
Orang yang sedang ditatap Rhea adalah Irene. Sebenarnya, baik Rey maupun Rhea tidak mengerti bagaimana bisa Irene mengetahui goa tempat tinggal Rhea berada. Sebab, selama ini tidak ada yang tahu dimana Rhea tinggal selain Fey dan Refald. Ini benar-benar aneh sekali. Bagaimana bisa Irene mengetahui tempat ini.
“Kau!” Rey memicingkan matanya melihat Irene. Ia menggenggam erat tangan Rhea yang jadi berkeringat dingin. Rey tahu ada yang Rhea cemaskan soal Irene meski kekasihnya ini tidak mengatakan langsung padanya.
“Ternyata benar, kalian berdua ada disini.” Irene tersenyum sinis menatap Rey dan Rhea.
Rhea hanya diam terpaku melihat Irene. Firasatnya mengatakan, akan ada sesuatu hal buruk yang bakal terjadi dengan hadirnya Irene disini. Namun, ia tidak tahu apakah firasatnya itu benar atau salah, yang jelas, hatinya sama sekali tidak tenang.
“Sedang apa kau disini, ha?” tanya Rey penuh waspada. Matahari sudah mulai bersinar terang menyinari mereka semua yang ada di tengah-tengah tebing.
Lokasi goa ini berada tepat diatas air terjun dan disisi lainnya adalah tebing dimana mengalir air terjun lain yang menyambung dengan air terjun dibawahnya. Lebih tepatnya, goa ini berada di tengah-tengah patahan air terjun. Dan posisi Irene sedang berada di bibir tebing dimana dibelakangnya mengalir sungai yang jatuh ke bawah membentuk sebuah air terjun indah disampingnya.
Harusnya tempat ini tidak mudah dijangkau oleh manusia karena lokasinya yang curam dan berbahaya. Namun, jika Irene bisa sampai kemari, artinya Irene juga bukanlah manusia biasa. Pasti ada seseorang dibelakangnya entah itu siapa.
“Aku hanya penasaran, kenapa kalian berdua tiba-tiba saja tidak masuk sekolah selama beberapa hari. Aku melihat mobilmu terparkir di bawah sana. Jadi aku menelusuri tempat ini. Aku baru tahu kalau ada goa di tempat seindah ini. Dan yang lebih mengejutkan lagi, ternyata ada kalian berdua di tengah hutan belantara ini. Ada apa ini? Apa yang kalian lakukan di dalam goa? Apa kalian ....”
“Apapun yang kami lakukan disini, sama sekali bukan urusanmu!” sela Rey langsung. “Pergi dari sini, dan jangan pernah datang kemari lagi.”
“Oh iya? Bagaimana kalau aku tidak mau pergi. Aku sangat penasaran, apa yang kau lakukan jika seluruh teman-teman di sekolah tahu, kalau ternyata pasangan paling serasi yang mereka kagumi lebih memilih berduaan saja di tengah hutan belantara daripada pergi belajar. Entah apa yang akan mereka pikirkan jika sampai tahu kalian hanya berdua saja di tempat sesunyi dan sesepi ini.”
__ADS_1
“Huh, terserah! Lakukan apapun yang kau suka! Aku sama sekali tidak peduli pendapat orang tentang kami. Ayo kita pergi, istriku Sayang. Melihat wanita itu benar-benar membuatku kesal” Rey sengaja memanas-manasi Irene dengan sengaja memanggil Rhea sebagai istri, yang artinya sama saja membenarkan dugaan Irene tentang Rey dan Rhea itu sungguh terjadi.
Panggilan sayang Rey terhadap Rhea bagaikan bom atom untuk Irene. Ia langsung melangkah menghadang jalan Rey dan Rhea dengan tatapan penuh amarah kebencian. Kini ketiganya, sedang berada diatas tebing tepatnya di samping air terjun dengan ketinggian yang menjulang.
“Kenapa kau begitu tega padaku? Apa salahku? Aku begitu mencintaimu? Kau bahkan menerima cintaku dengan baik sewaktu kita sama-sama berada di Swiss dulu. Kenapa saat kau datang kemari, kau berubah sikap menjadi dingin dan kasar padaku? Apa salahku padamu? Kenapa kau lakukan ini padaku?” teriak Irene mengeluarkan seluruh isi hatinya yang terluka setiap kali melihat kemesraan Rey dan Rhea.
“Aku memang selalu bersikap baik pada setiap wanita, bukan hanya padamu saja. Tapi sekarang, wanita yang aku cintai hanyalah Rhea, tidak ada yang lain lagi. Kesalahanmu adalah kau masih saja mengganggu hubungan kami, meski sudah berkali-kali kujelaskan padamu bahwa aku tidak bisa mencintai wanita lain lagi selain Rhea. Karena dia adalah istriku. Jika kau benar-benar mencintaiku, maka biarkan aku hidup bahagia dengan wanita yang aku pilih sebagai pendamping hidupku. Pergilah dari kehidupan kami untuk selama-lamanya.” Raut wajah Rey benar-benar serius menatap Irene.
“Lalu ... bagaimana denganku? Gampang sekali kau menyuruhku pergi dari kehidupanmu?”
