Ketulusan Cinta JONATHAN

Ketulusan Cinta JONATHAN
132. Udah gede masih ngompol


__ADS_3

"Apa? Daddy ngompol?!" seru Robert yang tak sengaja mendengar apa yang Syifa katakan.


Merasa penasaran, dia pun langsung mendorong tubuh Joe sekuat tenaga hingga pria itu turun dari pangkuan Syifa.


Sontak, matanya membulat sempurna. Kala melihat hampir seluruh celana Joe basah berikut dengan rok gamis Syifa yang merembes sampai kursi.


Bisa dibayangkan betapa banyaknya air kencing yang Joe keluarkan, sampai-sampai aroma pesingnya pun mengguar mengisi ruangan.


"Ih ... Daddy kok ngompol? Mana bau pesing lagi." Robert awalnya memang terkejut, tapi melihat wajah Daddynya memerah mungkin karena malu—dia pun akhirnya bergelak tawa. "Hahaha ... konyol! Daddy benar-benar konyol! Udah gede masa masih ngompol?"


"What is this?!" ("Ada apa ini?!") Pria berkepala plontos menyeru karena terkejut menatap ke arah Joe, tapi dia langsung menutup hidungnya kala mengendus aroma pesing. "Did you pee your pants? Are you crazy?" ("Apa kamu kencing di celana? Apa kamu gila?")


"What is this?!"


"What is this?!"


Beberapa penonton yang lain ikut memerhatikan Joe, mungkin mereka penasaran karena selain berisik—aroma tidak sedap itu cukup menganggu pernapasan.


Namun, alih-alih pergi ke toilet, Joe justru masih berdiri diam sambil memejamkan mata. Entah sedang apa, tapi yang jelas—selain merasa sangat malu, dia juga masih takut. Dan tak sanggup rasanya pergi ke toilet seorang diri.


'Sial! Kenapa jadi aku yang ngompol dicelana? Mana si Syifa juga kena. Ya Allah, ini sangat memalukan sekali!' batin Joe yang menggerutuki dirinya. Selain itu dia juga merasa sangat bersalah kepada Syifa.

__ADS_1


Sudah terkena kencing, ditambah perasaan malunya juga pasti.


"Kita ke toilet, A!" Melihat Joe masih berdiam di tempat, Syifa pun akhirnya berdiri, kemudian menarik lengan Joe dan membawanya pergi dari sana.


Tetes demi tetes air kencing itu mengikuti ke mana langkah mereka berjalan, sampai akhirnya tiba ke sebuah toilet.


Robert juga berlari menyusul mereka.


"Aa kok bisa sih, ngompol? Kataku juga pakai popok, A!" gerutu Syifa yang tampak kesal. Jujur, dia juga malu karena apa yang dilakukan sang suami tentu menjadi sebuah tontonan melebihi film yang sedang berjalan.


"Aku nggak ngompol, Yang, ini hanya keringat," bantah Joe yang malu untuk mengakui.


"Udah jelas bau pesing. Mana ada sih, A, keringat bau pesing?" Syifa terlihat menggomel, kemudian langsung masuk ke dalam toilet wanita, meninggal Joe dan Robert di depan toilet pria.


Joe menurut, dia pun langsung membuka seluruh celananya hingga bagian dalam. Kemudian memberikannya kepada Robert.


Karena tak ada kran air untuk cebok, akhirnya Robert menggunakan kran pada wastafel, untuk membilas celana Joe sampai menghilangkan aroma pesingnya. Kedua kakinya itu berjinjit, sebab tempatnya agak tinggi.


"Daddy ini aneh, ya ... padahal Daddy lho yaang tadi ngeledek Robert ngompol. Eh sendirinya malah yang ngompol," kekeh Robert. Masih merasa lucu, sampai tak bisa berhenti tertawa.


Mungkinkah ini yang dinamakan kena batunya? Karena Joe sudah meledek Robert?

__ADS_1


"Daddy nggak ngompol kok, kan Daddy bilang itu keringat, Rob!" balas Joe kesal. Wajahnya makin merah saja karena menahan malu.


"Ah Daddy bohong saja. Udah ketahuan juga. Mana ngompolnya pas duduk bareng Mommy lagi. Kasihan Mommy jadinya, Dad, roknya basah. Nanti masuk angin gimana coba?"


"Memangnya Daddy sengaja? Kan nggak, Rob, lagian kamu juga ... kata Daddy nggak usah nonton film horor. Tapi kamunya ngeyel. Jadi beginian jadinya?" Frustasi pada dirinya sendiri, alhasil Joe pun menyalah Robert.


"Dih, kok Daddy malah nyalahin Robert sih?" Robert terlihat tak terima disalahkan. Jelas memang dirinya tak salah disini. "Kan Mommy juga sudah sempat bilang, kalau Daddy takut ya nggak usah nonton. Nggak apa-apa juga kok, Robert nonton filmnya hanya berdua."


"Ya nggak serulah, masa kalian nonton sedangkan Daddy nunggu diluar? Kan namanya juga menghabiskan waktu bertiga, jadi Daddy harus ikutan."


"Ikutan tapi malu-maluin. Kasihan Mommy, pasti dia ikut malu. Dan kayaknya dia marah deh."


"Ya kamu bantuin Daddy, biar Mommymu nggak marah."


"Caranya gimana? Orang rok gamisnya udah basah dan bau pesing."


Beberapa menit setelah bersih-bersih, Joe dan Robert pun akhirnya keluar dari toilet pria.


Karena tak membawa celana ganti, alhasil Joe memakai celananya lagi dalam keadaan basah. Dilihat Syifa juga melakukan hal yang sama saat dirinya baru saja keluar dari toilet.


"Excuse me ...." Seorang pria berseragam hitam tiba-tiba datang menghampiri mereka, kemudian menatap ke arah Joe. "I'm a cinema attendant here, sir." ("Saya petugas bioskop di sini, Pak.") Dia menunjuk papan nama yang berada di dada sebelah kanan. "Can we talk alone? Over there?" ("Bisa kita bicara berdua? Di sana?") Lalu menunjuk ke arah pojok lorong toilet.

__ADS_1


...Waduh ... disidang nih kayaknya 🤣 gara-gara ompol 😂...


__ADS_2