
Suara petir menggelegar bersamaan dengan teriakan Refald yang menggema diseluruh ruangan istana raja iblis Gengishkhan. Rasa duka yang mendalam terdengar jelas dalam jeritan suara Refald. Bahkan pasukan Refaldpun tak berani mengangkat kepalanya menyaksikan pangerannya meluapkan seluruh kesedihannya atas apa yang terjadi saat ini.
Refald masih saja menundukkan kepalanya dan mengepalkan tangannya dengan kuat. Sementara Fey berusaha menenangkan suaminya agar bisa mengendalikan amarahnya. Fey tidak ingin Refald kehilangan kekuatan setidaknya sampai mereka semua kembali kedunia nyata.
“Suamiku,” panggil Fey lirih. Ini adalah kali pertama Fey memanggil Refald dengan sebutan ‘suami’. Seketika Refaldpun menatap langsung wajah istrinya yang juga menangis didepannya. Fey terkejut karena mata Refald sudah mulai berkaca-kaca. Seolah tahu apa yang dirasakan suaminya, Feypun langsung memeluk leher Refald dan menangis dalam rengkuhannya. “Berbagilah kesedihan bersamaku, suamiku, tapi ... kita harus keluar dari sini. Kasihan Leo dan Shena,” bisik Fey disela-sela tangisannya. Ia semakin mengeratkan pelukannya.
Masih dalam diam, Refald menyentuh punggung Fey dan membalas pelukan hangat istrinya. Matanya terpejam dan memeluk erat Fey dengan seluruh hati dan jiwanya. “Kita tidak bisa kembali ke dunia nyata, Honey. Karena ... bencana dahsyat sedang melanda perkampungan setan seperti yang dikatakan raja iblis Gengishkhan.”
“Apa?” Fey melepaskan pelukannya dan menatap manik mata Refald. “Lalu, bagaimana dengan orang–orang yang ada di sana?” Fey tidak berani membayangkan betapa dahsyatnya bencana itu. Sebab, dari apa yang pernah ia lihat, akibat bencana ini banyak sekali memakan korban jiwa.
“Mereka semua ...,”suara Refald terdengar bergetar karena tidak sanggup mengatakan kalimat selanjutnya. Namun, ia tetap harus mengatakannya, Fey pun juga sudah tahu akhir dari tragedi yang terjadi saat ini. “Mereka ... ma-ti.” Refald memejamkan matanya lagi dan tanpa sadar, air matanya pun mengalir membasahi wajah tampannya.
Feypun langsung lemas didekapan Refald, tak jauh beda dengan suaminya, ia pun juga ikut menangis bersamanya. Mereka berdua saling berbagi kesedihan karena tak bisa melakukan apa-apa untuk membantu mereka.
Tiba-tiba saja, Fey bisa melihat seluruh rangkaian kejadian masa lalau raja Gengishkhan dalam pikiran Refald.
“Apa itu?” tanya Fey terkejut. Ia kembali melepas dekapan suaminya dan menatap tajam manik mata Refald. Kini, Fey bisa melihat dengan jelas bayangan kenangan raja iblis yang dulu ternyata adalah manusia biasa.
Fey bahkan mengatupkan kedua tangannya dimulutnya saking shocknya. Kini, ia tahu alasan kenapa Refald berteriak seperti tadi. Air mata Fey terus mengalir tanpa henti setelah tahu seperti apa kisah raja iblis yang begitu menyakitkan. Fey bisa melihat dengan jelas kenangan menyedihkan itu.
__ADS_1
Refald yang mengetahui bahwa istrinya bisa melihat bayangan kenangan masa lalu raja iblis Geingishkhan, hanya bisa diam terpaku. “Apa yang kau lihat, Honey?” tanya Refald dengan lirih. Tangannya menggenggam erat tangan Fey dan mulai menundukkan kepalanya kembali.
Mata Fey terbelalak memandang Refald. Ia tidak tahu harus berkata apa, yang ia tahu adalah saat ini suaminya itu sedang dalam situasi tidak baik. Dan yang lebih menyakitkan adalah kenangan tentang raja iblis yang terkenal bengis itu begitu menyayat hati. Kisahnya terlalu pilu untuk digambarkan dengan kata-kata.
“Dia ... raja iblis itu ...,” Fey benar-benar shock sampai tidak bisa melanjutkan kalimatnya.
“Namanya Raghu,” ujar Refald pada istrinya. “Nama asli raja iblis Gengishkhan selama menjadi manusia biasa dimasa lalu adalah Raghupati Rajaf. Dia seorang bad boy terkuat dikampungnya. Dia membunuh dan menyingkirkan semua penjahat yang berusaha menyakiti penduduk desanya. Dia juga melindungi desa yang kini bernama ‘kampung setan’ dari semua penjahat yang mencoba menguasai dan memanfaatkan desa itu. Selama ada Raghu, desa itu akan aman damai dan tenteram.” Entah kenapa Refald mulai menggambarkan kisah iblis yang baru saja ia lenyapkan. Apalagi, kisah hidup seorang Raghu tergambar jelas dalam benaknya saat ini.
Sedangkan Leo sendiri, ia terduduk sambil menopang kepala Shena yang pingsan dalam dekapannya. Penghalang yang dibuat Refald masih terpasang melingkari keduanya. Leo tidak tahu pasti apa yang sedang terjadi dengan kakaknya, tapi ia mencoba untuk mendengar dan menyimak saja semua yang dikatakan Refald pada kakak iparnya, Fey saat ini.
