Terjebak Cinta CEO Dingin

Terjebak Cinta CEO Dingin
Ep. 66


__ADS_3

“Terima kasih tuan, tapi maaf untuk sementara kami tidak bisa memberi rekomendasi pada anda karean EO ini akan mengatur acara pernikahan kakakku” Kata Daniel menolak merekomendasikan Arinda pada clientnya yang lain. Baginya Arinda hanya miliknya dan tidak boleh siapa pun yang mendekatinya.


Tamu itu mengerti dan undur diri untuk kembali menikmati acara. Pesta perusahaan Daniel berlangsung hingga malam dengan acara hiburan yang begitu menarik.


Oma Ayu melihat Arinda dari kejauhan dia lalu berdiri dari tempat duduknya,


“Oma...oma mau kemana?” tanya Davira menggandeng tangan omanya.


“oma mau kesana” oma Ayu menunjuk ke arah Sahabat-sahabat Daniel berkumpul.


“Baiklah, vira antar ya oma” kata Davira.


“Mama, mau kemana?” Tanya Aileen melihat mamanya di gandeng Davira.


“Oma katanya mau ke tempat kak Sean berdiri mom” kata Davira


“Ya udah, Aileen temani ya ma” kata Aileen ikut menemani ibunya.


Arinda masih tampak asyik mengobrol dengan Maya.


“Oma...” sapa Sean membuat Arinda, Cantika dan Maya melihat ke arah Oma Ayu.


“Halo, anak-anak bolehkan oma ikut gabung?” tanya oma Ayu.


“Tentu aja boleh oma” kata Sean.


Arinda melemparkan senyumnya ke oma Ayu dan Aileen, lalu senyum itu berangsur menghilang saat melihat gadis di sebelah kiri oma Ayu.


“Tante, oma kenalkan ini Cantika pemilik Pearl Stars WO&EO, Cantika kenalkan ini oma Ayu dan tante Aileen dan yang di sebelah kiri oma Davira” Ansel memperkenalkan Cantika pada oma Ayu dan Aileen.


“Terima kasih, anda telah membuatkan acara pesta yang begitu mewah dan meriah” kata Oma Ayu.


“Sama – sama nyonya, sudah menjadi kewajiban kami membuat klien merasa senang. Dan rasa terima kasih ini lebih baik nyonya Ayu dan nyonya Aileen sampaikan pada event manager kami Arinda” kata Cantika


“Wow, ini kak Arinda. Vira nggak nyangka kalo aslinya lebih cantik dari pada fotonya” kata Davira membuat Arinda dan yang lainnya bingung.


“ o ya kenalkan aku Davira, anak bungsu sekaligus adik dari kak Daniel dan Kak Darren “ Davira memperkenalkan dirinya dan mengulurkan tangannya pada Arinda.


Ternyata dia adiknya!! Kok perasaanku tiba-tiba lega saat tau jika dia adalah adiknya? Kata Arinda dalam hati.


Arinda menyambut baik jabatan tangan dari Davira yang langsung memeluk erat Arinda, dia terlihat bingung dengan tindakan spontan Davira. Setelah melepaskan pelukan Davira, oma Ayu mendekati Arinda dan menggenggam erat tangan Arinda sambil menepuk nepuk lembut.

__ADS_1


“Ternyata kita kembali bertemu di sini. Oma sangat senang bisa bertemu dengan mu lagi, Arin” kata oma.


“Arin juga senang dapat bertemu dengan oma” Arinda tersenyum


“Mama kenal dengan Arinda?” tanya Aileen heran.


“Arin ini sudah menyelamatkan mama yang hampir saja di senggol mobil. Jika Arin tidak ada di sana mungkin mama tidak akan bertemu denganmu” jelas oma Ayu.


“itu sudah menjadi tugas kita untuk saling tolong menolong antar sesama” kata Arinda ramah.


Aileen merasa sangat berterima kasih pada Arinda yang telah menyelamatkan ibunya dari bahaya.


“Arinda terima kasih, kamu sudah menyelamatkan oma. Tidak hanya menyelamatkan oma , kamu juga membuat acara pesta hari ini begitu indah dan megah. Acara pertunangan Darren pun menjadi sukses, tante sangat berutang budi pada mu” kata Aileen langsung memeluk dan memegang tangan Arinda yang terluka.


“Aaaww..” Arinda sedikit menringis kesakitan.


