
“kamu yakin akan menjalankan rencana ini?” tanya Michael.
“Dan yakin”
“apa kamu yakin rencana ini akan berhasil?” oma Ayu sedikit khawatir jika rencana yang di bicarakan Daniel akan mengalami ke gagalan.
“oma tenang saja, Dan mempunyai kartu truf yang membuatnya tidak akan berkutik. Tasya gue butuh bantuan lu sekali lagi” Daniel menatap Tasya yang terlihat sudah yakin dan mantap untuk menjalankan rencanannya.
“oke gue bantu lo, tapi gue mau dengar alasan lu kenapa merencanakan hal ini?” Tasya penasaran dengan alasan Daniel.
“Aku ingin memberi hukuman manis buat dia, karena sudah berani bohong pada kita semua” Daniel tersenyum nakal membayangkan hal yang baru saja terjadi saat dia mengantar Arinda kembali ke Apartemen. Dia lalu menatap Ansel yang duduk di samping Arvin,
“Sel, kamu siapkan semuanya yang di perlukan kita akan menjalankan rencana ini dalam waktu dua minggu. Sesuai dengan tanggal pernikahan yang oma ingin kan” jelas Daniel.
“Daniel, Oma, Daddy dan mommy mendoakan dan memberikan restu semoga rencana kamu berhasil. Kejarlah cinta dan masa depanmu” Michael memberi dukungan penuh pada Daniel begitu juga oma Ayu, Aileen, Darren dan Amanda.
Daniel menganggukkan kepalanya, Arvin lalu mengode pada Daniel untuk berbicara empat mata dengannya.
“Dan ke ruang kerja dulu” Daniel melangkahkan kakinya menuju ruang kerja di ikuti Arvin dan Ansel.
Ishel kepala maid datang menghampiri Aileen di reuang keluarga, Daniel menghentikan langkahnya saat melihat Ishel yang terlihat panik.
“ada apa ishel?” Aileen melihat kepanikkan di wajah Ishel.
“begini nyonya, seharian ini saya tidak menemukan Nadira. Saya sudah mengecek kamarnya dan semua barang-barang miliknya sudah tidak ada” jelas Ishel.
“sudah tidak usah mencari dia lagi. Daniel sudah memecat dan mengusir dia” Daniel memberi penjelasan pada keluarganya tentang Nadira yang menghilang.
“kenapa kamu memecatnya Daniel?” Aileen bertanya karena heran tidakk biasanya Daniel mengurus masalah maid di mansion Arsenio.
“dia sudah sangat lancang nyonya, tanpa sepengetahuan nyonya dan keluarga dia memasuki kamar tuan Daniel dan mengambil beberapa barang berharga di sana. Hal itulah membuat tuan Daniel langsung memecatnya” Ansel ikut memberi penjelasan pada keluarga Arsenio.
“benarkah? Syukurlah kamu sudah mengambil tindakan Dan (Aileen tampak terkejut sekaligus lega) Ishel kamu harus berhati-hati menerima maid baru mulai sekarang, selidiki latar belakang mereka mengerti” perintah Aileen,
“baik nyonya,”. Ishel mohon diri untuk kembali ke dapur
Dalam ruang kerja Daniel, Arvin dan Ansel duduk di kursi berhadapan dengan Daniel.
“ada apa?” Daniel menatap Arvin dingin.
“nyantai dikit lah bos, tegang banget. Gue Cuma mau bilang, kalo yuda berhasil membobol ni ponsel cewek laknut itu” Arvin meletakkan ponsel itu di atas meja kerja Daniel.
“info apa yang kamu dapat dari cewek itu?” Daniel menatap ke arah Arvin.
“dia cewek bayaran yang bertugas buat menyelidiki mansion ini. Dari ponsel yang gue terima, dia secara berkala memberikan info tentang keadaan mansion ke satu nomor dan itu sudah di cek oleh yuda.” Jelas Arvin.
__ADS_1
“trus?” Daniel semakin tidak sabaran.
“lu liat aja ni” Arvin menyerahkan sebuah file di dalamnya berisi info yang membuat amarah Daniel memuncak.
“brengs*k berani-braninya mereka mengirim tikusnya kemari, bangs*t” Daniel tampak geram dan marah saat mengetahui jika perempuan masa lalu kembali mengusiknya.
“dari info yang gue dapat Yoga dan Nadira adalah orang suruhan Alexa dan Lutfi” Arvin memberikan info yang di koreknya dari Nadira.
“Anj*ng jangan sebut nama bangs*t itu” Daniel sangat geram dan marah. Arvin langsung terdiam saat melihat kemarahan sahabatnya,
****** gua, lupa kalo sekarang lagi ketemu ama raja Iblis. ni mulut kenapa keceplosan nama tu per*k, fiks bakalan kerja rodi gua
Arvin merutuki kebodohannya menyebut nama orang di masa lalu Daniel.
“Vin utus orang untuk cari cewek lakn*t itu di mana pun dia berada, awasi dia selama dua puluh empat jam dan juga cowok bajin**nnya. Jangan sampai mereka mengacaukan rencana yang udah di buat dan buat cewek murah*an itu... ”
“lu nggak usah khawatir ama cewek murah*n itu karena dia udah lari ke dunia sana” Arvin memotong perkataan Daniel lalu memberi tahu tentang kematian Nadira.
