Terjebak Cinta CEO Dingin

Terjebak Cinta CEO Dingin
Ep. 135


__ADS_3

“tadi katanya mo ke toilet dulu”Aldo duduk di samping Arinda, Tanpa di sadari mereka sepasang mata elang menatap tajam ke arah mereka. Kilatan api cemburu terlihat jelas pada sepasang mata tajam itu.


Pemilik mata Elang itu tidak lain adalah Daniel yang datang bersama Tasya untuk memeriksa persiapan acara akad nikah nanti.


Matanya terus menatap tajam ke arah Aldo yang berbicara begitu akrab dengan Arinda. Tasya dapat melihat api kecemburuan di mata Daniel,


“Dan, tahan dulu cemburu lu. Kalo lu bertindak gegabah, rencana yang udah kita susun akan hancur berantakkan” Tasya mengingatkan Daniel tetap menjalankan sesuai rencana mereka.


“aku tahu” ucap Daniel dingin dan datar, dia melangkahkan kakinya menghampiri Arinda dan Aldo.


“he ehm” Daniel berdehem membuat Arinda dan Aldo menatap ke arahnya.


“ tuan muda Daniel” Arinda bangkit dari tempat di duduk. Tidak jauh dari tempat mereka duduk, Arinda melihat Tasya sedang berbicara serius dengan Maya


“ Bagaimana dengan persiapannya?” Daniel dengan ekspresi dingin membelakangi Arinda memperhatikan persiapan yang di lakukan oleh anggota team Arinda.


“sudah hampir tujuh puluh lima persen tuan muda dan semuanya akan siap dalam waktu dekat ini. Di lokasi pesta juga hampir rampung... ” penjelasan Arinda terpotong saat Aldo menghampiri Daniel dan menyapanya. Aldo sengaja menghampiri Daniel karena dia tahu jika saat ini dia sedang cemburu padanya.


“halo tuan Daniel, kita bertemu lagi. Saya ucapkan selamat untuk pernikahan Anda” Aldo mengulurkan tangannya bersalaman dengan Daniel yang di sambut baik. Saat bersalaman Daniel sedikit mengeratkan salaman mereka membuat Aldo sedikit meringis ke sakitan.


“ sayang...” panggi Tasya yang tersenyum manis pada Aldo dan Arinda.


“halo nona Tasya” sapa Aldo ramah.


“halo juga tuan Aldo” balas Tasya,


“kalian sudah saling kenal?” tanya Daniel dingin,


“ kita kenalan waktu di M J restoran, saat kamu nolongin nona Arinda” jelas Tasya, dalam hatinya sangat senang bertemu dengan Aldo. Sejak pertemuannya di M J restoran, entah mengapa bayangan Aldo tidak lepas dari benaknya.


“heehem” Daniel berdehem membuat Tasya sadar dari lamunannya dan mendekati Daniel.


“o ya sayang... gi mana persiapannya?” Tasya langsung bergelayut manja di lengan Daniel. Arinda menatap Tasya berdiri di samping Daniel, dia ingin berbicara dan mengucapkan maaf untuk kejadian yang terjadi di M J restoran beberapa waktu yang lalu. namun karena sibuk mempersiapkan persiapan wedding Daniel dan Tasya, membuatnya tidak memiliki kesempatan untuk berbicara dengan Tasya.


“kamu tidak usah khawatir, kinerja Event manager Pearl Stars tidak akan mengecewakan. Sekarang lebih baik kita ke toko perhiasan buat cari cincin pernikahan” Daniel mengajak Tasya untuk mencari cincin pernikahan. Arinda sedikit merasa kurang nyaman melihat kedekatan Daniel dan Tasya,


Uugggh hati, kenapa sih lu sakit lagi ngeliat mereka berdua? Udah keputusan lu buat lepasin dia, sekarang dia akan bahagia dengan cewek pilihannya. Kenapa lu musti sedih? lu mesti bersemangat dan sepenuh hati mempersiapkan semuanya Arinda menghibur diri sendiri untuk tidak bersedih melihat pria yang mengisi hatinya akan bersanding dengan wanita lain.


“saya permisi dulu, ada beberapa pekerjaan yang harus saya selesaikan ” Arinda melangkah pergi.

__ADS_1


“Rin, kalo udah selesai gue tunggu di sana ya” Aldo menunjuk ke sebuah kursi yang terletak di bawah pon rindang.


“oke, ntar kalo udah selesai di sini gue akan samperin lu” Arinda berlalu menghampiri salah satu anggota teamnya.


Kedekatan Arinda dengan Aldo tidak luput dari penglihatan Daniel yang sudah terbakar api cemburu. Hal itu di sadari Tasya yang berada di sampingnya,


Gadis ini sudah mencari gara-gara denganku. Liat saja bagaimana aku akan menghukummu Daniel yang terbakar api cemburu akan menghampiri Arinda, dengan cepat di cegah Tasya yang masih memegang tangan Daniel.


“sayang, ayo kita cari cincin pernikahan sebentar lagi kita kan akan MENIKAH” Tasya sengaja menekankan kata menikah agar Daniel tidak merusak rencana yang sudah separuh jalan. Arinda merasa tertohok saat Tasya menekankan kata menikah pada Daniel, segera dia mengalihkan perhatiannya untuk lebih fokus dengan pekerjaannya.


