Terjebak Cinta CEO Dingin

Terjebak Cinta CEO Dingin
Ep. 200


__ADS_3

Matanya terbelalak sempurna saat mengetahui jika Alexa adalah Jeni yang sudah melakukan operasi plastik.


“Bang**t jadi tikus yang di kirim Marcus adalah Alexa?!” tampak api kemarahan di mata Daniel saat mengetahui kenyataan sebenarnya.


“Bang, lebih baik abang liat ini” Yuda memperlihatkan video pembunuhan yang di lakukan Lutfi pada Jeni alias Alexa. Tangannya mengepal erat melihat betapa kejamnya Lutfi menghabisi Jeni,


“kita harus memberi tahu Amanda akan hal ini, Dan. Walau bagaimana pun Alexa adalah keluarga Amanda, dia berhak tahu” Arvin memberi saran pada Daniel.


Yuda kembali memeriksa memory card itu, terlihat sebuah rekaman di suatu tempat yang asing. Video itu terlihat menyorot ke arah depan, tampaknya Jeni mengenakan kamera tersembunyi di bajunya.


Daniel dan yang lainnya ikut menatap seksama video yang di putar Yuda. Tampak marcus sedang bertanya pada perempuan yang sangat di kenal Daniel dan berharap secepatnya dapat kembali untuk berkumpul bersama mereka dan itu adalah oma Ayu.


“omaa” Daniel menatap layar laptop itu. Rekaman itu terlihat di ambil sebelum Lutfi membunuh Jeni, dia terlihat bersama Marcus dan Lutfi berada di sebuah ruangan yang hanya di terangi sebuah penerang dengan Oma ayu yang terikat di kursi.


“selamat datang nyonya Ayu, tentunya anda masih ingat dengan ku bukan?” Marcus tersenyum smirk menatap oma Ayu yang baru sadar dari pengaruh obat bius.


“Ma Ma Mar...cus... Baj***an. Kamu masih hidup? Aku tidak percaya baj***an sepertimu masih di beri umur panjang” oma Ayu tampak geram saat melihat pria yang telah menodai putrinya berdiri tepat di hadapannya kini. Ingin rasanya Ia bangkit dan memukul pria yang sudah membuat putrinya depresi,


“Hahahahahaha tentu saja aku masih hidup ja**ng, aku akan mengambil kembali apa yang menjadi hak ku termasuk Aileen” Marcus mengambil kursi dan duduk di depan oma Ayu yang terlihat sangat marah.


“kau mengatakan ku baj***an, lalu sebutan untuk putrimu yang terbaik pela**r ja**ng. Dia sudah dengan suka rela membiarkan ku menikmati tubuhnya saat malam pengantin yang seharusnya dia lakukan bersama kakakku dan dia juga tidur dengan kakakku ” Marcus menatap tajam oma Ayu.


“Dasar baj***an, kau membuat putriku tidak sadarkan diri dan memperkosanya di depan suami yang juga kakakmu sendiri. Kamu lebih rendah dari binatang”


Pernyataan oma Ayu tentang Aileen membuat Arvin, Ansel dan Yuda terkejut, mereka mengetahui aib yang seharusnya tidak mereka ketahui.


“ Apa bedanya dia melayaniku atau kakakku wanita tua. Kami sama-sama berdarah Arsenio, aku lebih dulu mencintainya jadi aku lebih berhak untuk menikmati tubuhnya terlebih dahulu. Seharusnya kau wanita tua menerima ku sebagai menantu mu tentunya dia akan bahagia bersama ku” Marcus tersenyum senang saat mengenang di mana dia mengambil paksa kehormatan Aileen.


“cuiih.... Dasar kau baj***an, aku sangat bahagia putriku menikah dengan Michael dan tidak bersamamu. Cinta.... cinta apa yang kau bicarakan, itu hanya obsesimu untuk mengalahkan Michael. kau hanyalah produk gagal yang seharusnya mati dengan mengenaskan ” Oma Ayu meludah tepat di sepatu milik Marcus.


Plaaak....

__ADS_1


Sebuah tamparan cukup keras mendarat di pipi keriput oma Ayu, mengalir darah segar di sudut bibir oma yang pecah.


“Wanita tua sia**n, jika saja kamu bukanlah kunci untukku mendapatkan harta yang seharusnya milikku, aku sudah membunuhmu”


Tangan Daniel mengepal dengan erat, dia sangat geram saat Marcus melayangkan tangannya pada oma Ayu. Amarah Daniel sudah tidak dapat di tahannya lagi,


“Baj***an” Daniel sangat geram, rahangnya bergemeretak marah.


Video itu masih memutar, Marcus masih duduk dengan angkuh di depan Oma Ayu yang terikat di kursi.


“tapi jika aku membunuhmu hari ini aku tidak akan mendapatkan apa pun dan Daniel Arsenio tidak akan memberikan apa yang aku mau” Marcus mencengkeram kedua pipi Oma Ayu dengan satu tangannya.