“kamu kenapa?” Aileen melihat ke arah tangan Arinda yang di pegang dan menyingkap sedikit blazzer yang di gunakan.


“Kakak terluka?” Davira terkejut dan segera mengerumuni Arinda, raut wajah oma tampak begitu khawatir.


“ini nggak apa – apa kok nyonya, ini hanya luka kecil. Dan nyonya Aileen tidak perlu berterima kasih, sudah menjadi kewajiban bagi saya dan anggota team saya mengatur pesta. Kami akan berupaya semaksimal mungkin membuat client kami puas dan senang” jelas Arinda.


Di tengah asyik mengobrol, Meiling Xuan dan Tuan Xuan beserta putrinya Feifei datang menghampiri Aileen dan oma Ayu.


“Aileen” meiling memeluk Aileen sambil cipika cipiki.


“Selamat ya, sebentar lagi kamu akan memiliki menantu” kata meiling melepaskan pelukannya.


Meiling melihat ke arah Cantika dan Arinda.


“Halo Cantika” meiling cipika cipiki dengan Cantika,


“Halo juga tante. Bagaimana kabar tante?” tanya Cantika pada meiling.


“Tante sehat, Arinda” meiling lalu beralih memeluk Arinda sambil cipika cipiki dengannya.


“o ya Cantika, terima kasih ya kamu sudah mengirim Arinda untuk merancang acara pesta ulang tahunnya Feifei. Berkat kamu dan Arinda, Feifei jadi senang acara pestanya di puji oleh teman teman Feifei dan Papanya” kata meiling


“ sudah menjadi pekerjaan kami tante” kata Arinda.


“Cici Arinda, Xiexie” feifei memeluk Arinda.

__ADS_1


mendengar pujian dan melihat ke rendahan hati Arinda membuat Oma Ayu semakin menyukai Arinda dan menginginkannya untuk segera menikah dengan Daniel.


Semua mata tertuju ke arah Cantika dan yang lainnya saat mendengar keberhasilan dan kesuksesan EO milik Cantika serta kinerja Arinda yang baik.


“Ooo pantesan acaranya bagus banget. Ternyata pake EO Pearl Stars dan pemiliknya juga masih muda dan cantik”


“hebat juga kinerjanya EO Pearl Stars pantas menjadi EO yang sedang trending saat ini”


“Wah pemiliknya cantik, trus karyawannya juga cantik. Tadi gue dengar kalo dia event managernya”


“Nggak di sangka masih muda dan cantik banget. Pastinya dia pintar banget, rancangan pesta dan acaranya menarik”


Tamu tamu di sana mulai mengomentari kinerja Pearl Stars dengan komentar positif. Ada juga sebagian kecil dari mereka yang merasa iri.


Komentar-komentar itu sampai di telingan Daniel yang masih bersiri bersama Michael dan Darren berserta keluarga Handoko.


“apresiasi dari para tamu sangat baik tentang Pearl Stars, daddy ingin acara wedding Darren tetap Pearl Stars yang memegang. Bagaimana menurut kalian, Darren dan Amanda?” kata Michael


“Amanda sangat setuju daddy, bagaimana denganmu Darren?” tanya Amanda.


“Aku juga, aku sangat setuju, mereka sangat profesional. Acara yang mereka buat benar benar di luar ekpetasi” kata Darren.


“Bagaimana dengan anda tuan Handoko?” tanya Michael


“Jika anak anak sudah setuju saya ikut mereka saja. Toh yang menikah adalah mereka, kami menyerahkan segalanya pada mereka” kata tuan Handoko.


Kembali senyuman tersungging di bibir Daniel, dia senang mendengar kinerja Arinda perempuan yang telah menempati tempat terpenting di hatinya di puji oleh semua client dan tamunya. Namun senyuman itu tidak bertahan lama, saat Daniel mendengar beberapa pemuda ingin berkenalan dengan Arinda dan mendekatinya.


Arinda, Cantika dan Maya masih berdiri bersama sahabat-sahabat Daniel, Aileen, oma Ayu, dan juga keluarga Xuan. Mereka masih asyik mengobrol hangat tanpa menghiraukan tamu tamu yang mulai membicarakan mereka.


************


terus dukung Author


dengan cara like, vote dan tipnya.....😊😊😊


jangan lupa juga kasih rate nya ya....😊😊😊


( Π_Π )


makasih..... tetap semangat 🤗🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2