“kita pergi sekarang” Daniel mengajak Tasya untuk mencari cincin Pernikahannya. Maya baru selesai berbicara dengan salah satu staff, melihat Daniel dan Tasya yang akan pergi.


“ my idol mau kemindang? Baru juga datang udah mau piur” Maya menghampiri mereka,


“kita mau nyari cincin pernikahan May” Tasya mengedipkan matanya pada Maya,


“oooo mo nyari cincin, kalo my idol berkenan akika ama Arin tau toko perhiasan yang bagus. Tentunya my idol ama Tasya bisa milih-milih di sana” usul maya.


Arinda yang sedang memberi pengarahan pada salah satu anggota teamnya menatap ke arah Maya yang menyebut namanya,


Kok si Maya nyebut-nyebut nama gue?! ngapain coba dia bilang kalo gue tau toko perhiasan yang bagus. Maunya apa si ni anak? Nggak tau apa kalo hati temannya ini udah galau tingkat galaksi. Eh malah di suruh ikut milih tuan Daniel nyari cincin ama nona Tasya, senang banget ni anak bikin gue galau gerutu Arinda dalam hati menatap tajam ke arah Maya.


Maya segera menghampiri Arinda lalu menarik lengannya untuk mendekati Tasya dan Daniel.


“yuk, kita capcus” Maya akan melangkah pergi terhenti saat Arinda menahannya.


“sorry May, gue nggak bisa pergi. Aldo nungguin gue” Arinda menolak pergi membuat Daniel semakin kesal dan itu di sadari oleh Tasya.


Gawat si Daniel mulai marah, bisa kacau rencana kalau si Daniel nggak bisa ngendaliin dirinya Tasya segera mengambil tindakan sebelum rencana mereka berantakan.


“nona Arinda jika tidak keberatan, mau kan ikut bersama kami. Please aku mohon” pinta Tasya yang membuat Arinda serba salah.


“emang lu mau kemindang ama tu lekong?” tanya Maya,


“gue ada urusan ke panti Asuhan” Arinda meraih tas ransel miliknya.


“mo ngapain ndese kesindang ama tu lekong?” Maya semakin penasaran, begitu juga Daniel dan Tasya.


“perusahaan Aldo yang di sini mau ngasih bantuan buat anak yatim dan anak kurang beruntung. Jadi dia minta gue buat nemenin dia ke panti asuhan” jelas Arinda,

__ADS_1


“ya udah akika juga ikut, pamali lagi kalo anak perawan jalan berduaan. Ntar yang ketiganya setan” Maya mengiringi langkah Arinda.


“berarti lu setan dong,” canda Maya membuat semua yang mendengarnya tersenyum.


“kalo akika yang jadi setannya di jamin deh bakalan banyak setan lekong ngikutin akika. Secara akika cantik cetar membahana kayak gini” Maya dengan kepedean tingkat tingginya.


“loh bukannya lu mau ngantar nona Tasya sama tuan Daniel ke toko perhiasan” Arinda mengingatkan Maya.


“eh iya, aduh gi mana ya?” Maya jadi kebingungan sendiri.


“ya udah lu ikut tuan Daniel aja, gue sama Aldo ke panti Asuhan” Arinda kembali melangkah tapi langsung di cegah Maya.


“eits pokoknya nggak bisa, hmm...” maya tampak berpikir keras, dia tidak ingin Arinda pergi berdua dengan Aldo. Walaupun Arinda dan Aldo menegaskan jika mereka hanya berteman, tapi Maya tidak mudah percaya begitu saja.


“gini aja. Kalian temani aja kami dulu ke toko perhiasan setelah itu baru kita ke panti asuhan” usul Tasya,


“tapi... “Arinda kembali menolak namun Maya langsung memotong pembicaraan Arinda.


“ide bagus itu, yuk capcus” Maya langsung menggeret tangan Arinda ke parkiran. Membuat Daniel kembali cemburu, ingin sekali rasanya ia memukul tangan Maya yang udah lancang memegang Arinda. Namun karena Tasya terus mengingatkannya, Daniel harus bisa menahan rasa cemburu dan kesal di hatinya.


Aldo melihat Arinda dari kejauhan, dia segera menghampiri Arinda,


“udah selesai kerjaan lu?” Aldo ikut mengiringi Arinda yang berjalan berdampingan dengan Maya.


“udah tapi, kita ke toko perhiasan sebelum ke panti asuhan. Nggak apa-apa kan? Ato kamu duluan aja ke panti asuhan, ntar aku susul kamu ke sana” jelas Arinda,


“nggak usah, biar aku ikut kamu dulu. Baru kita ke panti Asuhan, itu jika tuan Daniel tidak keberatan jika saya ikut” Aldo menatap Daniel yang berdiri di samping Tasya meminta persetujuannya.


************


tetap terus dukung Author


dengan cara like, vote dan tipnya.....😊😊😊


jangan lupa juga kasih rate nya ya.... plisss


🙏🏻🙏🏻🙏🏻


( Π_Π )

__ADS_1


makasih..... tetap semangat 🤗🤗🤗🤗


__ADS_2