
Daniel melangkah masuk ke dalam lift yang baru saja pintunya terbuka di ikuti Ansel.
“tuan muda, sebentar lagi kita akan ada rapat dengan klien baru” ujar Ansel mengingatkan Daniel yang hanya menganggukkan kepalanya.
Daniel melangkahkan kakinya menuju keluar kantor, memperhatikan ke arah jalan besar depan perusahaan Arebeon. Seketika itu juga Daniel merasa sangat beruntung dengan lewatnya gerobak bakso. Dia bergegas menghampiri tukang bakso, dengan setia Ansel mengikuti Daniel yang menghentikan tukang bakso itu.
Tuan muda makan bakso? Tidak pernah aku melihat tuan muda makan ini seumur hidupnya guman Ansel menatap heran pada Daniel.
“ satu mangkuk dengan bakso yang banyak” ujar Daniel yang duduk di tepi trotoar. Membuat Ansel semakin takjub, matanya membulat sempurna di mana Daniel tidak malu duduk di trotoar demi bisa makan bakso yang tidak pernah di makannya.
“tuan muda... anda yakin akan makan ini?” tanya Ansel. Para body guard yang mengikuti mereka juga terkejut dan tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.
“ kalian juga mau, pesan sana. Kita makan di sini bersama-sama” perintah Daniel pada Ansel dan body guardnya.
Mereka melihat Daniel yang makan dengan lahap menegak kasar air liur, mereka pun memesan apa yang di pesan Daniel. Jadilah mereka pesta makan bakso di pinggir jalan.
Ini sangat aneh, kenapa aku sangat ingin makan makanan ini? Padahal dari dulu aku sangat tidak menyukai makanan ini guman Daniel dalam hati.
Tukang bakso yang melayani mereka juga merasa sangat heran, setelah membuat pesanan mereka. Tukang bakso itu duduk di bangku miliknya, menatap heran pada pembelinya memakai pakaian jas dan berdasi tentunya berharga jutaan malah makan di pinggir jalan dengan lahapnya.
“kenapa pak?” tanya Ansel yang menyerahkan mangkuk kosong miliknya pada tukang bakso.
"saya hanya heran tuan, jarang-jarang tuan besar seperti anda-anda makan bakso di tepi jalan. Seperti orang mengidam saja” ujar spontan tukang bakso membuat Daniel termenung.
“ maksudnya pak?” tanya Ansel bingung.
“biasanya kalo orang bertingkah aneh, memakan sesuatu yang tidak pernah di sukainya, mungkin saja istri tuan-tuan sedang hamil” ujar tukang bakso itu lagi.
“ ah... itu kan hanya mitos pak” sanggah salah seorang body guard Daniel, namun tidak bagi tuan muda mereka. Perkataan dari tukang bakso itu membekas dalam benak dan hatinya.
Aisyah baru pulang bekerja membawakan sebungkus bakso untuk Arinda. Saat pulang bekerja Aisyah menerima pesan dari Arinda yang mengidam bakso.
“Assalamualaikum mbak” sapa Aisyah membuka pintu dan melepaskan sepatu yang di kenakannya.
“waalaikum salam syah” sapa Arinda kembali. Perutnya sudah mulai terlihat, Saat pemeriksaan Arinda mengetahui jika dia mengandung bayi kembar. Dia sangat bersyukur dengan amanah yang di titipkan Allah pada rahimnya.
“mbak ini bakso yang mbak Dira pesan” ujar Aisyah sambil menyerahkan bungkusan bakso. Arinda menatap bungkusan itu lalu menatap Aisyah.
“buat kamu saja Syah”
“loh kok buat Aisyha mbak? Tadi kan mbak yang minta di beliin bakso”
__ADS_1
“nggak tahu kenapa... mbak udah ngerasa makan bakso yang sangat banyak, dan sekarang perut mbak kenyang banget”
Aisyah termenung dengan apa yang di utarakan oleh Arinda. Dia sama sekali tidak marah ataupun kesal degan sikap Arinda. Namun, sebaliknya dia merasa heran jika Arinda merasa sudah memakan bakso.
“apa mbak udah beli bakso sebelum, Aisyah pulang?” tanyanya lagi.
“nggaklah Syah, mbak tahu kamu pulang membawa bakso. Cuma nggak tahu kenapa mbak rasanya udah kenyang dan puas makan bakso. Dari pada mubazir lebih baik kamu yang makan” ujar Arinda membantu Aisyah mengambil mangkuk untuknya.
Hal-hal aneh terus berlanjut pada Arinda dan Daniel, setiap apa pun yang di ingin kan Arinda pastinya Daniel juga menginginkan. Daniel yang terkenal dingin, kejam dan datar bisa menangis saat menonton drama korea yang sedih.
Moodnya yang sering berubah-ubah membuat para body guard terlebih Ansel kewalahan menghadapi kelakuan aneh Daniel. Pernah saat Daniel menginginkan buah kecapi yang sangat jarang di jual, dia merajuk dan uring-uringan saat keinginannya tidak terwujud. Ansel yang terkena imbasnya hanya mengurut dada,
Apa mungkin nona Arinda sedang hamil seperti kata orang-orang dahulu. Jika suami bisa mengidam juga? Guman Ansel yang hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat kelakuan ajaib tuan mudanya.
