Terjebak Cinta CEO Dingin

Terjebak Cinta CEO Dingin
Ep. 132


__ADS_3

“mau sih akika ikat, tapi lu tahu kan kalo my lovely itu kerjaannya model papan atas. jadilah kita berjauhan sekarang, o ya my bunny, gi mana lu kemaren. Akika khawatir lu balik kemaren bikin ulah lagi, lain kali jangan asal embat minum orang” Maya mengingatkan Arinda pada kejadian di M J Restoran.


“emang kemaren gue ngapain? Gue bikin malu ya?” Arinda berubah panik dan khawatir menatap Maya di sampingnya.


“lu nggak ingat apa-apa tentang kejadian kemarin?” Maya menatap Arinda menggelengkan kepalanya tidak mengingat kejadian di M J Restoran. Dia ingin menunjukkan Arinda yang sudah viral di medsos, tapi tidak jadi di lakukannya karena mereka akan segera meeting.


“ntar aja deh akika liatin ama lu, sekarang lebih baik kita kerja aja dulu” Maya mengurungkan niatnya membuat Arinda jadi sangat penasaran. Tapi dia harus menahan rasa penasarannya karena dia harus mendahulukan pekerjaannya dari pada kepentingan pribadinya.


Jadi penasaran gue dengan kejadian kemaren apa lagi pas ngambil laptop di ruangan, anak-anak pada ngeliatin sambil senyum-senyum ke gue. Selesai meeting gue bakalan tanya ama Maya apa yang sebenarnya terjadi kemaren


Arinda kembali memfokuskan pikirannya pada pekerjaannya. Maya menyandarkan kepalanya ke pundak Arinda sambil melihat-lihat desain yang akan di perlihatkannya pada Tasya.


Tidak berapa lama mobil Daniel memasuki pelataran kantor Pearl Stars, Ansel dan Danil turun dari mobil lalu melangkahkan kakinya memasuki kantor. Perhatian para kaum hawa teralihkan saat melihat kedatangan Daniel dan Ansel, seperti oase di gurun pasir kedatangan Daniel memberi ke segaran.


Tina menyambut kedatangan Daniel, lalu mengantarkan Daniel menuju ruang meeting di lantai dua. Mata Daniel menatap tajam dengan hawa mencekam saat melihat Maya yang duduk membelakangi dengan santai menyandarkan kepalanya di pundak Arinda. Aileen, Tasya, Amanda dan Cantika dapat melihat dengan jelas jika saat ini Daniel sangat cemburu dan kesal pada Maya.


“tika, kayaknya AC di sini rusak deh. Temperaturnya dingin banget kayak di kutub” Maya masih santai dan cuek bebek. Cantika memberi kode pada Maya yang sama sekali tidak di mengerti Maya,


“Apaan si Tika, kalo ngomong itu yang jelas dong” kata Maya menegakkan kepalanya. Ansel segera mengendalikan situasi agar rencana tidak berantakkan karena Daniel yang cemburu.


“maaf kami terlambat” Ansel bersuara membuat Arinda dan Maya menoleh ke belakang, Tasya segera menghampiri Daniel yang masih terlihat cemburu.


“Sayang, kok kamu terlambat si datangnya?” Tasya kembali berlaku manja pada Daniel yang jelas-jelas bukan sikapnya.


“maaf sayang, tadi jalanan sedikit macet” Daniel memulai aktingnya membuat semua di ruangan itu terkejut, termasuk Tasya. Jantung Arinda seperti di tusuk- tusuk belati saat melihat kedekatan Daniel dan Tasya, dia menarik nafas dan membuangnya untuk menenangkan hati yang pedih dan hancur.


Tenang arinda, lu kuat, lu harus profesional. Mereka klien lu, jadi lu harus memberikan yang terbaik untuk mereka


Arinda menampilkan senyum manis dan mengucapkan selamat datang pada Ansel dan Daniel yang baru datang.


Daniel segera mengambil duduk di samping Tasya yang berdampingan dengan tempat duduk Maya, sedangkan Ansel lebih memilih duduk di samping Cantika.


Arinda lalu memulai menjelaskan setiap acara wedding yang sudah di susunnya, dia juga memperlihatkan contoh-contoh acara wedding baik international maupun secara adat. Dalam sudut hatinya terasa sangat sakit saat menjelaskan konsep acara wedding, Daniel tahu jika saat ini Arinda sedih dan menutupinya dengan bersikap profesional di depan semua orang.

__ADS_1


“bagaimana sayang? Mana yang menurutmu paling bagus?” tanya Daniel pada Tasya yang masih melihat-lihat acara Wedding yang di jelaskan Arinda.


