Terjebak Cinta CEO Dingin

Terjebak Cinta CEO Dingin
Ep. 182


__ADS_3

Setelah pemeriksaan, Daniel mengajak Arinda berjalan-jalan di sebuah mall termewah di kota J. Mereka berdua duduk di sebuah cafe minuman milkshake, rupanya Daniel kembali ingin meminum milkshake strawberry yang akhir-akhir ini sangat di inginkannya.


Arinda menatap heran Daniel yang begitu menikmati milkshake strawberry, dia mendapat informasi dari maid jika Daniel tidak menyukai minuman seperti milkshake.


“sayang... sejak kapan kamu meminum milkshake? Setahu ku kamu sangat anti dengan minuman ini”


Danel tersenyum merapatkan duduknya dan merangkul pundak istrinya,


“semenjak dia berada di sini, entah mengapa aku menginginkan minuman ini. Awalnya aku juga heran kenapa bisa menyukai minuman ini dan semuanya sudah terjawab saat ini ” Daniel mengelus lembut perut datar Arinda.


Senyuman hangat terpancar dari mereka berdua, banyak pasang mata menatap kagum pada mereka. Penggemar Daniel semakin bertambah berkat video pernikahannya yang di liput oleh beberapa media.


Mereka begitu tersentuh dengan ucapan dan janji Daniel untuk Arinda, membuat mereka semakin terpesona. ada sebagian mereka yang mencoba mengambil foto Arinda dan Daniel secara diam-diam, tapi body guard langsung menghalangi.


Tampak beberapa gadis muda yang masih memakai seragam sekolah menghampiri meja Daniel dan Arinda. Namun di halangi oleh body guard,


“ maaf tuan boleh kah kami meminta tanda tangan dan memberikan coklat buatan kami untuk tuan muda Daniel juga nona muda Arinda? Kami mohon” pinta salah satu dari gadis sekolahan itu memegang paper bag.


“maaf, tidak bisa. Sebaiknya kalian semua tinggalkan tempat ini” usir body guard dingin. Arinda melihat kejadian itu tampak iba pada gadis-gadis itu.


Daniel tidak menghiraukannya dan lebih menikmati waktu berduaannya dengan Arinda. Namun berbeda dengan istrinya yang berdiri dari duduknya lalu menghampiri para gadis itu yang tampak sedih,


“sayang... kamu mau kemana?” tanya Daniel heran. Namun Arinda tidak menghiraukannya, mau tidak mau membuat Daniel mengikuti Arinda yang menyusul para gadis itu begitu pun para body guard.


Arinda menepuk pundak para gadis yang tampak lesu, dengan senyum ramah menyapa mereka.


“tadi katanya kalian ingin bertemu dengan kami?” Tanya Arinda dengan senyuman hangat. Para gadis itu termenung saat melihat idola mereka ada di depan mereka.


“gue... nggak mimpi kan” Salah satu gadis mulai menyubit pipinya berharap bukan mimpi.


“awww sakit...kita nggak mimpi” kata gadis lain.


“kyaaaaa..... nona Arinda.... tuan Daniel....” pekik para gadis abg langsung mengerumuni mereka berdua.


Pekikkan mereka mengundang beberapa pasang mata tertuju pada Daniel dan Arinda.


“waaaah ada Daniel dan Arinda.." beberapa dari mereka menghampiri Arinda dan Daniel yang sudah di kelilingi beberapa gadis abg.


Arinda terkejut saat melihat orang-orang mengerumuni mereka hingga membuat body guard kewalahan. Pihak mall pun menuruni security untuk melindungi tamu VVVIP yakni Daniel Arsenio dan istrinya.


“Aku tidak menyangka pesonamu membuat mereka begitu antusias” Arinda berbisik di telinga Daniel.


“itulah mengapa aku tidak menanggapi mereka, bisa saja mereka berbuat nekat dengan menyakitimu” Daniel merangkul pinggang istrinya, melindungi dari penggemar yang bisa saja bertindak anarkis.

__ADS_1


“ingat sayang, ada baby kita di sini. Kita harus mengajarkannya untuk bersikap baik dan ramah dengan sesama” Arinda mengingatkan Daniel dengan calon buah hati mereka di dalam perut istrinya.


“hal itu juga yang aku takutkan sayang, bagaimana jika mereka menyakitimu dan baby kita” Daniel tampak begitu posesif menjaga Arinda.


belum Arinda menjawab ucapan Daniel, salah seorang penggemar langsung memotong pembicaraan mereka.


“ tuan Daniel, saya sangat ngefans dengan anda. Saat anda mengucapkan janji untuk nona Arinda kami semakin jatuh hati dengan anda”


“nona Arinda anda sangat cantik sekali, aku selalu berdoa semoga anda selalu bersama sampai maut memisahkan”


“semoga anda di berikan keturunan yang soleh dan solehah”


“nona Arinda, tuan Daniel”


Berbagai komentar positif dan doa di berikan mereka pada Arinda dan Daniel, membuatnya terdiam saat mendengar doa tulus dari penggemarnya.


