Mas Duda Mencari Ibu Susu

Mas Duda Mencari Ibu Susu
Rasanya Seperti Menjadi Orang Tua Baru


__ADS_3

Malam ini, Papa Tama masih menggendong Charel. Bayi laki-laki itu tidak lagi menangis, tetapi Tama masih menggendongnya dan belum menidurkannya di box bayi. Rasanya begitu senang memiliki bayi lagi. Walaupun Tama tahu, ada harga yang begitu mahal yang harus dibayar oleh Anaya untuk melahirkan bayinya.


"Charel jadi satu-satunya pria di antara Kak Citra dan juga Charla. Jadi, nanti kalau Charel dewasa menjaga kakak dan Charla yah. Charel jadi pria yang hebat. Papa akan mengajari Charel menjadi pria yang bertanggung jawab dan juga berkarakter yang baik yah," gumam Tama dengan lirih.


Dalam sebuah keluarga, anak-anak akan bercermin dari orang tua mereka. Anak perempuan akan banyak bercermin dari sosok ibunya, sosok yang pengasih dan lemah lembut. Sementara anak laki-laki akan banyak bercermin dari ayahnya, menjadi pemimpin yang bertanggung jawab dan dapat dipercaya. Untuk itu, sudah pasti Citra dan Charla akan banyak bercermin dari sosok Anaya, sementara Charel akan bercermin dari sosok Tama.


Setelah Citra tertidur, Anaya pun berjalan pelan-pelan menuju kamarnya. Wanita itu tersenyum ketika melihat Tama tengah menimang Charel.


"Charel kebangun ya Mas?" tanyanya lirih.


"Iya, kamu ke kamarnya Citra tadi, Charel kebangun," balas Tama.


"Ditidurkan saja pelan-pelan, Mas ... lucu banget sih, kamu waktu kecil dulu seperti Charel enggak?"


"Cakep Charel kelihatannya deh, Yang ...."


Tama menjawab dengan tertawa, menurutnya memang Charel bayinya itu tampan, kulitnya yang putih bersih, dan rambutnya yang hitam. Sementara Charla cantik, dengan pipinya yang kemerah-merahan, secantik Anaya.


"Rasanya aku seperti baru saja menjadi orang tua baru deh Mas ... padahal aku sudah mengasuh Citra sejak dulu. Cuma kan malam-malam dan sama bayi, baru kali ini," cerita Anaya.


Memang pada kenyataannya dulu, Anaya hanya sebatas menjadi ibu susu untuk Citra. Sehingga dia datang ke rumah Tama di pagi hari, dan pulang ketika petang. Momen bersama bayi di malam hari seperti ini, tidak dia rasakan. Akan tetapi, untuk keterampilan mengurus bayi sudah Anaya kuasai karena dulu sudah berlatih kala mengasuh Citra.


"Dinikmati Sayang ... nanti ada fasenya begadang dan si Kembar kebangun malam-malam, kan dia masih mengikuti ritme di dalam kandungan Mamanya," balas Tama.

__ADS_1


"Citra dulu suka begadang enggak Mas?" tanya Anaya kepada suaminya.


"Suka Sayang ... 40an hari pertama itu, banyak guncangan sih di aku. Harus begadang, harus menimang, dan memberikan ASI, selain itu kondisi mentalku juga baru kehilangan. Begadang untuk bekerja dan begadang mengasuh anak saat aku menduda dulu jauh banget perbedaannya. Lebih berat waktu jadi duda dan begadang malam dengan Citra. Mata pedih, hati juga perih," cerita Tama kepada Anaya.


Bukan bermaksud untuk mengungkapkan kenangan pahit di masa lalu. Hanya saja, Tama ingin mengatakan fase yang dia lewati dulu memang tidak mudah. Mental yang terguncang, tetapi dia harus survive untuk Citra, untuk bayinya.


