Terjebak Cinta CEO Dingin

Terjebak Cinta CEO Dingin
Ep. 178


__ADS_3

Salah seorang body guard datang menghampiri Daniel setelah melihat mobil Arvin pergi, Daniel tampak mencoba menghubungi ponsel istrinya.


“tuan muda” sapa body guard itu hormat.


“ada apa?” Daniel heran melihat maid langsung terdiam.


“tadi nona Arinda keluar bersama maid dan dua body guard ke sebelah tembok sana...” body guard itu terdiam tidak melanjutkan perkataannya saat melihat sesuatu yang tidak asing.


“kenapa kamu diam?” tanya Daniel menatap Body guard melihat ke arah halaman belakang.


“itu, tuan muda... bukannya itu nona Arinda tuan muda?” body guard itu menunjuk ke arah pohon mangga di mana di antara rimbunan daun terlihat Arinda memetik buah mangga.


Mata Daniel membelalak sempurna saat melihat istri yang sedari tadi di carinya berada di atas pohon mangga.


“Ariin...” Daniel dengan cepat melangkah mendekati tembok di mana pohon mangga menyembul di balik tembok.


“Ariin” panggil Daniel namun tidak terdengar olehnya. Dia lalu melangkah melewati samping mansion menuju perkarangan. Para body guard juga ikut dan tampak khawatir saat melihat Arinda yang tampak santai memetik buah mangga.


Merasa sudah cukup, Arinda kemudian turun dengan di bantu body guad memegangi tangga.


Seperti sebuah proyektor memutar kembali ingatan body guard pada kilasan peristiwa sebelum Arinda memanjat pohon mangga itu.


Semula salah satu body guard akan memanjat pohon mangga itu, namun Arinda berubah pikiran dan menyuruhnya untuk memegangi tangga.


“kenapa nona malah menyuruh saya memegangi tangga?” tanya body guard heran dengan keinginan nona mereka.


“kalian di bawah saja, aku ingin mengambilnya sendiri” Arinda akan menaiki tangga yang di pegang body guard.


“tidak nona, anda jangan melakukannya. Jika tuan muda tahu kami dalam masalah nona” cegah body guard tampak panik melihat Arinda yang mulai menaiki tangga.


“aku sangat ingin mengambil mangga itu sendiri, jadi kalian tenang saja, apalagi pohonnya juga tidak terlalu tinggi. Kalian tidak usah takut Tuan muda kalian tidak akan tahu, dia sedang sibuk sekarang” Arinda dengan santai menaiki tangga.


Kini Tini dan dua body guard dapat bernafas lega saat Arinda turun dari pohon mangga dengan selamat. Rona bahagia terpancar di wajah cantik Arinda mendapat apa yang di inginkannya, setelah itu dia dan Tini juga para body guard mengucapkan terima kasih kepada pak Ma’un.


“saya tidak menyangka jika anda bisa juga manjat pohon nona” body guard tampak kagum dengan Arinda memiliki sifat berbeda dari perempuan mana pun, ucapan itu keluar begitu saja dari body guard saat mereka dalam perjalanan kembali ke mansion.


“hmm... sebenarnya di Pearl Stars pekerjaan ku lebih berat dari ini. Kami juga sering memanjat seperti ini untuk memasang hiasan serta dekorasi lainnya. Jadi untuk memanjat pohon mangga itu adalah hal yang kecil dan mudah bagiku” Arinda menceritakan pengalaman saat dia bekerja di Pearl Stars.

__ADS_1


Mereka sampai di gerbang pagar kediaman Arsenio, salah seorang body guard membukakan pintu. Mereka berempat terkejut saat melihat Daniel berada di balik pintu pagar dengan beberapa body guard juga Ishel kepala maid hendak keluar.


Seperti maling yang ketahuan mencuri Arinda dan lainnya terdiam di tempat mereka berdiri.


“dari mana kalian” Daniel tampak sangat marah dan kesal.


Mereka berempat terdiam tidak berani menatap Daniel yang marah,


“kenapa Diam!!!” Daniel semakin kesal, salah satu body guard memberanikan diri untuk berbicara padanya.


“maaf tuan muda, nona ingin buah mangga ini. Jadi kami pergi mengambil ke sebelah” jelas body guard.


“dengan membiarkan dia mengambil sendiri begitu” Daniel marah besar, Arinda tertegun ketika suaminya mengetahui jika dirinya memetik buah mangga itu sendiri. Dia lalu mencoba menjelaskan pada Daniel dan menenangkannya agar tidak marah.


“sayang... ini bukan kesalahan mereka. Aku yang memaksa mereka..” Arinda membela para body guard dan maid yang tampak ketakutan.


“kamu tidak tahu bahayanya kamu memanjat pohon itu. Jika kamu jatuh bagaimana, apa kamu tidak memikirkan bagaimana khawatirnya aku” Daniel sedikit membentak Arinda membuat gadis itu tertegun menatapnya.


