Ketulusan Cinta JONATHAN

Ketulusan Cinta JONATHAN
185. Gundul In The Geng


__ADS_3

Leon mendesaah pelan, lalu berkata, "Daddy 'kan ngajak Leon ke salon, dia bilang mau warnain rambut. Leon juga sekalian—"


"Kamu jangan warnain rambut!" potong Maria cepat dengan suara lantang. "Anak kecil itu nggak boleh warnain rambut, apalagi kamu 'kan sekolah. Memang kamu mau dimarahi sama Bu Syifa, ya?"


"Dih ... siapa juga yang mau ikut warnain rambut, Mom? Orang Leon mau izin gundulin rambut."


"Apaaa? Gundulin rambuuut?!" Suara Maria amat melengking dan nyaring, Leon sampai menjauhkan ponselnya dari telinga lantaran terasa berdengung.


"Iya, Mom. Boleh, ya?"


"Nggak boleh!" tegas Maria.


"Kenapa nggak boleh? Lagi nge-trend soalnya, Mom. Seluruh murid di kelas digundul semua. Masa cuma Leon yang nggak?" Leon sengaja melebihkan, supaya Mommynya itu setuju.


"Ya kamu nggak usah ikutan, Leon. Mommy nggak suka sama orang yang gundul. Geli ah."


"Gelinya kenapa? Orang bagus. Si Robert aja pas digundul kelihatan lebih ganteng dan macho tau, Mom. Mommy 'kan suka sama cowok macho. Iya, kan?"


"Macho itu yang berotot, terus perut kotak-kotak. Kalau cuma gundul doang mah mana bisa dikatakan macho, Leon. Ada-ada saja kamu, ya! Hahaha ...." Maria terdengar tertawa, karena merasa lucu.


"Terus ... biar berotot dan punya perut kotak-kotak itu kita musti gimana, Mom?"

__ADS_1


"Nge-gym," jawab Maria, kemudian menjelaskan. "Kayak semacam olahraga gitu, tapi mengangkat beban berat. Kalau sekecil kamu sih belum boleh melakukannya. Nanti saja kalau udah gede."


"Ya udah, sekarang digundul aja dulu. Udah gede nanti Leon akan nge-gym. Boleh, ya, Mom?"


"Kan Mommy bilang, nggak boleh."


"Ah ya udah deh ... kalau nggak boleh berarti Leon nggak mau sekolah saja mulai besok!" ancamnya. Lama-lama Leon merasa kesal, karena belum mendapatkan izin.


"Kamu nggak usah aneh-aneh pakai nggak mau sekolah segala. Lagian nggak penting juga kali, Leon, ikut trend gundul kayak gitu? Yang ada kamu nanti mirip tuyul." Maria masih bersikukuh tak mengizinkan.


"Nggak mau! Pokoknya Leon tetap ingin digundul! Titik!" tegas Leon yang mulai emosi. "Lagian Leon juga malu, kalau nggak ikut digundul."


"Apa nggak kebalik, ya? Harusnya yang gundul justru malu, karena nggak punya rambut."


"Ah ya sudah deh terserah kamu." Akhirnya Maria mengalah, meskipun terdengar tak ikhlas. Terdengar dia menghembuskan napasnya dengan berat. "Tapi kalau ke mana-mana pakai topi, ya, kasihan nanti kepalamu kalau kedinginan dan kepanasan."


"Iya." Leon langsung tersenyum lebar sambil merasakan hatinya yang berbunga-bunga. "Terima kasih, ya, Mom. Mommy memang yang terbaik dan yang paling cantik sedunia! Leon sayang Mommy!"


"Mommy juga sayang kamu, Sayang."


Jawaban terakhir dari Maria memutuskan sambungan telepon itu.

__ADS_1


Selang beberapa detik, terdengar suara notifikasi sebuah grup chat yang bernama 'Gundul In The Geng'


Leon dimasukkan ke dalam grup itu dengan jumlahnya lima orang terhitung dengan Robert yang menjadi Admin. Tentu anggotanya selain dia—ada Baim, Atta dan Juna juga.


Robert: “Ini grup gundul kita 🙌. Bagaimana ini temen-temen? Apa kalian sudah berhasil mendapatkan izin☺️?"


Atta: "Udah dooongg ... ini aku lagi proses pengundulan😚. Tapi maaf, kayaknya aku nggak ikut janjian ke tukang cukurnya😐."


Leon langsung mengetik ponselnya. Ingin membalas pesan Atta. "Kenapa memangnya, Ta? Bukannya kamu sendiri yang buat ide janjian ketemu, ya🤔?"


Juna: "Iya, nih, si Atta ... nggak jelas banget😏!!"


Atta: "Maaf🥺 ... soalnya Papaku kepengen dia aja yang gundulin rambutku. Udah nggak apa-apa sih temen-temen ... mau digundulin dimana dan sama siapa. Yang penting kita gundul bareng-bareng aja, ya😁✌️?"


"Ya sudah nggak apa-apa deh😃." Leon membalas chat tersebut. "Aku juga sekalian mau ngasih tau kalau aku juga mau digundul di salon sekarang. Soalnya sekalian Daddyku mau warnain rambut🤭."


Juna: "Ah curang banget kalian berdua😠! Digundulnya masing-masing! Nggak seru😒!"


Robert: "Udah, Jun, nggak apa-apa 😊. Yang penting benar apa kata Atta ... kalau kalian intinya sama-sama digundul aja."


"Kamu sendiri gimana, Jun? Udah dapat izin belum 😯?" Leon bertanya.

__ADS_1


...Maaf, ya, Guys kalau terlalu absurd ceritanya 🙈...


__ADS_2