"kok bisa?" tanya Ansel,
"dia ternyata udah di kasih racun sama si yoga dan musti tiap satu kali dalam seminggu mendapat penawarnya. dan kemaren seharusnya dia dapat penawarnya, tapi karena dia di tangan kita dia sama sekali nggak dapat penawarnya dan..."Arvin menggerakan tangannya di bawah leher membentuk garis lurus.
"apa yoga udah di tangan kita?" Daniel menatap dingin Arvin yang sudah berhasil menangkap pembunuh bayaran yang beberapa bulan ini mereka cari.
Arvin tersenyum membuat Daniel mengerti jika kini dia berhasil menangkap Yoga,
“kenapa lu bilang seperti itu?”
“untuk menyewa pembunuh bayaran seperti Yoga itu nggak mudah Dan, tentunya ada orang yang lebih kuat di belakang mereka”
Daniel diam sejenak dan mengerti dengan perkataan Arvin,
“Sel, perketat penjagaan di Mansion dan perusahaan. Jangan sampai ada satu tikus pun yang berhasil masuk” perintah Daniel pada Ansel.
“Baik tuan muda”
“dan satu lagi, persiapkan semua yang di butuhkan untuk memperlancar rencana, dalam beberapa hari nanti kita ke kota CH untuk bertemu dengannya. Minta juga bantuan Maya dan Cantika untuk surat-surat yang di butuhkan” perintah Daniel langsung di sambut senyuman oleh Ansel.
“baik Tuan muda, semua perintah anda akan saya laksanakan” ansel mohon diri untuk memulai rencananya, begitu juga Arvin yang mulai bergerak untuk melaksanakan pekerjaannya. Daniel tersenyum senang saat menatap foto Arinda di ponselnya.
***
Mata Arinda membuka perlahan saat di sayup-sayup mendengar Panggilan Tuhan untuk menunaikan kewajibannya. Perlahan -lahan Arinda bangkit dari tidurnya dengan memegang kepalanya yang terasa sangat sakit,
“kamu udah bangun?” Cantika masuk ke kamarnya dan duduk di samping ranjang Arinda.
__ADS_1
“iya mbak. Aduuuuh sakit banget nih kepala, kok Arin bisa nyampe di sini mbak. Seingat Arin kemaren masih ada di restoran ama Aldo dan Maya"
“kamu nggak ingat dengan kejadian kemaren?”
Arinda menggelengkan kepalanya, menatap ke arah Cantika.
“ kamu beneran nggak ingat kalo tuan Daniel sendiri mengantar kamu pulang?”
Arinda seperti orang linglung dengan kepala yang berdenyut sakit. Dia menggelengkan kepalanya yang kosong membuatnya bingung,
“ya udah kamu minum ini biar reda sakit kepalamu. Lain kali kalo kamu kesal jangan asal main ngambil punya Maya, untung kemaren tuan Daniel langsung bawa kamu kembali kalo nggak mungkin kamu udah bikin heboh di sana” jelas Cantika yang tahu kejadian yang terjadi di M J restoran melalui Maya. sebelum tidur dia menelepon Ansel dan mendengar cerita lengkap darinya apa yang terjadi pada Arinda.
Arinda mengambil obat di tangan Cantika dan meminumnya.
“udah kamu bersih-bersih gih, sudah itu sholat. Pagi ini kita harus berangkat karena Client yang mbak ceritain bakalan datang buat melihat contoh Wedding dan Acaranya”
Cantika melangkahkan kakinya keluar dari kamar Arinda,
“iya mbak” Arinda masih merasakan sakit di kepalanya, namun dia memaksakan bangkit dari ranjangnya dan mulai bersih-bersih.
Setelah itu dia melaksanakan kewajibannya dan bersiap-siap untuk berangkat ke Pearl Stars.
***
Tepat pukul sembilan pagi, Aileen, Amanda dan Tasya berangkat menuju Pearl Stars sesuai dengan rencana dengan di kawal dengan beberapa bodyguard yang mengikuti mereka dari belakang. Mobil yang mereka tumpangi memasuki pelataran kantor Pearl Stars. Aileen, Tasya dan Amanda turun dari mobil melangkahkan kaki mereka ke ke lobi Pearl Stars.
“selamat pagi nyonya Aileen” sapa ramah Tina resepsionis pearl Stars.
“selamat pagi, Cantika ada?” tanya Aileen,
“mbak Cantika masih dalam perjalanan ke sini nyonya. Sebentar lagi sampai” Tina melihat ke arah jam di pergelangan tangannya,
“ah itu mbak Cantika baru datang” Tina menunjuk mobil Cantika yang baru masuk pelataran kantor Pearl Stars.
Cantika dan Arinda turun dari mobil, tampilan mereka tampak elegan dan anggun. Seperti biasa, Arinda mengikat rambutnya dengan gaya ponytail, Aileen tersenyum saat melihat Cantika dan Arinda masuk ke dalam kantor Pearl Stars.
************
tetap terus dukung Author
dengan cara like, vote dan tipnya.....😊😊😊
jangan lupa juga kasih rate nya ya.... plisss
🙏🏻🙏🏻🙏🏻
__ADS_1
( Π_Π )
makasih..... tetap semangat 🤗🤗🤗🤗