
“maaf mom, tapi ada rapat yang harus Daniel hadiri sekarang” kata Daniel dingin. Dia berjalan mendahului Ansel yang menatap iba Aileen.
“ tenang saja nyonya, Ansel akan memastikan tuan muda untuk makan siang” kata Ansel.
“terima kasih Ansel” kata Aileen masih menatap Daniel yang terlihat fokus dengan ponsel miliknya.
Arinda menatap jas yang ada di atas tempat tidurnya, dia sudah kembali bekerja setelah cukup lama mendapat libur dari Cantika. Hari ini jadwal Arinda libur jadi dia membersihkan kamarnya, saat bersih-bersih dia menemukan Jas milik Daniel dalam lemari miliknya. Tampak ada keraguan di wajah cantiknya,
“Riiin... mbak” ucapan Cantika terhenti saat melihat Arinda duduk dirajang melipat dua kakinya, dagunya yang runcing menopang di lututnya. Matanya menatap pada Jas Daniel yang sudah di laundrynya.
“hei... malah bengong” Cantika mengagetkan Arinda.
“eh mbak.... bikin kaget aja” kata Arinda duduk bersila di ranjang miliknya.
“kamu ngapain sih bengang bengong kayak gitu, ntar di godain ma jin tomang tau rasa kamu”
“arin nggak bengong mbak, Cuma bingung aja”
“bingung napa?” Canntika menatap ke araha jas yang di tatap Arinda.
“ Arin, bingung mo di apain js ni”
“emang ini punya siapa Rin? Punya Aldo” tanya Cantika berpura-pura tidak tahu. Dia tahu jika jas yang ada di atas ranjang Arinda adalah milik Daniel.
“ bukan mbak, ini punya...” Arinda tidak mampu melanjutkan ucapannya.
“ punya siapa Rin?”
“ punya tuan muda Daniel mbak,”
“ terus kamu bingung kenapa?”
“ Arin... bingung apa harus mengembalikan jas ini apa tidak”
“loh... kenapa kamu bingung? Jas ini kan punya tuan Daniel, jadi mestinya kamu kembaliin lagi dong pada pemiliknya”
“itu yang bikin Arin bingung mbak, apa Arin kirim aja lewat kurir ya”
“is kamu ini Rin, nggak sopan tau jika kamu mengembalikan suatu barang bukan pada pemiliknya langsung. Harusnya kamu sendiri yang antar langsung jas ini” kata Cantika yang akan berlalu pergi.
“aduuh hampir aja lupa, mbak mo keluar hari ini. Ada janji sama orang sekalian makan siang, jadi kamu nggak usah buat makan siang buat mbak”
“mbak sendirian aja? Perlu Arin temenin nggak mbak?”
“nggak usah Rin, tadi mbak udah janjian juga kok sama Maya, bentar lagi juga datang”
__ADS_1
“mbak Mau ketemu klien?”
“ya bisa di bilang gitu sih Rin, ya udah mbak berangkat dulu takut telat. Kamu jangan lupa balikin jas tuan Daniel” kata Cantika.
Arinda hanya menganggukkan kepalanya menatap Cantika yang telah menghilang di balik pintu kamarnya.
Apa Aku titip aja sama tuan Ansel? Hmm... aku ke Arebeon Corp. Aja ntar kalo ketemu ama tuan Ansel aku kasih saja sama dia Arinda melipat jas milik Daniel lalu memasukkan ke dalam paper bag.
Arinda bersiap-siap pergi ke Arebeon corp. memakai celana jeans, sepatu high hells dan baju sweater kerah bulat berwarna coklat susu. Rambut panjang bergelombang di biarkannya terurai dengan tas ransel kesayangannya.
Arinda turun ke lobi apartement menunggu taksi online yang di pesannya.
Cantika dan Maya telah sampai di kediaman Arsenio, mereka langsung di sambut oleh Ailee yang saat itu sedang duduk di ruang tamu.
“assalamualaikum tante” sapa Cantika,
“Waalaikum salam Tika, apa kabar “ Aileen berdiri dari duduknya lalu menghampiri Cantika sambil cipika cipiki dengannya.
“iiih si tante, ada akika juga disini” protes Maya yang di lupakan,
“masa Tante lupa sama kamu May, gi mana kabar kamu?” sapa Aileen
“kabar akika mah, selalu happy bersinar seperti mentari yang selalu menyinari bumi ini” kata Maya,
Oma Ayu mendengar suara Cantika dan Maya datang langsung menghampiri mereka.
“asslamualaikum oma,”sapa Cantika ramah pada oma Ayu.
“oma baik saja. Ayo kita ke taman belakang” kata Oma Ayu pada Aileen, Maya dan Catika.
