
Ingin rasanya remaja pria jitu mengirim rekaman pembicaraan itu pada Yuda, namun di urungkannya saat tahu jika dirinya sekarang di awasi.
Aku harus hati-hati, hanya ghostlight yang bisa membantuku saat ini. Rekaman pembicaraan ini harus ku simpan, saat mereka lengah aku akan mengirimnya ke ghostlight remaja pria itu dengan hati-hati menyimpan rekaman Marcus.
Dia sangat jenius hingga di usia muda sudah mengenal dunia hacker, karena kejeniusannnya pula kini dia di culik Marcus saat pulang sekolah. Marcus pun membuat kematian palsu tentangnya sehingga tidak membuat orang curiga.
***
Sore menjelang malam acara lelang di ADR hotel, semua keluarga Arsenio telah bersiap untuk pergi. Mengetahui jika Arinda akan pergi ke acara pesta pertamanya dengan kaum kalangan jetset, Maya sudah mempersiapkan segalanya untuk adik kesayangannya.
“my bunny, ni akika bawa in dress pesta buat lu, bakalan cucok deh sama lu” Maya menghampiri Arinda yang sedang di dandani mimi peri.
“may, bajunya nggak terlalu terbuka nih?” Arinda melihat baju drees hitam yang tanpa lengan, terbuka di bagian baju dan punggungnya.
“tinta apose lagi my bunny. Kapan lagi lu pakai baju dress sexy gini, sebentar lagi pertiwi ye bakalan longka. Bakalan aneh kalo lu pakai dress sexy gini” Maya meletakkan dress Arinda di atas sofa di ruang tunggu mimi peri.
“eh bentar, ye hamidah Rin?” tanya mimi peri yang menghentikan pekerjaannya. Baru akan menjawab Maya terlebih dahulu menjawab pertanyaan mimi peri,
“ yo a, diana hamidah dan sebentar lagi bakalan ada bocil manggil akika Mami” Maya tersenyum bahagia, begitu juga mimi Peri yang juga senang mendengar berita kehamilan Arinda.
“selamat ya Rin” mimi peri mengucapkan selamat, saat mereka asyik mengobrol Sakti dan seorang body guard masuk ke dalam salon milik mimi peri.
“nona muda, tuan suah menunggu anda di kantor. Kita berangkat sekarang?” tanya Sakti.
“baiklah sebentar aku akan mengganti pakaian dulu” Arinda berdiri mengganti pakaiannya dengan dress yang sudah di siapkan Maya.
Setelah memakai dress pilihan Maya, Arinda keluar dari kamar mandi dan bercermin memperhatikan penampilannya.
“may, aku kurang nyaman dengan dressnya” Arinda terlihat kurang nyaman karena punggungnya yang terekspos.
“aduuuuh, ni pere sastra, sekali-kali ye tampil beda dong Rin. Ye terlihat perfect sekarang” Maya merapikan pakaian yang di pakai Arinda.
“baiklah” Arinda hanya bisa pasrah dengan pilihan Maya.
Setelah sentuhan terakhir Arinda pergi meninggalkan salon mimi peri menuju kantor Daniel. Atas perintah Daniel, Sakti membawa mobil dengan hati-hati.
Mobil mercedes maybach memasuki pelataran perusahaan Arebeon, kedatangan Arinda bertepatan dengan jam pulang karyawan Arebeon.
Lobi kantor Arebeon tampak ramai dengan karyawan, Arinda turun dari mobil membuat semua karyawan takjub dengan penampilan Arinda yang sangat cantik.
“wow... istrinya tuan muda daniel semakin hari semakin cantik saja ya”
__ADS_1
“tuan Daniel sangat beruntung mendapat istri yang cantik dan seksi”
Begitu banyak komentar yang memuji penampilan Arinda, resepsionis dengan sopan mempersilahkan Arinda untuk menggunakan lift CEO menuju kantor Daniel.
Pekerjaan daniel masih ada beberapa, Arinda yang baru pulang dari Pearl Stars langsung mendatangi salon mimi peri untuk berdandan. Daniel juga berpesan pada Arinda untuk berangkat bersama ke acara pelelangan.
Keluarga Arsenio yang lainnya akan menunggu di acara pesta. Ansel dan Sekretaris Daniel menyambut kedatangan Arinda.
Ansel mempersilahkan Arinda untuk masuk, dia sedikit terkejut saat melihat baju Arinda yang terbuka di bagian punggungnya. Dia segera memalingkan wajahnya menatap ke arah yang lain.
Tok...tok...tok...
Arinda mengetuk pintu ruangan Daniel,
“masuk” terdengar suara Daniel menyuruh masuk. Arinda membujka pintu dan masuk ke ruangan Daniel,
“assalamualaikum daddy” sapa Arinda melihat Daniel yang masih sibuk menanda tangani beberapa dokumen. Wajah Daniel yang menunduk seketika tegak mendengar suara lembut istrinya.
“waalaikum salam sayang, kamu sudah datang” Daniel mengode Arinda untuk mendekat ke arahnya.
Mata Daniel membulat sempurna saat melihat punggung istrinya yang terekspos. Senyuman hangat tersungging di bibirnya, Daniel mengodekan Arinda untuk duduk di pangkuannya.