Ansel lalu memerintahkan para body guard untuk mencari buah yang sangat di inginkan Daniel, hampir menjelang sore hari para body guard tidak menemukan buah yang mereka cari. Hingga salah satu body guard melihat sebuah pohon kecapi di halaman sebuah rumah yang terlihat sangat sederhana, mereka memberanikan diri meminta buah kecapi pada si pemilik rumah.
Dengan mengutarakan jika bos mereka mengidam, akhirnya si pemilik rumah mengizinkan body guard itu mengambil beberapa buah. Salah satu dari mereka memanjat pohon itu di cuaca panas dan membuat mereka berendam dalam banjir keringat. Setelah mendapat apa yang di inginkan Daniel, para body guard itu kembali ke Arebeon untuk menyerahkan buah yang di ambil mereka.
Pintu lift terbuka, salah satu dari body guard keluar dari lift menenteng buah kecapi.
“tuan Ansel, ini buah yang anda cari” ujar body guard itu.
“Tuan muda, ini buah yang anda inginkan” ujar Ansel begitu pintu ruang terbuka. Daniel melihat ke arah Ansel dan body guard dengan wajah tanpa berdosa.
“untuk kalian saja. Aku sudah tidak menginginkannya” ujar Daniel sukses membuat buah dalam kantong kresek dan map file yang di pegang Ansel juga body guard itu jatuh ke lantai.
Mereka berdua hanya melongo menatap Daniel yang melanjutkan pekerjaan di laptop. Marah, kesal dan emosi sudah berkumpul jadi satu di benak mereka berdua, namun mereka hanya bisa menghela nafas dan menahannya.
***
Arvin di temani Ziko dan Riko kini berada di depan pondok pesantren milik Abinya Aisyah. Dengan langkah percaya diri, Arvin masuk ke dalam pesantren itu bertanya pada salah satu santriwati di sana.
“ assalamualaikum ukhti...” sapa Arvin dengan sopan.
“waalaikum salam” santriwati itu terpesona menatap Arvin, Ziko dan Riko yang menyapanya. Arvin cs saling bertatapan bingung dan heran, Riko melambaikan tangannya di hadapan wajah santriwati itu hingga dia tersadar segera menundukkan pandangannya.
“astagfirullah...” santri wati itu segera menundukkan pandangannya. Riko dan Ziko menahan tawanya saat mendengar santri wati itu mengucapkan istigfar.
“Ya elah neng, emang abang setan di istigfar begitu” canda Arvin membuat santri wati itu salah tingkah. Salah seorang guru perempuan melihat kedatangan Arvin, Riko dan Ziko.
“Assalamualaikum” sapa guru perempuan itu menghampiri mereka.
__ADS_1
“Waalaikum salam” Sapa Ansel cs.
“Maaf, tuan-tuan ini siapa? Dan ada kepentingan apa?” tanya Guru perempuan itu.
“Maaf, perkenalkan nama saya Arvin, ini Riko dan Ziko. Bisa kah saya bertemu dengan Aisyah Hanifah?” tanya Arvin membuat santri wati dan guru perempuan itu terkejut.
“kalian sebenarnya siapa?” bentak guru itu kesan ramah sudah tidak di rasakan Arvin cs. Kening mereka berkerut saat guru perempuan itu menunjukkan sikap waspada.
“Maaf, saya ada kepentingan dengan nona Aisyah” ujar Arvin berusaha tenang.
Kedatangan Arvin ternyata sudah di ketahui Abinya Aisyah, dengan memakai Galabiyya berwarna putih dan selendang sorban diselempangkan di bahunya. Dia segera menghampiri Arvin cs dengan beberapa santri pria yang hebat dalam ilmu bela diri.
Abinya Aisyah sudah mengetahui jika Arvin pria yang bermalam bersama putrinya. Mata-mata yang di kirimnya secara diam-diam sempat mengambil foto Arvin.
“Bos... Sepertinya mereka tidak senang kita ada di sini” bisik Ziko santai.
“Apa perlu kami mengambil tindakan bos?” tanya Riko tampak melakukan sedikit pemanasan.
“Jangan gegabah, kita liat situasinya dulu” ujar Arvin tenang.
“assalamualaikum” sapa Arvin tenang dengan sorot mata mengawasi.
“Waalaikum salam, untuk apa lelaki laknat dan baji***n seperti mu datang kemari” bentak keras Abinya Aisyah.
*************
dear para Reader yang paling baik hati dan rajin menabung...
secepatnya author akan up lagi dan akan di usahakan up tiap hari, mohon bersabar menunggu kelanjutannya... 🤗🤗🤗🤗
tetap terus dukung Author 😊😊😊
dengan cara like, vote dan tipnya.....ya.... plisss🙏🏻🙏🏻🙏🏻
jangan lupa juga kasih rate dan comment nya yang positif agar Author semakin semangat💪🏻💪🏻💪🏻 buat nulisnya...✍️✍️✍️
( Π_Π )
makasih..... tetap semangat 🤗🤗🤗🤗
❤️❤️❤️❤️❤️ all...
__ADS_1