Sebelum Cantika dan Maya datang ke rumah, oma Ayu sudah berbicara pada Aileen dan Amanda jika dia mengundang Maya dan Cantika untuk datang.
Salah seorang maid datang ke taman belakang dengan membawa minuman dan beberapa cemilan untuk menemani mereka berbincang-bincang.
“maaf sebelumnya oma. Aku benar penasaran dengan oma meminta Cantika dan Maya untuk datang ke Mansin, ada apa ya oma dan keluarga memanggil kami kemari?” tanya Cantika yang penasaran.
“iya oma...capcus deh cerita biar akika dan tika nggak penasaran lagi” kata Maya penasaran tingkat dewa.
“sebenarnya oma mau meminta bantuan kalian, tapi sebelumnya oma Harap kalian tidak menolak hal ini” kata oma Ayu.
“batuan apa oma, akika bakalan siap deh buat bantuin oma” kata Maya
“oma ingin menyatukan Arinda dengan Daniel, tapi cara ini sedikit ekstrim. Kalian tetap mau kan bantuin oma” kata Oma Ayu
Maya dan Cantika saling berpandangan dan menganggukkan kepala mereka menyetujui permintaan oma. Aileen dan Amanda juga penasaran dengan ide dari oma ayu.
__ADS_1
Mobil taksi yang di tumpangi Arinda berhenti di pelataran lobi perusahaan Arebeon, jantung Arinda berdegup kencang berharap jika dia tidak akan bertemu dengan Daniel. Setelah membayar uang ongkos taksi Arinda membuka pintu mobil lalu berjalan menghampiri lobi perusahaan Arebeon.
Oma Ayu menatap Cantika dan Maya,
“sebenarnya oma akan menjodohkan Daniel dengan sahabat daniel yang akan datang hari ini dari JP” kata Oma ayu membuat Cantika Dan Maya terkejut.
“loh, tapi kata oma mau menyatukan Arinda dengan Tuan Daniel, kok sekarang oma malah menjodohkan tuan Daniel dengan cewek lain’ protes Maya.
“may tenang dulu, aku yakin oma ada penjelasan dari ini semua” kata Cantika menenangkan Maya.
Oma Ayu tersenyum lalu mulai menjelaskan maksudnya,
“maksud oma ingin membuat Arinda mau kembali ke Daniel. Dengan membuat Daniel menikah dengan perempuan lain, tentunya akan membuat Arinda yang keras kepala akan...” kata omma langsung di mengerti Cantika dan maya.
“oooo jadi oma mau membuat Arinda cemburu dan memperjuangkan cintanya pada tuan Daniel. Begitu?” tanya Cantika.
“benar, itulah rencana oma. Dengan menyuruh sahabat Daniel dari JP berpura-pura menjadi tunangan Daniel tentunya akan membuat Arinda tidak nyaman bukan. Apa lagi jika kita memintanya untuk menjadi Wo untuk pernikahan pura-pura ini” jelas oma ayu.
“tapi, apa ini akan berhasil oma? Aku takutnya Arin akan semakin jauh dari tuan Daniel” kata Maya ragu.
“jika Arinda memang mencintai Daniel tulus, oma yakin dia akan menunjukkan dengan tingkah lakunya nanti” kata Oma Ayu.
“akika akan dukung rencana oma, trus siapa nama pere yang akan jadi tunangan pura-pura tuan Daniel” tanya Maya.
“namanya Tasya dan mungkin sekarang ini sedang menuju ke perusahaan Arebeon untuk menceritakan rencana oma ini pada Daniel.” Kata oma Ayu,
Pada saat bersamaan sebuah mobil mewah terparkir di pelataran Perusahaan Arebeon corp, seorang Gadis cantik turun dari mobil lalu masuk ke lobi perusahaan Arebeon corp.
Gadis itu menghampiri meja resepsionis di mana Arinda sedang berdiri di sana dengan meneteng paper bag. Gadis itu membuka kaca matanya dan melihat ke arah Arinda,
Jadi dia Arinda, calon menantu yang di sayangi oma Ayu. Ternyata di sangat cantik, kata gadis itu dalam hati. Gadis itu adalah Tasya sahabat Daniel saat kuliah, oma Ayu sengaja mengontak dia untuk meminta bantuan Tasya.
Oma Ayu juga mengirim foto Arinda pada Tasya agar dia bisa menjalankan misinya dengan baik lancar.
************
tetap terus dukung Author
dengan cara like, vote dan tipnya.....😊😊😊
jangan lupa juga kasih rate nya ya.... plisss
🙏🏻🙏🏻🙏🏻
( Π_Π )
__ADS_1
makasih..... tetap semangat 🤗🤗🤗🤗