Dengan berkali-kali Daniel menepuk-nepuk paha meminta istrinya untuk duduk di pangkuannya. Arinda tersenyum manis lalu duduk di pangkuan Daniel,
“tenang saja sayang, semuanya akan selesai dengan cepat. Sayang...” tangan Daniel membelai lembut punggung Arinda yang terbuka membuat wajah Arinda merona. Dia menatap suaminya yang terlihat tampan dengan balutan tuxedo hitam.
Wajah Daniel menunjukkan rasa kurang suka dengan dress yang di kenakan Arinda, hal itu di sadari olehnya.
"sayang, apakah kamu tidak suka dengan dressnya?”
“aku sangat suka sayang, kamu terlihat sangat perfect. Jujur saat ini aku tidak ingin memperlihatkanmu pada semua orang, tapi aku perhatikan kamu kurang nyaman dengan dress ini?”
“Jujur saja, aku merasa sangat tidak nyaman sekarang. Ini semua gara-gara Maya”
“kalau begitu kamu ganti saja sayang, setelah sholat magrib kita cari dress untuk mu” Daniel dengan pelan-pelan menurunkan Arinda dari pangkuannya, Arinda mengangguk setuju dengan ide suaminya.
Maaf ya may, bukan maksud gue untuk menolak memakai baju buatan lu. Tapi gue benar-benar nggak nyaman dengan dress ini Guman Arinda meinta maaf pada Maya masalah dressnya.
Setelah shalat Magrib, Daniel mengajak Arinda ke sebuah butik untuk membeli dress yang di sukai Arinda. Setelah memilih-milih akhirnya pilihan Arinda jatuh pada dress berwarna pink natural dengan bunga-bunga hijau berwarna hijau. Dress panjang sampai mata kaki, tanpa lengan dan hanya terbuka pada bagian bahunya.
Tampilan Arinda kali ini membuat Daniel tidak dapat berpaling, istrinya terlihat sangat cantik. Seperti malaikat yang turun ke bumi, tidak hanya Daniel para pengunjung butik yang lain tampak takjub melihat kecantikan Arinda.
__ADS_1
“bagaimana sayang?”
“kamu terlihat sangat sempurna”
Setelah selesai membayar, Daniel menggandeng tangan Arinda mengajaknya naik ke mobil yang akan membawa mereka ke ADR hotel.
Mobil Daniel memasuki pelataran ADR hotel, banyak media yang meliput cara lelang itu. Keluarga Arsenio yang sudah sedari tadi datang menyambut Daniel dan Arinda yang menjadi pusat perhatian semua orang di ADR hotel.
“sayang... kamu terlihat sangat cantik” Aileen cipika cipiki dengan Arinda,
“mommy juga terlihat sangat cantik” pujji Arinda.
Para pria keluarga Arsenio tampak menghela nafas saat para perempuan di keluarga Arsenio mencueki mereka. Arvin dan Ansel datang menghampiri keluarga Arsenio dan menyapan. Setelahnya mereka duduk di tempat mereka, mengikuti acar lelang tuan Rendra.
Setelah acara lelang selesai acara pun di lanjutkan dengan pesta yang sangat meriah. Arinda senantiasa berada di samping Daniel, Aileen dan Michael membaur dengan para kolega bisnis lainnya. Darren dan Amanda pulang terlebih dahulu karena orang tua Amanda yang berkunjung dan menginap di JK hotel.
Davira dan Oma Ayu berada di kamar president suite, usia oma Ayu yang sudah tidak muda lagi membuatnya cepat merasa lelah. Daniel lalu memesan kamar president suite agar oma Ayu bisa beristirahat sebentar.
Daniel tengah berbicara serius tentang bisnis membuat Arinda merasa jenuh, dia lalu berbisik pada Daniel sambil menunjuk sebuah meja. Dia lalu melangkah mendekati meja dan duduk di sana.
Semenjak hamil Arinda sangat sensitif dengan apa pun, saat Daniel berbicara dengan kolega bisnisnya dia merasakan sebuah jarak yang begitu jauh dengan suaminya.
Arinda melihat suaminya sangat antusias berbicara dengan seorang perempuan terlihat cantik dengan balutan dress yang seksi. Dia merasakan perbedaan dunia yang sangat terlihat jelas, dunia yang tidak bisa di masuki Arinda.
Dia semakin tidak nyaman saat perempuan itu terlihat sangat dekat dengan Daniel.
“Sel, ada yang beda dengan Daniel. Gua kagak pernah liat dia bisa dekat dengan cewek selain Arin dan cewek di keluarganya” Arvin menatap Daniel yang tengah asyik berbicara dengan perempuan memperkenalkan dirinya pada mereka bernama Vivi.
*************
secepatnya author akan up lagi tiap hari, mohon bersabar menunggu kelanjutannya...🤗🤗🤗🤗
tetap terus dukung Author😊😊😊
dengan cara like, vote dan tipnya.....ya.... plisss🙏🏻🙏🏻🙏🏻
jangan lupa juga kasih rate dan commetnya yang positif agar Author semakin semangat💪🏻💪🏻💪🏻 buat nulisnya...✍️✍️✍️
( Π_Π )
makasih..... tetap semangat 🤗🤗🤗🤗
__ADS_1
❤️❤️❤️❤️❤️ all...