“Kau akan mendapatkan cintamu, tapi bukan aku. Sejak awal aku tidak pernah mencintaimu atau mencintai siapapun. Cinta pertamaku hanyalah Rhea seorang. Dan dia akan selalu menjadi cinta terakhirku dan tidak akan pernah ada cinta-cinta yang lain lagi.”
“Tidak!” teriak Rhea langsung sebelum Rey yang menjawab. “Aku tidak akan membiarkan Rey membagi cintanya denganmu? Kau pikir kau siapa, ha? Cinta Rey hanya tercipta untukku. Selamanya, Rey hanya untukku!” tandas Rhea dengan api kemarahan yang sudah memuncak. Ia tidak bisa terima lagi dengan apa yang sudah Irene katakan pada Rey. Jika selama ini dia diam, itu karena Rhea percaya, Rey bisa mengatasinya sendiri. Tapi kali ini, ia tidak akan membiarkan suaminya direbut oleh wanita lain.
Rey sendiri langsung takjub melihat sikap istrinya mendadak berubah jadi protektif padanya. Meski Rhea tidak berkata seperti itu, ia pun tak sudi membagi cintanya dengan wanita lain manapun. Satu-satunya wanita yang Rey lihat saat ini hanyalah Rhea seorang. Tak peduli berapa banyak wanita yang cinta mati padanya, Rey hanya bisa mencintai satu wanita, yaitu Rhea.
“Aku tidak butuh pendapatmu, jika Rey tidak bisa jadi milikku, maka dia juga tidak akan bisa jadi milik siapapun!” bentak Irene dan diluar dugaan, gadis itu langsung mencium pipi Rey tanpa izin sehingga membuat Rey berjingkat karena terkejut. Ia terlalu fokus menatap wajah Rhea sehingga Rey tidak sadar kalau Irene bakal bertindak nekat menyentuhnya bahkan berani menciumnya.
Seketika jantung Rhea berhenti berdetak melihat kejadian mengejutkan yang mengundang petaka baginya. Rhea tidak bisa bernapas dan tubuhnya lemas seolah habis tersambar sambaran petir yang tak terlihat. Kekuatan Rhea menghilang dan iapun tumbang. Karena posisinya ada di bibir tebing, kekasih Rey itu pun jatuh ke bawah dalam keadaan tak sadarkan diri.
__ADS_1
Tepat di depan mata Rey, Rhea terjatuh kebawah ke arah dasar air terjun dihadapannya. Rey berusaha bergerak cepat untuk menangkap tubuh sang pujaan hati, tapi ia hanya bisa meraih gelang yang terikat ditangan Rhea. Sayangnya, gravitasi bumi jauh lebih kuat daripada tarikan Rey sehingga gelang yang menjadi lambang kesucian cinta antara Rey dan Rhea terlepas dan kembali membawa tubuh Rhea terhempas jatuh ke bawah.
Kejadian tak terduga ini begitu cepat terjadi, bahkan untuk shockpun keduanya tak sempat. Bulir air mata Rhea jatuh mengudara disela-sela ia hampir kehilangan kesadaran menatap Rey semakin jauh dihadapannya.
Bila takdir ini memisahkan kita, bila di kehidupan ini kita tak bisa bersama, cintaku untukmu tak akan pernah pudar. Maafkan aku Rey, maaf karena aku ... tak sempat mengatakan padamu, kalau aku ... aku ... aku sangat mencintaimu. Aku ... akan selalu menunggumu, menunggu di kehidupan berikutnya, menunggu sampai kita bisa kembali bersama, karena aku ... benar-benar mencintaimu dengan segenap hati dan jiwaku. Terimakasih atas semua cinta yang kau berikan padaku, aku sangat bahagia, aku berjanji akan membalas cintamu dikehidupan berikutnya. Selamat tinggal sumiku ... Reyshinhard Refey Dilagara, sang pujaan hati ... pangeran Mirza Anta.
Itulah pesan terakhir yang disampaikan Rhea dalam hatinya saat ia terjatuh ke dasar jurang sambil menatap wajah suaminya yang memucat karena tegang sebelum Rhea benar-benar kehilangan kesadarannya. Tangan rey masih terulur sambil memegang gelang hitam milik Rhea, sementara Rhea sendiri semakin jatuh jauh kedasar jurang yang mengaga lebar menelan lahab tubuh gadis cantik itu.
“Tidak! Rheaa! Rheaaaaa!” teriak Rey saat itu juga. Ia pun hendak melompat turun untuk menyelamatkan istrinya, tapi lengannya dicekal kuat oleh Irene. “Apa yang kau lakukan!” bentak Rey menggelegar sambil mendorong kasar tubuh Irene hingga gadis itu jatuh tersungkur menabrak batu dipinggiran sungai.
“Jangan bertindak bodoh, Rey!” teriak Irene tanpa dosa.
Tentu saja teriakan Irene tak digubris oleh Rey. “Ayaaaaaah!” teriak Rey sekencang-kencangnya. Ia meminta pertolongan ayahnya karena Rey tersadar kekuatannya sudah menghilang.
Tanpa ragu, Rey langsung melompat turun untuk menyelamatkan Rhea. Mendadak, kekuatan Rey dan Rhea menghilang akibat ulah Irene yang menyentuh Rey tanpa izin. Hal itu membuat Rhea terluka dan terjadilah insiden ini.
BERSAMBUNG
***
__ADS_1
3 episode lagi menuju tamat ... hehehe ....