Gadis Nakal Milik Hot Daddy

Gadis Nakal Milik Hot Daddy
Bab 275


__ADS_3

"Tuan Felix!" pekik Marvel.


Ia tidak menyangka bahwa dalang dari penculikan ini adalah Tuan Felix, lelaki yang selama ini ia kenal dengan baik sebagai salah satu rekan bisnisnya.


"Tuan Marvel?!" pekik Tuan Felix yang tidak kalah terkejutnya ketika melihat kehadiran Marvel di ruangan itu.


"Tuan Marvel!" panggil Shakila.


Shakila segera berlari menghampiri Marvel dan saat itu Tuan Felix refleks mengangkat senjata yang sejak tadi ia pegang kemudian mengarahkannya kepada Shakila yang tengah berlari menuju Marvel.


Namun, belum sempat Tuan Felix mencelakai Shakila, Polisi yang sejak tadi mengikuti mereka mengarahkan senjatanya ke arah lelaki tua itu dengan cepat kemudian menarik pelatuknya.


Dorrr!


"Aakhh!" pekik Tuan Felix ketika sebuah timah panas tepat mengenai tangannya dan pistol yang tadi ia pegang pun terlempar jauh.


"Kurang ajar!" hardik Joe.


Joe yang sudah tidak bisa menahan amarahnya, segera berlari dan menghampiri Tuan Felix. Lelaki tua itu akhirnya jadi bulan-bulanan Tuan Joe yang sudah tidak bisa menahan amarahnya.


Shakila menangis di dalam pelukan Marvel. Marvel memperhatikan penampilan Shakila saat itu dan ia benar-benar cemas.


"Apa yang sudah dilakukan oleh lelaki itu padamu, Shakila?" tanya Marvel cemas sembari meraih wajah Shakila dan menatapnya lekat.


"Dia belum sempat melakukan apapun padaku, tetapi saat ini aku benar-benar takut," lirih Shakila dengan air mata bercucuran dikedua pipinya.


"Syukurlah!" Marvel bergegas membuka jasnya kemudian meletakkan jas tersebut ke tubuh Shakila yang terlihat sangat seksi.


"Tutupi tubuhmu, aku tidak ingin orang lain melihatmu seperti ini, Shakila."

__ADS_1


Shakila menganggukkan kepalanya dan ia pun menurut saja ketika Marvel meletakkan jas mahal itu ke tubuhnya.


"Terima kasih," ucap Shakila.


Joe masih geram dengan lelaki tua bangka tersebut. Ia terus menghajarnya tanpa ampun sedangkan yang lainnya hanya melihat dan membiarkan Joe meluapkan semua amarahnya.


"Brengsekk kau! Selama ini aku selalu melindungi putriku dari mata-mata nakal tetapi kamu malah ingin menjadikannya seperti wanita murahan!"


Bugkkk!


Satu tamparan telak mengenai bagian mata Tuan Felix hingga pelipisnya pecah dan mengeluarkan darah.


Disaat Tuan Joe masih bergelut dengan lelaki itu, tiba-tiba Melvin tiba di tempat itu bersama Aira. Marvel dan Marcello terpelongo melihat Aira. Mata mereka membulat sempurna saat menyaksikan gadis itu. Shakila kedua, itulah yang ada di pikiran mereka saat itu.


Bukan hanya Marvel dan Marcello, bahkan Shakila pun begitu shok melihat seorang gadis yang begitu mirip dengannya bahkan bisa dikatakan seperti cerminan dirinya.


"Astaga! Jadi itu benar," gumam Marvel sambil menggelengkan kepalanya.


Aira memperhatikan Shakila dari ujung kepala hingga ujung kaki. Ia pun tidak kalah terkejutnya melihat kenyataan bahwa Shakila memang begitu mirip dengannya.


"Bagaimana bisa gadis itu begitu mirip denganku padahal kami tidak saling mengenal dan tidak memiliki hubungan apapun," batin Aira.


Joe menghentikan aksinya setelah ia puas melihat Tuan Felix babak belur dan tak berdaya. Ia menghampiri kedua gadis itu dan benar, Joe pun tidak bisa membedakan mereka jika seandainya kedua gadis itu mengenakan pakaian yang sama.


"Hei, Tuan Felix! Anda sudah salah orang. Gadis yang kamu culik bukanlah Akira, melainkan Shakila, anak perempuan Tuan Joe! Jadi, rasakanlah balasannya!" hardik Melvin.


Tuan Felix yang sedang terkapar di lantai kamar itu mencoba membuka matanya. Ia memperhatikan Shakila dan Aira secara bergantian.


Ia tersenyum tipis, "Brengsekk! Kenapa orang-orangku bisa begitu bodoh!" gumam Tuan Felix di sisa-sisa tenaganya.

__ADS_1


"Tangkap saja dia! Selama ini dia terus meneror dan mengancam seluruh keluargaku!" ucap Aira.


"Ya ampun! Bahkan suara mereka pun mirip!" pekik Marvel sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Shakila yang masih berada di pelukan Marvel terus memperhatikan gadis itu dengan sejuta pertanyaan di dalam kepalanya.


Perlahan Joe menghampiri Aira dan menatap lekat ke dalam mata gadis itu. "Bisakah kamu ikut bersama kami sebentar, Nona ...?"


"Aira," sahutnyan


"Ya, ada banyak pertanyaan yang ingin Om tanyakan padamu. Boleh 'kan?"


Aira pun menganggukkan kepalanya dengan cepat. "Ya, aku mau, Om! Tapi syaratnya penjarakan lelaki ini. Aku tidak ingin bertemu dengannya lagi," sahut Aira seraya menunjuk Tuan Felix yang sepertinya sudah tidak sadarkan diri.


"Tentu saja, Aira. Lelaki bajiingan ini pasti akan menghabiskan waktunya di penjara!" sahut Joe.


Aira menyunggingkan sebuah senyuman kepada Tuan Joe dan hal itu membuat Joe senang ternyata Aira gadis yang menyenangkan sama seperti Shakila.


"Shakila!" Joe merentangkan tangannya kepada Shakila dan gadis itupun segera melerai pelukannya bersama Marvel kemudian menghambur ke pelukan Tuan Joe sambil terisak.


"Daddy, terima kasih. Seandainya kalian terlambat datang, aku yakin Tuan itu sudah melakukan hal tidak senonoh kepadaku," ucap Shakila.


"Tidak akan, Shakila! Daddy tidak akan pernah membiarkan siapapun menyakitimu apalagi sampai melakukan hal tidak senonoh kepadamu," sahut Tuan Joe sembari mencium puncak kepala Shakila berkali-kali.


Setelah Tuan Felix bersama anak buahnya dibawa oleh para Polisi, mereka pun segera meninggalkan tempat itu dan kembali ke mansion.


"Joe, aku curiga jangan-jangan Shakila dan gadis itu memang saudara kembar. Apa kamu tidak ingin menyelidikinya?" tanya Marcello dengan setengah berbisik.


"Ya, saya pun curiga, Tuan Marcello. Saya akan memerintahkan anak buah saya untuk menyelidiki siapa dan dimana kedua orang tua kandung Shakila berada," sahutnya.

__ADS_1


...***...


__ADS_2