
Terbiasa dengan kehidupan berumahtangga dan Tama selalu ada di rumah, dan sekarang Anaya mendadak mellow karena suaminya itu akan diutus oleh perusahaannya untuk mengikuti Pekan Retas atau biasa disebut dengan Hackhaton. Bagi mereka yang bekerja di perusahaan yang berbasis dengan IT, Hackhaton adalah kompetisi yang bisa diikuti. Kali ini, Tama mengatakan kepada istrinya terlebih dahulu perihal pekan retas yang akan dia ikuti.
"Sayang, pekan depan aku akan pergi loh. Kamu di rumah dengan tiga Kiddos bisa?" tanyanya.
Sekadar mendengarkan pamit dari suaminya, Anaya sudah terlihat mellow. Sebab, sejak menjadi istrinya Tama, yang pasti suaminya itu selalu bekerja berangkat pagi dan jam 16.00 sudah pulang. Sekarang, ketika Tama mengatakan hendak pergi, Anaya mendadak sedih.
"Ke mana Mas? Berapa hari?" tanya Anaya.
"Ke Singapura, Yang ... empat hari di Singapura. Hackhatonnya sendiri akan berlangsung 72 jam non-stop," jawab Tama.
"Tiga hari non-stop, enggak sakit itu nanti Mas?" tanya Anaya.
"Ya, tidur tapi ganti-gantian sama setim. Kan ada launching aplikasi baru, Yang ... kalau menang kan bisa dapat suntikan dana dari investor, selain itu dukungnya untuk promosi," balas Tama.
Bagi mereka yang bekerja di perusahaan berbasis IT, Hackhaton adalah sebuah hal yang lazim didengar. Kata ini adalah gabungan dari dua kata dalam bahasa Inggris yaitu Hack dan Marathon. Secara sederhana Hackhaton adalah kegiatan kompetisi pemrograman yang berlangsung beberapa jam hingga beberapa hari. Hackhaton ini di Indonesia lazim disebut dengan Pekan Retas yang bisa diikuti oleh Programmer, Graphic Designer, Project Manager, Business Analysist, dan lainnya. Semua orang yang datang akan berpartisipasi dalam event ini, berkolaborasi untuk menciptakan program bisa dalam bentuk Software maupun aplikasi. Hasil ciptaan dari semua tima akan dilombakan dan bersaing untuk mendapatkan pemenangnya, dan tim yang menang akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai yang cukup besar.
"Harus ikut ya Mas?" tanya Anaya.
"Iya, harus Sayang ... soalnya aku kan programmer di perusahaan. Jadi nanti aku, tim dari Desainer Grafis, dan Manajer Proyek yang akan terbang ke Singapura," jawab Tama.
Anaya menghela nafas panjang. Sebenarnya berat juga harus ditinggal selama empat hari. Namun, Anaya juga percaya bahwa dengan mengikuti Pekan Retas ini suaminya akan mendapatkan pengalaman yang sangat berharga.
"Pekan retas ini pasti bagus untuk Mas ..., cuma aku yang sedih. Sejak menikah, gak pernah LDM loh," balas Anaya.
__ADS_1
"Cuma 4 hari Sayang ... nanti aku oleh-olehin Coklat Singapura yang gambarnya Merlion itu," balas Tama dengan tertawa.
Anaya pun memanyunkan bibirnya. "Ya sudah, penting jaga kesehatan ya Mas. Kalau sempat kabari aku yang ada di rumah," balas Anaya.
"Pasti Sayang ... pasti dikabarin."
***
Akhir Pekan Tiba ....
Sekarang Tama bersama timnya dalam pesawat untuk mengikuti Pekan Retas atau Hackhaton selama empat hari. Walau sebenarnya Tama juga merasa sedih harus berpisah dengan anak dan istrinya selama empat hari.
Namun, sebagai gantinya, Mama Rina akan menginap di rumah Anaya dan membantu jika Anaya membutuhkan bantuan. Dengan demikian, Tama pun tidak terlalu kepikiran.
Begitu pembukaan Hackhaton, Tama takjub dengan berbagai perusahaan yang ikut dalam pekan retas kali ini. Semuanya adalah perusahaan IT yang bonafite, selain itu Tama bisa menghadiri presentasi betapa canggihnya dunia dengan teknologi yang terintegrasi ke dalam hidup manusia. Semuanya serba cepat, serba mudah, semudah mendapatkan informasi dengan ujung jari.
Seakan Tama sekaligus brainstroming dengan berbagai perubahan yang terjadi di masa yang akan datang dengan kian canggihnya teknologi dan informasi. Untuk seorang programmer hal seperti ini memang sangat baik.
***
Sementara itu di Jakarta ...
Anaya tampak begitu rindu dengan suaminya. Jakarta dan Singapura memiliki selisih waktu satu jam. Sekarang di Jakarta jam 20.00 Waktu Indonesia Barat, sementara di Singapura sudah jam 21.00 Waktu Singapura.
__ADS_1
Biasanya jam segini ketika anak-anak sudah tidur, Anaya akan ngobrol atau bahkan bisa dikatakan pacaran dengan suaminya itu. Bisa cerita apa saja, bercanda apa saja, dan juga melakukan hal-hal seru seolah break dari rutinitas setelah seharian mengasuh anak. Namun, sekarang Anaya hanya sendirian di kamar. Pesan dari suaminya juga sudah satu jam yang lalu yang mengatakan bahwa pekan retas sudah dimulai.
[Dari: Mas Suami]
[Sayang, aku sudah mulai Pekan Retasnya.]
[Mungkin aku jarang mengirim pesan karena sudah mulai dengan pemrograman.]
[Seru juga semua orang berkumpul dan mengikuti pekan retas.]
[Kamu hati-hati yah di Jakarta.]
[Salam cinta dan sayangku untuk Mama Anaya, Citra, Charel, dan Charla.]
[I Love U So Much My Love]
Anaya kembali menggulir handphonenya dan membaca pesan dari suaminya itu. Sebatas membaca saja, Anaya sudah begitu rindu.
"Baru semalam, sudah kangen banget sama kamu, Mas. Biasanya ada yang menemani malam-malam begini. Banyak aktivitas seru yang kita lakukan saat Kiddos sudah tidur. Sekarang, aku sendirian. Kangen banget."
Anaya bergumam sendirian dalam hatinya. Baru semalam, tetapi rindunya sudah menguras hati. Padahal masih ada tiga hari lagi.
"Sehat-sehat di sana ya Mas Suami ... pulang dalam keadaan sehat, kalau bisa sih menang. Kalau tidak setidaknya kamu sudah memiliki pengalaman. I Miss U So Much, Hubby!"
__ADS_1