Anaya pun menganggukkan kepalanya, "Aku dulu juga begitu sih Mas ... makanya waktu itu Ayah bilang jangan terlalu menyayangi Citra, nanti kalau kamu menikah dan Citra akan memiliki Mama, aku bakalan terluka lagi. Syukurlah, itu tidak terjadi ... karena aku menjadi Mamanya Citra," balas Anaya.


Tama pun tersenyum di sana, "Sudah pasti Mamanya cuma kamu, My Love ... tidak mungkin aku menikah dengan wanita yang tidak aku kenal. Tidak mungkin aku menikah dengan wanita yang tidak sayang kepada Citra. Tidak mudah untuk menerima seorang bayi, Yang ... tapi kamu melakukannya dengan baik, kamu sayang kepada Citra," balas Tama.


Anaya pun membaringkan Charel perlahan, wanita itu kemudian menatap Charla yang begitu terlelap di sana.


"Kalau Charla lebih banyak bobonya ya Mas?"


"Iya, bener banget ... lucu."


"Charla ini mirip kamu enggak sih Yang?" tanya Tama kepada istrinya.


"Hmm, apanya yang mirip?" tanya Anaya.


"Bibirnya mungil dan berwarna pink gitu. Cantik yah," balas Tama.


"Jadi, dia cantik karena Mamanya cantik ya Mas," balas Anaya dengan terkekeh perlahan.

__ADS_1


Tama pun menganggukkan kepalanya, "Iya, Mama Anaya yang paling cantik. Paling sexy deh," balas Tama.


"Sexy apaan Mas ... masih ndut banget ini. Dua baby sudah lahir, tapi berat badan setelah 4 hari masih segini. Kalau misalnya berat badanku tidak pulih ke posisi normal dulu bagaimana Mas?" tanya Anaya.


"No problem, Mama Anaya ... cintaku tidak tergantung pada berat badanmu. Penting sayangi dirimu sendiri, jangan insecure. Kamu juga kenal aku kan, tidak akan berpaling kepada siapa pun, janji!"


Ini adalah janji yang Tama ucapkan kepada Anaya. Cinta yang dia miliki untuk Anaya melebihi apa pun. Cintanya tidak mempermasalahkan tampilan fisik Anaya.


"Serius deh Mas ... rasanya kayak aku jadi orang tua baru, masih perlu beradaptasi," balas Anaya.


"Iya My Love ... adaptasi dulu saja pelan-pelan. Jangan terfolsir untuk mengasuh baby, tubuh kamu dan mental kamu juga harus diperhatikan. Jangan sampai terkena post partum depression," balas Tama.


Anaya pun menatap kepada suaminya itu, "Semoga saja tidak ... aku dikelilingi oleh orang-orang yang menyayangi aku. Dulu, aku terkena post partum depression usai kehilangan Cinta, sekarang semoga saja tidak lagi," balas Anaya.


Dulu, memang Anaya mengalami depresi bahkan sudah meminum obat anti depresan untuk menstabilkan perasaan hatinya. Supaya tidak terlalu bersedih. Sebab, ketika rasa sedih itu datang, rasanya tidak ada yang bisa mengcounternya.


"Senang merasakan pengalaman jadi orang tua baru?" tanya Tama.


"Iya, seneng Mas ... dulu kan mengasuh Citra di pagi hari sampai petang saja. Kalau sekarang kan berkecimpung 24 jam langsung. Bukan berarti aku tidak sayang Citra loh Mas ... aku cuma cerita ini pengalaman pertama 24 jam mengurus bayi," tegas Anaya.


"Iya-iya Sayangku ... tenang saja," balas Tama.


Justru Tama bersyukur karena Anaya merasakan 24 jam berkecimpung langsung untuk mengurus bayi. Dulu kan dia menjadi Ibunya Citra, ketika Citra sudah 1 tahun. Sehingga memang ini pengalaman pertama untuk Anaya.

__ADS_1


__ADS_2