
Shaira bukannya memperhatikan keindahan bunga-bunganya malahan ekspresi wajah dari kedua kakaknya lah yang ia perhatikan dengan seksama.
"Ya Allah apa yang terjadi kepada Abang Abya dan Aidan, kenapa air mukanya berubah drastis tadinya sangat kegirangan gembira dengan prestasi belajar yang aku gapai, sekarang wajah mereka ditekuk dan seakan-akan ada yang mengganjal pikiran mereka,"
"Untungnya bunga-bunganya sudah ditata dengan rapi sedemikian rupa sehingga kami tidak perlu repot-repot dan bekerja keras untuk mengatur kalian wahai sang bunga," ucapnya Vela.
"Betul banget Vel, hari ini kita bakal sibuk banget tersisa tiga hari kita di London, waktu yang tersisa cukup dikit dimana mau beres-beres barang-barang bawaan, belanja oleh-oleh untuk orang di rumah juga belum sempat, apakah masih sempat yah," imbuhnya Maryam.
Aidan segera berjalan ke arah Maryam kemudian melingkarkan tangannya ke pinggang langsing Maryam yang tertutup pakaian gamisnya.
"Hem, kalian itu belum resmi dan sah menjadi suami istri jadi jangan bersentuhan seperti itu!" Tegasnya Shaira yang bergegas meninggalkan kakak-kakaknya.
Maryam dan Aidan segera melepaskan pelukan mereka masing-masing. Wajah keduanya nampak memerah karena ditegur oleh kakak sulungnya.
"Aidan ingat kita ini orang timur, adat kita tidak seperti kebanyakan orang-orang sini, kalau mau berbuat seperti itu tolong segera halalkan Maryam Nurhaliza dan meminta ijin terlebih dahulu kepada Papa Sam dan Mama Dewi dan terutama kepada kedua orang tuanya Maryam," Abya tidak ingin adik-adiknya salah dan keliru dalam melangkah.
Sejak hari itu, Aidan memutuskan untuk memberanikan diri untuk meminta ijin kepada kedua orang tuanya dan kedua papi dan maminya Maryam. Aidan bersyukur karena niat baiknya diterima baik oleh mereka.
Sehingga sejak hari wisuda Maryam Aidan resmi melamar secara virtual Maryam. Rencananya Maryam yang akan pindah menetap di Jakarta dan kedua orang tuanya yang usahanya cukup banyak di Jakarta Indonesia sehingga mereka juga akan memboyong keluarganya ke tanah air.
Tiga hari kemudian…
London Inggris, 16 Juli 2023
Kepulangan Shaira Innira, Vela Angelina dan Maryam Nurhaliza dengan suasana haru. Ada dua pasangan kekasih yang akan berpacaran jarak jauh long distance relationship LDR-an.
Yaitu Aidan Akhtar dan Maryam Nurhaliza, serta Akhsan Khaidir dengan Vela Angelina. Sedangkan Shaira malah santai saja dengan hubungan seperti itu karena memang tidak pernah mengikat janji dengan pria manapun atau orang dari negara pun. Kalau teman dan sahabat dekat banyak.
__ADS_1
"Dede jaga diri baik-baik yah, titip salam sama mama,papa juga dek Shanum," ucapnya Abyaza yang memeluk erat adiknya itu.
"Abang yang seharusnya jaga diri baik-baik, saya kan mau pulang ketemu mama Dewi dan papa Syam sedangkan Abang masih berjuang sedikit disini," Ujarnya Shaira yang terkekeh melihat sikapnya Abyasa anak sulung di dalam keluarga besar Abidzar Al-Ghifari.
"Iya nih Abang melow banget, seperti kita ga balik minggu depan saja seolah lima tahun baru balik," candanya Aidan yang juga memeluk tubuh adiknya seraya menoel hidung mancungnya Shaira.
Maryam menunjuk ke arah dada bidangnya Aidan, "Bang kami pamit pulang lebih duluan yah, jaga dirimu baik-baik dan terutama ini tolong dijaga karena aku yakin banget di luar sana banyak perempuan yang lebih cantik dari saya, semoga pulangnya hati ini masih untukku seorang," tuturnya Maryam yang sebenarnya mengandung harapan dan doa setulus hati.
Aidan tersenyum simpul sambil membalas perkataannya Maryam tunangannya itu," insha Allah Abang akan berusaha semampu Abang untuk menjaga diri, tapi seharusnya ngomongnya itu Vela yang cocok deh bicara seperti itu di hadapan Akhsan," kilahnya Aidan yang merasa tersentuh dan tersentil sekaligus karena sudah mengkhianati Maryam dengan Cindy Clara kekasih pertamanya.
"Yah kenapa larinya ke saya, Abang ini yah suka banget lempar batu sembunyi batunya, hahaha," guraunya Akhsan yang juga sedih melepas kepulangan kekasihnya.
Semuanya tertawa terbahak-bahak sebelum pesawat mereka take off dari bandara internasional Inggris menuju airport Soekarno Hatta.
