Mas Duda Mencari Ibu Susu

Mas Duda Mencari Ibu Susu
Dikelilingi Orang-Orang Baik


__ADS_3

Di acara tasyakuran kali ini, Anaya benar-benar bersyukur karena dia berikan kesehatan dan juga kekuatan oleh Allah. Dulu, kala masih mengandung bayinya yang tiada, banyak waktu yang Anaya habiskan dengan berbaring di ranjang. Kondisi tubuh yang tidak sehat dan juga harus meminum obat penguat janin. Akan tetapi, situasinya berbanding terbalik, kini Anaya justru merasa tubuhnya begitu sehat, selera makannya yang bertambah, dan juga lebih bahagia tentunya.


“Cita ayang Mama,” ucap Citra dengan begitu lucunya.


“Iya Sayang … Mama juga selalu sayang kamu. Sayangi adik-adiknya juga yah nanti,” balas Anaya.


Terlihat Citra dengan menunduk dan mencium perut Mamanya yang kian membuncit di sana, “Ayang … baby twins,” ucapnya.


Tama mengusapi kepala Citra dengan penuh kasih sayang. Sangat bahagia dan menyayangi istri dan anaknya itu. Tama berharap Anaya bisa sehat selalu, dan selalu menjadi Mama yang hebat untuk Citra dan Baby Twins nanti.


Usai doa dan kajian selesai, Tama dan Anaya berdiri dan memberikan salam serta menyantuni anak-anak yatim. Indahnya berbagi kepada para anak-anak yang membutuhkan. Selain itu juga, dilanjutkan dengan beramah tamah dengan tamu undangan. Jika Ayah Tendean menemui dan memberi salam kepada rekan-rekan Dokternya, Papa Budi dan Mama Rina juga memberi salam kepada kenalan dan beberapa tetangga yang diundang. Pun demikian dengan Anaya dan Tama yang menemui beberapa rekan mereka.


“Akhirnya ketemu … selamat ya Anaya dan Tama.” Kali ini ada pasangan Radit dan Khaira yang malam itu benar-benar datang dan turut memberikan doa dan selamat untuk Anaya dan Tama.


Sebagai seorang mahasiswa, tentu saja Anaya sangat senang karena Dosennya itu mau datang ke rumah Ayahnya dan turut memberikan doa untuk dirinya. “Makasih Bu Khaira … sama suami saja Bu? Kiddos tidak dibawa?” tanya Anaya kepada Khaira.


“Mereka di rumah, ada Eyangnya di rumah. Lagipula besok Arsyilla masuk harus sekolah,” balas Khaira. 


Ketika sedang bercengkrama dengan Khaira, rupanya ada Dokter Bisma dan Kanaya yang tak lain adalah kerabat dari Tama yang datang. Keduanya pun bergabung dan memberikan ucapan selamat kepada Anaya dan juga Tama.


“Akhirnya Tama … selamat yah,” ucap Dokter Bisma dengan merangkul kerabatnya itu.


“Makasih Mas … akhirnya, Baby Twins,” balas Tama.


Pun demikian Kanaya yang memberikan selamat kepada Anaya, “Selamat yah … sehat-sehat sampai melahirkan nanti,” ucapnya.

__ADS_1


“Amin … terima kasih Kak,” balas Anaya.


Kemudian Khaira melihat sosok yang tidak asing di sana, dan kemudian mereka saling menyapa. “Dokter Bisma yah?” tanya Khaira.


“Mamanya Arsyilla yah?” balas Dokter Bisma dengan menunjuk Khaira di sana. “Loh kok bisa di sini?” tanya Dokter Bisma dengan bingung.


Tentu keduanya saling mengenal, karena Dokter Bisma adalah Dokter Spesialis Anak yang sering Khaira datangi ketika Arsyilla dan Arshaka melakukan vaksinasi dan juga berobat. Menjadi pasien setia selama bertahun-tahun membuat keduanya saling mengenal.


“Siapa Sayang?” tanya Radit dengan berbisik lirih di telinga istrinya.


“Dokter Spesialis Anak-nya Syilla dan Shaka, Mas … Dokter Bisma,” ucap Khaira.


Radit dan Bisma pun saling bersalaman di sana, “Paman Dokter yang diceritakan Arsyilla yah?” tanya Radit.