“Suatu ketika.” Refald melanjutkan gambaran kenangan masa lalu raja Gengishkhan yang baru saja ia lihat bersamaan dengan terdengarnya suara gemuruh di luar istana. “Ada seorang gadis asing bernama Zoya, datang ke desa Raghu. Pria itu pun jatuh cinta pada Zoya. Seiring berjalannya waktu, keduanya pun saling mencintai dan mencoba memulai hidup baru yang penuh dengan kebahagiaan di kampung itu. Namun sayangnya, takdir tidak mengizinkan mereka hidup bahagia.”
“Tepat dihari pertunangan Zoya dan Raghu,” lanjut Refald. “Orang-orang jahat menggunakan kesempatan itu untuk menyerang Raghu dan tunangannya Zoya. Mereka berhasil membunuh Zoya tepat didepan mata Raghu. Hidup Raghu saat itu langsung hancur berkeping-keping. Wanita yang ia cintai mati mengenaskan dan tak ada satupun penduduk desa mau membantunya. Bahkan saat proses pemakaman Zoya, tidak ada orang yang mau datang dan lebih memilih pergi ke pesta penjahat yang sudah berhasil membunuh Zoya dan mengalahkan Raghu. Ternyata, semua penduduk desa sudah disuap dan diiming-iming harta berlimpah dari para penjahat itu supaya mengkhianati Raghu.
"Saat itulah, kebaikan hati Raghu berubah menjadi kebencian dan dendam yang amat dalam. Ia tidak menyangka, apa yang sudah Raghu lakukan demi desa dan penduduknya, rela mereka tukar dengan segelintir harta yang tak bernyawa. Mereka semua dibutakan oleh segala hal yang berbau duniawi dan kenikmatan hidup sementara.
"Tepat setelah Raghu selesai memakamkan jasad wanita yang ia cintai, Raghu bersumpah pada dirinya sendiri untuk membantai semua penduduk desa beserta semua penjahat yang sudah menghancurkan kehidupannya. Dengan membabi buta, Raghu membunuh semua orang dan siapapun yang ia temui tanpa ampun. Lebih parahnya lagi, Raghu juga membantai orang tua dan anak-anak tak berdosa. Tak tanggung-tanggung, wanita hamilpun tak segan ia lenyapkan juga.
"Malam itu, kampung ini dibanjiri dengan lautan darah manusia dan berubah nama menjadi ‘kampung setan’. Raghu berubah menjadi iblis pembantai manusia yang terkenal kejam di kampungnya sendiri, ia dibutakan oleh dendam dan kebencian yang begitu besar dan tak bisa terbendung lagi. Selama beberapa bulan Raghu hidup sendirian di tempat itu sampai akhirnya ia melenyapkan dirinya sendiri dan arwahnya bergentayangan. Karena dendamnya yang tak bisa hilang, ia berubah menjadi iblis yang menakutkan.
__ADS_1
"Meski sudah mati, Raghu tidak pernah membiarkan kampung setan dihidupkan kembali. Ia besumpah pada dirinya sendiri akan menghancurkan kampung itu hingga rata dengan tanah sebagai wujud balas dendamnya yang mendalam atas kematian Zoya. Seiring berjalannya waktu, nama Raghupun lenyap dan berganti dengan iblis Gengishkhan.
"Kekuatannya sebagai iblis juga semakin bertambah karena kekejaman yang ia lakukan saat membunuh dan menghasut manusia untuk mengikuti jalan sesatnya. Setiap kali kampung ini mati dan hidup kembali, maka saat itu juga, Rhagu yang berubah menjadi raja iblis Gengishkhan berusaha memusnahkan kampung ini kembali.
"Bahkan penduduk kampung yang memaksa tinggal dikampung ini sengaja ia jadikan tumbal dan budaknya saat ia menghasut semua orang agar melakukan ritual perjanjian dengannya. Apa yang raja iblis lakukan sudah melebihi batas sehingga terjadilah bencana yang dahsyat sebagai peringatan agar manusia tak lagi mengambil jalan sesat dan lebih mencintai alam sekitarnya. Dengan kata lain, raja iblis Gengishkhan tercipta akibat rasa cinta dan dendam yang begitu besar dan tak bisa dikendalikan.” Refald menundukkan kepalanya lagi saat istana raja Gengishkhan mulai bergetar dan meruntuhkan sebagian properti yang terpasang di aula ini.
Refald langsung melindungi tubuh Fey dari reruntuhan bangunan dengan dekapannya. Mereka tidak bergeming dari posisinya dan menyaksikan sendiri kehancuran istana megah yang dibangun oleh raja Gengishkhan bersamaan dengan datangnya musibah banjir serta longsor yang sedang melanda perkampungan setan tempat di mana Raghu si raja iblis Gengishkhan dilahirkan dan juga dimusnahkan.
BERSAMBUNG
***
Kisah raja Gengsihkhan terinspirasi dari film yang aku suka. Sama halnya dengan Refald yang terinspirasi dari film Twilight. Jika ada kesamaan nama dan tokoh, itu hanya sebagai pemanis cerita fiksi fantasi yang aku buat. No bully ya ... aku tidak tahu apa kalian suka dengan kisah ini atau tidak, tapi sekali lagi, ini hanyalah cerita fiksi dari dunia halu yang aku ciptakan.
Maaf kalau kalimatnya agak berantakan .. lagi down banget ... nanti kalau ada waktu luang, aku bakal revisi biar kata-katanya enak dibaca.
love you all ... pokoknya kalianlah semangatku sekarang.
__ADS_1