Abyasa dan Aidan bergantian mengecup keningnya Shaira. Memang bersaudara empat orang itu selalu seperti itu jika akan berpisah sementara waktu tanda kasih sayang mereka bersaudara. Apalagi mereka kembar berempat yang lumayan banyak.
Shaira sambil berjalan mendorong troli barangnya mengedarkan pandangannya ke sekeliling bandara seolah mencari keberadaan seseorang.
Dari kejauhan seseorang masih menggenggam sebuket bunga matahari kesukaan Syaira.
"Selamat jalan wanitaku, gadis kecilku dan calon bidadari surgaku aku akan mantapkan diri ini terlebih dahulu agar aku layak dan pantas untuk mendapatkan restu dari kedua orang tua dan abangmu serta bisa bersanding dengan dirimu kelak, tunggulah aku akan secepatnya melamar kamu jadi istriku dan saat itu tiba semoga kamu masih menunggu kedatanganku,"
Adelio menyeka air matanya karena betapa sulit, susah dan penuh perjuangan ekstra untuk mendapatkan wanita berhijab seperti Shaira. Ia tidak pantang mundur dan menyerah padahal sudah mendapatkan ultimatum dan peringatan keras dari kedua calon kakak iparnya.
Shaira, Vela dan Maryam semuanya memperlihatkan wajah sedihnya karena akan berpisah dengan negara dan kota yang selama hampir lima tahun itu memberikan banyak kesan dan warna dalam hidup mereka.
"Astaauhfirullah aladzim, maafkan saya ya Allah saya sudah melakukan perbuatan yang Engkau tidak ridhoi, tapi Abang Ahksan katanya akan bertanggung jawab jika memang saya hamil secepatnya, walau saya nantinya tidak hamil saya tetap akan dipinang oleh Abang Ahsan, saya hanya berharap semoga kedua orang tuanya merestui hubungan kami kedepannya," Vela menyeka air matanya yang sudah terisak dalam tangisannya itu.
__ADS_1
Maryam akhirnya menumpahkan segala keluh kesahnya ketika pesawat berhasil tinggal landas. Ia mulai takut dan cemas jika Aidan berpaling darinya dan kembali ke pelukan Cindy atau mungkin akan ada perempuan lain yang baru lagi akan mengusik dan mengancam kehidupannya.
Shaira yang mengetahui kesedihan, kegundahan hati dari kedua sahabatnya itu segera mengelus punggung tangannya Maryam.
"Percayalah pada Abang Aidan, insya Allah dia akan menjaga amanah yang kamu berikan khusus untuknya," nasehatnya Syaira yang akhirnya memejamkan matanya menuju alam buaian mimpinya.
Berselang beberapa jam kemudian…
Jakarta, jam 12:15…
Kesibukan dan kehebohan terjadi di dalam rumah keluarga Syamuel. Semua penghuni rumah tersebut heboh, eksaitik dan tidak sabar ingin segera berangkat ke bandara internasional Soekarno-Hatta Cengkareng Jakarta Barat.
Mereka sudah sejak pagi tadi tak sabaran ingin ke bandara menunggu kepulangan Shaira dan kedatangan calon menantunya itu sekaligus.
Shanum Inshira hanya terkekeh melihat kesibukan dan sikap dari orang rumahnya. Ia hanya terduduk santai di atas kursi ruang tengah sambil memainkan gedjetnya.
"Ya Allah Mama dan Bi Siti kenapa kalian heboh banget sih, seharusnya itu duduk tenang dan sabar menunggu kepulangan mereka, lagian masih ada setengah jam loh," tuturnya Sahnun yang sebenarnya merasa sedih karena kekosongan hatinya selama beberapa tahun silam ini.
"Iya nih Mama kamu entah kenapa kerjanya hanya mondar-mandir saja, bukannya bersiap untuk ke bandara malah heboh sendiri," gurau Samuel.
"Ih papa sok cela kami yah bi Siti padahal mereka juga tadi pagi hebohnya gak ketulungan,malah nyinyir yah," balasnya Dewi dengan candaan pula.
Hingga kedatangan Mang Joko yang berjalan tergopoh-gopoh ke arah dalam rumah mengatakan mobil yang akan mereka pakai sudah siap.
"Nyonya dan Tuan Besar mobilnya sudah siap, apa kalian akan berangkat sekarang atau…" ucapannya mang Joko belum selesai dilanjutkan langsung dipotong oleh Dewi Kinanti Mirasih.
"Kami akan berangkat sekarang juga masa harus nunggu tahun depan sih Mamang," candanya Dewi yang segera berdiri dan berjalan menuju pintu luar.
__ADS_1
Kelima orang itu berangkat ke bandara,hanya bibi Mia asisten rumah tangganya yang baru beberapa bulan bekerja di rumahnya itu yang tinggal di rumah untuk berjaga-jaga dan melanjutkan mempersiapkan makanan untuk menyambut kedatangan anaknya.
Jangan bosan yah dengan karya recehan aku ini. ingat ada give away setiap akhir bulan yah.