Pantas aja keluarga Arsenio menyukai cewek ini. Selain smart, ni cewek juga profesional ama pekerjaannya padahal cowok yang di cintainya menikah dengan cewek lain


Tasya kagum dengan sosok Arinda.


“semua acaranya bagus, kalo menurut kamu mana yang bagus sayang?” tanya Tasya kembali pada Daniel.


Daniel menatap ke arah Arinda yang menunggu jawaban darinya dan tasya.


“gi mana kalo acara pernikahan kita, pilihan event manager saja” Tasya memberi ide yang langsung di sambut baik oleh Aileen.


“benar kata Tasya, Arin pasti bisa memilih acara wedding yang terbaik untuk kalian” Aileen ikut setuju dengan ide Tasya.


“kenapa harus pilihan saya nyonya? Yang menikah tentunya memiliki pernikahan impiannya masing-masing. Lebih baik jika upacara dan pesta pernikahan semuanya pilihan anda sendiri” Arinda menolak secara halus permintaan Tasya.


“Dan kurang setuju mom, pilihan pernikahan dari dia belum tentu bagus. Siapa tahu acara pernikahan yang di tunjukkan, malah hasilnya di luar ekspetasi kita. Sejauh ini saja acara wedding yang di tunjukkannya tidak ada yang menarik buat Daniel dan Tasya ” Daniel sengaja meremehkan kemampuan Arinda dan meragukan kemampuannya, dia tahu jika Arinda akan terpancing dan akan menunjukkan kemampuan sebenarnya.


Ucapan Daniel yang meragukan kemampuannya membuat Arinda kesal dan terpancing untuk memperlihatkan acara Wedding impian yang di simpannya.


Arinda lalu memperlihatkan rancangan wedding itu pada semua yang hadir.


“jika anda setuju, anda bisa menggunakan acara Weddings ini, atau anda tambahan yang lainnya. kami akan berupaya untuk mewujudkannya” Arinda memperlihatkan acara yang sudah di susunnya. Daniel termangu melihat Acara yang di perlihatkan Arinda, konsep sederhana, elegant dan begitu berkelas.


Dia langsung mengalihkan pandangannya pada ponselnya yang berbunyi dan fokus menatap pada layar ponselnya.


Aileen sangat menyukai konsep acara wedding yang di perlihatkan Arinda, begitu juga Tasya dan Amanda.


“bagaimana menurut anda nona Tasya?” Tanya Arinda.


“aku sangat menyukai ini, bagaimana menurutmu sayang?” tanya Tasya pada Daniel.


“lumayan” Daniel masih menatap layar ponselnya.

__ADS_1


Uugggh ni tuan muda maunya apa sih. Giliran udah di buat konsep acara malah cuek bebek kayak gitu padahal konsep ini adalah konsep wedding impian gue


Arinda kesal dengan sikap Daniel.


Cantika dan Maya tersenyum senang saat Arinda terpancing dengan perkataan Daniel, mereka tahu jika Daniel sengaja agar Arinda menunjukkan konsep wedding impiannya.


“sayang kamu setujukan dengan konsep yang ini?” tanya Tasya yang bergelayut manja di lengan Daniel.


“ jika kamu suka, aku ikut kemauan kamu sayang” Daniel menatap Tasya.


Diam-diam dia menatap ke arah Arinda melihat ekspresi Arinda saat dia memanggil sayang pada perempuan lain. Namun, Arinda tidak memperlihatkan ekspresi apa pun membuat dia sedikit kesal.


Maya membuka file-file desain untuk di perlihatkannya pada Daniel dan Tasya,


“sekarang akika akan tunjukkan baju akad nikah dan pestanya, pertama untuk pere nya yang ini” Maya menunjukkan desain baju akad nikah dan pesta yang dia buat untuk Arinda tentunya tanpa sepengetahuannya.


“aku sangat suka dengan desain ini” Tasya menatap desain baju yang di perlihatkan Maya.


Daniel menatap desain baju yang di perlihatkan Maya, terbayang olehnya betapa cantik dan anggunnya jika Arinda mengenakannya.


“dan yang ini desain baju pengantin untuk tuan Daniel” Maya memperlihatkan desainnya pada Daniel.


“untuk seragamannya, akika udah nyiapin untuk keluarga Arsenio. Yang ini untuk seragamannya akika harap tante suka” Maya memperlihatkan pakaian seragam untuk pernikahan Daniel dengan Tasya. Aileen sangat menyukai desain baju seragam yang di perlihatkan Maya.


************


tetap terus dukung Author


dengan cara like, vote dan tipnya.....😊😊😊


jangan lupa juga kasih rate nya ya.... plisss


🙏🏻🙏🏻🙏🏻

__ADS_1


( Π_Π )


makasih..... tetap semangat 🤗🤗🤗🤗


__ADS_2