“dan untuk kalian...seharusnya kalian tidak membiarkan nona kalian melakukan hal berbahaya seperti itu. Jika terjadi sesuatu pada nona kalian, apa kalian bisa tanggung jawab?” Daniel menghardik keras body guard dan maid. Arinda menatap iba pada body guard dan maid terkena masalah karena keinginan dan ulahnya.


“sayang, kamu jangan hukum mereka. Dalam hal ini aku yang salah, mereka sudah memperingatiku tapi aku yang sangat ingin mengambil sendiri buah mangga itu. Aku mohon kamu jangan hukum mereka” bela Arinda.


Arinda tampak takut saat Daniel menatap tajam padanya,


“Ishel bawa masuk nona Arin sekarang” perintah Daniel.


“baik tuan muda” Ishel menghampiri Arinda lalu mengajaknya masuk.


“mari nona...” Ishel mempersilahkan Arinda untuk berjalan lebih dulu.


Daniel sangat marah, mereka bertiga pasti di hukum berat atas kesalahan gue. Apa yang harus gue lakukan? Arinda melangkahkan kakinya sambil menggigiti kukunya.


Arinda melangkahkan kakinya lalu berhenti, di berbalik dan kembali ke hadapan Daniel. Sebuah ide terbesit di benaknya, Daniel dengan amarahnya menatap tajam Arinda.


Semoga ini berhasil... Arinda menatap Daniel, sedikit ada keraguan di hatinya. Namun demi menolong body guard dan Tini dia harus melakukan ide yang baru saja terpikirkan olehnya.


Arinda dapat melihat jelas kemarahan Daniel, dia pun memberanikan diri mendekat ke suaminya. Dia memegangi wajah Daniel dengan kedua tangannya, membuat kening Daniel berkerut bingung.

__ADS_1


Dengan cepat Arinda menempelkan bibirnya pada bibir Daniel. Mata Daniel terbuka lebar saat merasakan jika ciuman Arinda sangat berbeda saat ini. Arinda dengan berani berinisiatif lebih dulu mencium Daniel dan ******* bibir sexy suaminya.


Semua orang yang menyaksikan keberanian Arinda terkejut dan memilih melihat ke arah lain, ada juga menundukkan wajahnya dengan muka memerah. Arinda menghentikan aksinya saat tidak mendapat respon dari suaminya.


Wajah Arinda terlihat cemberut karena idenya tidak berhasil. Tindakan berani Arinda sontak membuat amarah Daniel menguap begitu saja. Dia melihat wajah cemberut Arinda yang begitu menggemaskan,


“kamu masih payah dalam melakukannya. Seharusnya ciuman itu seperti ini” Daniel merangkul pinggang Arinda lalu menciumi kembali bibir pink natural istrinya. ******* dan merasakan manis bibir milik Arinda yang mengalungkan tangannya di leher suaminya.


Para body guard, Ishel dan Tini lebih memilih meninggalkan Daniel dan Arinda sendiri. Mereka diam-diam meninggalkan mereka berdua yang asyik berciuman di depan pintu pagar.


Setelah merasa cukup, Daniel perlahan-lahan melepaskan ciuman nya. Menatap wajah merah istrinya yang sedang mengatur nafas,


“aku tidak pernah bisa marah kepadamu, kamu benar-benar sudah menguasai diriku” sebelah tangan Daniel membelai lembut wajah Arinda,


“dan kamu membuatku semakin terjebak dengan cinta yang kamu berikan” Arinda menjinjit mencium hidung mancung suaminya.


Sebuah senyuman hangat tersungging di bibir Daniel melihat tingkah istrinya yang semakin hari semakin membuatnya jatuh cinta. Arinda menatap manja pada suaminya,


“sayang, kejadian tadi murni kesalahanku. Aku mohon kamu jangan hukum mereka ya.... aku mohon...” Arinda bersikap manja pada Daniel.


“jadi kamu mencium ku hanya ingin menyelamatkan mereka” Daniel kembali menatap tajam Arinda yang berada dalam pelukannya. Dengan cepat Arinda menggelengkan kepalanya melihat Daniel yang kembali kesal.


“sepertinya, aku harus menghukum kamu sekarang karena sudah berbuat sangat nakal” Daniel segera membopong Arinda.


“Danieeel.... turunkan Aku” Arinda mencoba turun dari gedongan Daniel , namun tidak berhasil.


Daniel melangkahkan kakinya masuk ke dalam mansion menaiki tangga menuju kamarnya. Semua maid tersenyum senang menatap kemesraan Daniel dan Arinda yang melintas di depan mereka.


************


tetap terus dukung Author😊😊😊


dengan cara like, vote dan tipnya.....ya.... plisss🙏🏻🙏🏻🙏🏻


jangan lupa juga kasih rate dan commetnya yang positif agar Author semakin semangat💪🏻💪🏻💪🏻 buat nulisnya...✍️✍️✍️


( Π_Π )

__ADS_1


makasih..... tetap semangat 🤗🤗🤗🤗


❤️❤️❤️❤️❤️ all...


__ADS_2