“ apa kau tau hari ini, aku bertemu dengan pemuda yang begitu mirip denganku saat masih muda” Marcus menatap mata Oma Ayu yang terlihat terkejut mendengar ucapannya.


Lutfi menatap ke arah Marcus saat mendengar ucapannya.


“Dad, apa maksudnya dad? Pemuda yang mirip denganmu? Apa dad memiliki anak selain ku?” tanya Lutfi kebingungan menatap Marcus.


“ Tentunya wanita tua ini yang akan menjawabnya” Marcus menatap tajam oma Ayu.


“Darren.... ooo jadi Darren memang putraku?” Tanya Marcus,


Oma Ayu hanya terdiam, terlihat jelas di wajah rasa takut dan terkejut saat Marcus tanpa sengaja bertemu dengan Darren.


Ansel, Arvin dan Yuda terkejut dengan apa yang telah mereka dengar. Mereka tidak menyangka jika Darren adalah anak Marcus, ingin mereka bertanya pada Daniel. Namun, mereka bingung dan tidak berani untuk mempertanyakan hal yang sangat sensitif bagi keluarga Arsenio.


“hahahahaha.... jadi kakakku yang bo**h itu membesarkan anak yang jelas-jelas bukan darah dagingnya? Hahahaha sungguh bo**h sekali jika aku menjadi kakak tentunya aku akan membunuh anak itu” Marcus tersenyum smirk.


Mendengar ucapan Marcus di video itu membuat Daniel naik pitam. Dia sama sekali tidak menyangka dengan apa yang di sampaikan oleh Marcus.


“ akan ku bun** dia” Daniel akan beranjak pergi langsung di cegah Arvin dan Ansel.

__ADS_1


“lu mau ke mana Dan?” Arvin menahan dengan memeluk Daniel dari belakang.


“tuan muda, lebih baik anda tenang” Ansel ikut menahan Daniel.


“tenang kamu bilang, ayah macam apa yang tega berkata seperti itu pada darah dagingnya? Sekarang aku akan menemuinya dan langsung membu**hnya saat ini juga” Daniel melampiaskan amarahnya dengan mencengkeram kerah baju Ansel.


“jika lu pergi menghadapi Marcus, apa oma akan di kembalikan begitu saja? Apa lu kagak mikir jika Marcus saja bisa membuang nyawa anak buahnya, apa lagi oma? Dia bisa saja nyuruh orang untuk menyingkirkan oma. Apa itu mau lu?” tanya Arvin mengingatkan Daniel lalu menghentikan tindakannya. Perlahan-lahan dia melepaskan cengkeraman tangannya dari kerah Ansel, dia tersadar dengan ucapan Arvin jika keselamatan oma Ayu di pertaruhkan.


“tuan muda harus tenang, sebaiknya kita kembali melihat video itu. Mungkin saja ada petunjuk di mana oma Ayu berada” Ansel meminta Yuda kembali memutar video itu.


Tampak Lutfi terlihat tidak senang mengetahui jika Darren adalah kakaknya. Tangannya mengepal kuat, menatap Marcus yang tersenyum licik. Dia tahu saat ini Marcus memiliki rencana di benaknya,


“Darren Arsenio, dia bisa ku jadikan bidak untuk mengambil alih Arebeon dan menjadikan Aileen milikku. Aku akan menemuinya dan mengatakan jika aku adalah daddynya dan memainkan sedikit akting agar dia menjadi tangan dan mata untukku” Marcus tersenyum senang dengan rencana miliknya.


“gi mana jika dia tidak mau, om?” terdengar suara Jeni. Marcus menatap Jeni dengan tatapan tajam, dia lalu mendekati Jeni. Di video itu tampak kamera itu menyorot wajah Marcus yang terlihat dingin dan kejam. Tangan Marcus tampak mencengkeram ke arah atas kamera, mereka yang menatap video itu berasumsi jika Marcus saat itu sedang mencekik Jeni. Hal itu di pertegas dengan terdengar suara Jeni yang tercekik.


*************


Dear reader...


mohon maap 🙏🏻🙏🏻🙏🏻 baru up sekarang, karena kemarin ada sedikit kendala,


secepatnya author akan up lagi tiap hari, mohon bersabar menunggu kelanjutannya...🤗🤗🤗🤗


tetap terus dukung Author😊😊😊


dengan cara like, vote dan tipnya.....ya.... plisss🙏🏻🙏🏻🙏🏻


jangan lupa juga kasih rate dan commetnya yang positif agar Author semakin semangat💪🏻💪🏻💪🏻 buat nulisnya...✍️✍️✍️


( Π_Π )

__ADS_1


makasih..... tetap semangat 🤗🤗🤗🤗


❤️❤️❤️❤️❤️ all...


__ADS_2