Dokter Bisma pun tertawa, “Benar … kenalkan juga istri saya, Kanaya,” balas Bisma.


“Iya, Mas Radit yang auditor itu,” balas Kanaya.


Tama dan Anaya pun tertawa, “Dunia sempit banget sih, bisa saling mengenal dan ketemu di sini. Kalau tidak ada acara empat bulanan ini tidak ada reuni kayak gini deh,” balas Anaya.


“Benar … begini Mas Bisma, dulu aku tuh teman kuliahnya Khaira, dan sekarang Khaira ini menjadi Dosennya Anaya. Jadi, mereka turut datang. Malahan sudah kenal yah karena Mas Bisma ini Dokter Spesialis Anak,” balas Tama.


Dokter Bisma pun tertawa, “Kalau menjadi Dokter Spesialis Anak, akan diingat dan dikenal oleh Ibu-Ibu,” balasnya.


Kanaya pun juga tertawa, “Idola Ibu-Ibu dia, Tam,” balasnya.

__ADS_1


“Idola Ibu-Ibu dan sahabat anak ya Pak Bisma,” sahut Radit.


Memang demikianlah seorang Dokter Spesialis Anak yang akan dikenal dan menjadi idola para Ibu-Ibu, dan menjadi sahabat bagi anak. Para Ibu-Ibu pun tak jarang akan mengenali bahkan tak segan untuk menyapa Dokter Spesialis Anak yang mereka kenali.


Dokter Bisma pun tersenyum, “Benar Pak Radit … cuma saya kalau sama Arsyilla itu hafal karena vaksinasi Arsyilla itu dari bayi dan juga sering kan interaksi. Yang saya ingat itu. Arsyilla itu pinter. Dia waktu pemeriksa pasti membaca nametag saya Dokter Bisma Adi, P. S,Pa,” balasnya.


“Pinter banget yah’,” balas Anaya dan Kanaya bersamaan.


“Itu karena dia sudah bisa membaca saja sih. Saya juga heran, awalnya saya cuma bacain dia buku. Rutin membaca setiap hari, waktu usianya 3 tahun tiba-tiba dia bisa membaca sendiri tanpa mengeja. Saya juga heran, rupanya memang dibiasakan membaca untuk anak itu baik, sensoriknya akan distimulasi dan juga kecerdasan bahasanya bisa terasah. Membiasakan membaca untuk anak itu sangat baik,” balas Khaira.


Kanaya pun menganggukkan kepalanya, “Jadi pengen ketemu Arsyilla itu. Gemes,” balasnya.


"Sama Kak, aku juga pengen bertemu. Pinter banget," balas Anaya.


“Kalau ingin ketemu Arsyilla ikut ke Rumah Sakit atau klinik kita, Sayang … waktu vaksinasi pasti Bu Khaira datang dengan Arsyilla dan adiknya sekarang,” balas Dokter Bisma.


“Benar … bawa dua anak,” balas Khaira.


Cukup lama tiga pasangan itu saling berbagi cerita, ada tawa dan juga canda. Hingga akhirnya Radit dan Khaira, Bisma dan Kanaya berpamitan kepada Anaya dan Tama. Tidak lupa mereka memberikan doa agar janin dalam kandungan Anaya selalu sehat dan mereka semua menantikan kabar persalinan nanti karena mereka ingin bertemu dengan Baby Twins.


Begitu acara sudah selesai, Anaya dan Tama juga kembali beristirahat di dalam kamar Anaya yang berada di rumah Ayah Tendena. Anaya pun menatap suaminya itu. “Seneng banget dikelilingi orang-orang baik seperti mereka. Orang-orang yang memancarkan aura positif,” ucap Anaya.


“Benar Sayang … dari Mas Bisma kita belajar kesabaran, Mbak Kanaya itu Direktur Keuangan di perusahaan besar, sementara Khaira itu Dosen, dan suaminya Radit adalah auditor. Mereka adalah orang-orang yang baik,” balas Tama.


“Nanti kalau Baby Twins sudah lahir, berikan kabar kepada mereka ya Mas ….”

__ADS_1


“Iya Sayang, nanti membagikan kabar baik juga, My Love … sehat-sehat ya kamu. Aku sangat berharap kamu dan Twins sehat-sehat dan selalu baik adanya sampai hari persalinan nanti yah.”


__ADS_2