berlangsung dengan sengit, untuk pertama kalinya Arinda bertindak agresif. Perlahan dan pasti king kobra bersemayam di gua sempit, liscin dan hangat.


Nyanyian merdu dari suara mereka bersatu dalam kamar luas itu, berirama di iringi dengan king kobra yang bolak balik memasuki gua sempit dan lembab. King kobra mencapai puncaknya dengan memuntahkan bisanya. Tapi king kobra kali ini sangat sopan dia dan menurut memuntahkan bisa di tempat lain.


Dada arinda naik turun saat dia menghirup udara dan membuangnya dengan cepat. Mereka menyelesaikan oleh raga dengan senyuman manis terukir di wajal Daniel, dia menatap istrinya yang terbaring di sampingnya. Tangannya meraih tubuh mungil istrinya, membawa Arinda tidur dalam pelukan hangatnya.


*************


secepatnya author akan up lagi tiap hari, mohon bersabar menunggu kelanjutannya...🤗🤗🤗🤗


tetap terus dukung Author😊😊😊


dengan cara like, vote dan tipnya.....ya.... plisss🙏🏻🙏🏻🙏🏻


jangan lupa juga kasih rate dan commetnya yang positif agar Author semakin semangat💪🏻💪🏻💪🏻 buat nulisnya...✍️✍️✍️


( Π_Π )

__ADS_1


makasih..... tetap semangat 🤗🤗🤗🤗


❤️❤️❤️❤️❤️ all...


__ADS_2