Daniel menatap Arinda yang membalasnya dengan senyuman manis,


“terima kasih semuanya, atas doa kalian” Arinda tersenyum senang. Daniel masih merangkul pinggang Arinda melindunginya dengan over protektif tingkat dewa.


“tuan Daniel, nona arinda. Maukah anda menerima ini? Walaupun hanya makanan murah, kami membuatnya dengan sangat tulus untuk anda” Gadis Abg itu menyerahkan paper bag yang berisi sebuah kotak berbentuk persegi.


“terima kasih” Arinda kembali tersenyum senang.


Kini masing-masing para body guard memegang hadiah pemberian dari para penggemar Arinda dan Daniel. Dia juga meminta pihak mall untuk menarik kembali security yang sempat membantu melindungi mereka.


“sayang kita jalan-jalan sebentar ya sebelum kembali ke mansion” Ajak Arinda memeluk lengan Daniel manja.


“baiklah sayang, kita berkeliling sambil menuju ke mobil milik kita. Oke” pinta Daniel di angguki langsung oleh Arinda.


Mereka berjalan dengan bergandengan tangan begitu mesra, Arinda menatap ke sekeliling mall dan barang-barang yang di pajang di estalase. Tidak sengaja mata Arinda menangkap sosok di kenalnya,


Loh... itu kan tuan Markus. Dan gadis di depannya itu bukannya Jeni? Guman Arinda menatap lama Marcus sedang berbicara dengan sangat serius dengan Jeni.


Mereka saling mengenal? guman Arinda kembali, Daniel memanggil istrinya namun tidak di gubris olehnya.


Merasa tidak di acuhkan Daniel langsung melancarkan aksinya dengan mengecup bibir Arinda sekilas.


Arinda tersadar dalam lamunannya akibat tingkah nekat Daniel,


“sayaaaang” protes Arinda dengan wajah memerah.


“hanya dengan begini aku bisa mendapatkan perhatianmu. Apa yang kamu perhatikan hingga mengacuhkanku?” Daniel tersenyum nackal pada istrinya.

__ADS_1


“itu... aku sepertinya melihat Jeni duduk di sana bersama tuan Marcus” Arinda menunjuk sebuah cafe di mana dia melihat Jeni dan Marcus.


Daniel lalu menatap ke arah yang di tunjuk Arinda di mana kedua orang yang di maksudnya, namun yang ada hanya bangku kosong di meja itu.


“kamu yakin melihat Jeni di sana?” Tanya Daniel serius di angguki langsung oleh Arinda.


“mungkin kamu salah lihat sayang, tadi Ansel mengatakan kalo sebagian karyawan akan lembur termasuk Jeni. O ya siapa tuan Marcus?” tanya Daniel menatap ke sekeliling mall, Arinda merasa sangat yakin jika yang di lihatnya tidaklah salah.


“tuan Marcus itu tinggal satu gedung dengan kita sayang, kediaman beliau dua lantai di bawah pentouse kita” Jelas Arinda masih mencari sosok Jeni dan Marcus.


“sudahlah sayang, lebih baik kita lanjutkan jalan-jalan saja. Sekalian kita berbelanja untuk kebutuhan di penthouse” Ajak Daniel lalu menarik lembut tangan Arinda.


Mereka melangkahkan kaki mereka menuju pusat belanja kebutuhan sehari-hari di mall mewah itu. Arinda lalu memborong beberapa kotak besar buah strawberry.


Daniel senantiasa berjalan di samping Arinda menatap istrinya memilih-milih sayuran hijau dan kebutuhan lainnya. Sementara body guard mendorong trolly mereka berjalan di belakang, Arinda melihat jamur kuping yang hanya tinggal satu kotak.


Dengan cepat dia meraih kotak jamur itu, tidak di sangka ada tangan lain yang juga meraih jamur itu. Arinda lalu melihat ke arah pemilik tangan itu.


“tuan Marcus?!” Sapa Arinda, Daniel menatap pria terlihat tidak jauh berbeda dengan Michael. Dia teringat dengan Daftar yang di berikan oleh Arvin dan Yuda, di mana Marcus salah satu pemilik cincin berlian biru yang di carinya.


Marcus tersenyum ramah pada Arinda, lalu menyapanya dengan sopan


“nona Arinda, anda juga berbelanja?” tanya Marcus dengan ramah. Dia juga menatap Daniel yang juga membalas menatap serius Marcus, entah kenapa wajah Marcus tidak terasa asing baginya.


************


mohon maaf para readers... 🙏🏻🙏🏻🙏🏻


hanya bisa up satu episode karena baby nya Author masih flu 🤒🤒🤒


secepatnya author akan up lagi tiap hari, mohon bersabar menunggu kelanjutannya...🤗🤗🤗🤗


tetap terus dukung Author😊😊😊


dengan cara like, vote dan tipnya.....ya.... plisss🙏🏻🙏🏻🙏🏻


jangan lupa juga kasih rate dan commetnya yang positif agar Author semakin semangat💪🏻💪🏻💪🏻 buat nulisnya...✍️✍️✍️


( Π_Π )


makasih..... tetap semangat 🤗🤗🤗🤗


❤️❤️❤️❤️❤️ all...

__ADS_1


__ADS_2