
Setelah tiga hari dirawat di Rumah Sakit, akhirnya Anaya dan Si Kembar dipersilakan untuk pulang. Sebelumnya Dokter Indri juga melakukan visitasi lagi kepada Anaya, memberitahukan bagaimana merawat luka pasca Caesar dan juga memberikan kata-kata semangat untuk keponakannya itu.
"Yang paling penting adalah menjaga diri kamu sendiri ya Anaya. Beberapa minggu pertama setelah operasi caesar, kamu perlu istirahat untuk pemulihan. Yang Tante maksud bukan hanya pemulihan secara fisik, tapi juga mental. Luka operasi caesar ditutup dengan perban. Diperhatikan jangan sampai ada rembesan di perban itu. Jika rembesannya banyak, segera hubungi Tante yah," ucap Dokter Indri.
Anaya pun menganggukkan kepalanya, "Baik Tante ... apa lagi?" tanyanya.
"Bekas luka harus bersih dan kering yah ... nanti bekas sayatan perlahan-lahan akan memudar. Hindari berendam, dan berhubungan suami istri setelah masa nifas selesai. Setidaknya enam minggu setelah melahirkan," jelas Dokter Indri.
Apa yang disampaikan oleh Dokter Indri sejalan dengan cara merawat luka pasca operasi caesar. Luka dari operasi caesar perlu dirawat dengan benar untuk mencegah terjadinya infeksi dan komplikasi lainnya. Selain itu kita juga perlu merawat diri sendiri dengan baik seperti mendapatkan istirahat dan makan minum yang cukup untuk membantu proses pemulihan luka operasi caesar. Jika merasa luka operasinya terinfeksi atau menjumpai hal lain yang disebutkan diatas, Kita dapat menghubungi dokter atau tenaga medis segera.
Dokter Indri kemudian memeluk Anaya di sana, "Kuat dan tabah yah ... kamu adalah wanita yang kuat. Harus kuat untuk si Buah Hati," ucap Dokter Indri.
Anaya pun menganggukkan kepalanya perlahan, "Terima kasih Tante ... walau tentu perlu waktu untuk Anaya pulih sepenuhnya," balasnya.
Pulih yang dimaksudkan oleh Anaya adalah pulih dari luka pasca caesar dan juga luka karena kehilangan rahimnya. Pulih secara fisik dan juga psikis.
Dokter Indri melirik ke Tama yang kala itu sedang beberes dan berbisik kepada Anaya, "Dengan suamimu, kamu akan pulih dengan lebih cepat. Cinta yang dia tunjukkan bukan hanya di bibir saja, tetapi lihatlah dia begitu telaten mengurusi kamu, dan tidak merepotkan kamu. Percayalah kepada dia, support sistem terbaikmu," ucap Dokter Indri.
__ADS_1
Bagi setiap pasangan, seharusnya pasangan kita lah adalah support system terbaik untuk kita. Suami adalah support system terbaik untuk istrinya, begitu pula istri yang adalah support system terbaik untuk suaminya. Dengan melakukan peran sebagai support system terbaik kita bisa memiliki kualitas hidup yang lebih baik dan lebih bahagia. Dalam kehidupan berumah tangga pun akan terasa kepuasan batin kala kita bisa menolong dan mendukung pasangan kita, karena pasangan kita begitu berharga bagi kita.
"Iya Tante," balas Anaya dengan mata yang tampak berkaca-kaca.
Dokter Indri pun tersenyum dan memanggil Tama di sana, "Tante titip Anaya ya, Tama ... dijaga dan didukung baik-baik," ucap Dokter Indri.
"Oh, iya ... pasti Tante. Pasti Tama akan menjaga dan mendukung Anaya tanpa diminta," balasnya.
Usai menjawab itu, Tama kemudian berpamitan kepada Anaya dan Dokter Indri untuk menyelesaikan adminitrasi dan menebus obat yang masih perlu diminum Anaya pasti persalinan.
Anaya pun menganggukkan kepalanya, "Iya Tante ... kata Mas Tama kemarin ... yang penting Anaya masih memiliki jantung sebagai organ vital manusia yang memompa seluruh darah manusia, selama jantung ini masih berdetak, kami masih akan saling memiliki satu sama lain," ucap Anaya.
Dokter Indri pun menganggukkan kepalanya, "Yang Tama sampaikan benar, Anaya ... banyak wanita yang sehat setelah rahimnya diangkat. Tante sangat berharap kesedihan yang kamu alami tidak akan berlarut-larut. Jika kamu sedih, berpengaruh ke kelenjar ASI. Jika, kelenjar ASI terganggu, kasihan si Kembar kan? Begitu juga jika kamu sedih Tama dan Citra juga akan merasakan pengaruhnya," balas Dokter Indri.
"Iya Tante ... hanya saja Anaya perlu waktu untuk pulih dan menerima semuanya ini," balasnya.
"Pasti bisa ... satu hingga dua minggu ini adalah masa pemulihan untuk kamu. Jangan segan menelpon Tante ... bagi kesedihan dan semua pikiran di otak kamu kepada Tama. Tante sangat yakin bahwa Tama akan mendengarkan kamu. Jadikan dia support system terbaik dalam hidupmu."
__ADS_1
Dokter Indri bisa mengatakan demikian karena mengingat bagaimana Tama yang setia menggenggam tangan Anaya. Tama yang sampai menitikkan air matanya dan memohon kepada Dokter Indri dan tim medis supaya Anaya bisa selamat. Untuk semua itu, Dokter Indri sangat yakin bahwa Tama adalah sosok terbaik untuk Anaya.
"Terima kasih untuk saran dan nasihatnya, Tante," ucap Anaya.
"Sama-sama Anaya ... kamu sudah seperti anak Tante sendiri. Ketika kamu berbahagia, Tante yang akan lebih berbahagia," balas Dokter Indri.
Sekali lagi Dokter Indri memeluk Anaya di sana, dan menyemangati keponakannya itu. "Kamu memang ditakdirkan untuk mengalami banyak kepahitan, tetapi ada sukacita di balik semua itu. Sebagaimana hujan dan mendung gelap yang mengguyur Bumi, ada pelangi seusainya. Tama seperti pelangi dalam hidupmu, Anaya."
Apa yang disampaikan Dokter Indri barusan berhasil membuat Anaya meneteskan air matanya. Ya, begitulah Tama dalam hidup. Pelangi dengan sejuta warna yang indah. Busur di angkasa dengan warna-warninya yang mempesona. Jika tanpa Tama, mungkin hari-hari yang Anaya lalui hanya saja berselimut mendung dan berurai air mata. Akan tetapi, dengan partner terhebat seperti Tama, di hari yang mendung pun, di angkasa saja akan ada pelangi.
***
Happy Reading ...
Semoga pasangan kita selalu menjadi support system terbaik untuk kita, Sehingga rumah tangga yang indah dan bahagia akan melingkupi hati kita.
Saranghae. 🥰🧡🧡
__ADS_1