Satu Atap Dua Hati

Satu Atap Dua Hati
Bab. 169. Ketegaran Hati Andre


__ADS_3

Sedangkan di tempat lain, pria yang pagi tadi berpamitan kepada istrinya yang sedang hamil itu. pamitnya ke kantor, tapi malahan mobilnya terparkir di salah satu club malam hari yang buka 24 jam itu.


"Shaira aku tidak akan pernah mengikhlaskan kamu hidup bahagia dengan pria bule itu!!!" teriaknya sambil melempar gelas dan botol minuman ke atas lantai.


"Sepagi ini sudah ada pria gila karena patah hati, kenapa di club kita ini setiap hari selalu ada orang yang melampiaskan amarahnya karena patah hati dengan mabuk-mabukan," ketusnya seorang office boy yang bertugas membersihkan pecahan beling yang tercecer dari gara-gara ulahnya Hanzal Abdul Djailani.


"Biasalah pria yang tidak bijak dan dewasa lah yang bersikap seperti ini yang tidak bisa ikhlas dan sabar melepas kepergian perempuan yang disayanginya itu, padahal Di dunia ini bukan hanya seorang wanita saja, padahal ribuan perempuan cantik," tukasnya salah satu rekan kerjanya.


Sedangkan masih di masjid tempat pelaksanaan akad nikah ke empat kembar itu.


Dewi menyeka air matanya ketika melihat Shaira meraih punggung tangan pria yang sudah sah menjadi suaminya itu.


Alhamdulillah putriku tercinta menikah juga. Padahal diusianya yang masih sangat muda.

__ADS_1


Mama berharap kebahagiaan selalu menyertai kalian Nak dan keraguan hatimu tidak akan pernah menjadi kenyataan.


Shaira Innira meraih tangan kanannya Adelio Arsene Smith kemudian mencium punggung tangan suaminya itu. Adelio pun bergantian mengecup keningnya Shaira dengan penuh kasih sayang.


Adelio dengan penuh kasih sayang menyematkan sebuah cincin kedalam jari tangannya Shaira. Adat di keluarga Adelio itu jika cincin tunangan dan cincin pernikahan berbeda. Sehingga sang mempelai perempuan mendapatkan dua sekaligus cincin.


"Makasih banyak kamu sudah bersedia menikah denganku istriku," cicitnya Adelio yang tak henti-hentinya mengecup punggung tangannya Shaira yang sungguh betapa gembiranya karena akhirnya mendapatkan gadis pujaan hatinya dalam begitu besar pengorbanan yang harus dia perbuat.


Shaira tersenyum manis ketika mendengarkan perkataannya dari Adelio. Dia sama sekali tidak menyanggah, memotong atau pun menyangkal dan menyela pembicaraan Adelio ketika memujinya.


Shaira tak berkedip mendengarkan semua kata demi kata yang disebutkan oleh Adelio pria dewasa berusia tiga puluh dua tahun, yang berasal dari London UK Inggris dengan status duda keren itu yang mempersunting seorang gadis dari Jakarta yang terpaut jauh usia keduanya.


"Semoga Abang Adelio Istikomah dengan jalan hidup yang Abang pilih," sahutnya Syaira yang tidak bisa berkata-kata lagi saking tidak percayanya dengan semua yang diungkapkan oleh Adelio dengan penuh perasaan dan penghayatan.

__ADS_1


Andrew segera mendekati kedua mempelai pengantin baru itu yang sudah berdiri dari posisi duduknya seperti semula.


Andrew menatap sendu ke arah Shaira gadis pujaan hatinya yang sudah sah dan resmi menjadi kakak iparnya. Wanita muda yang terpaut dua puluh tiga tahun itu yang karir kedepannya begitu cemerlang dan bagus sebagai seorang dokter spesialis anak.


Andrew memeluk tubuh kakaknya itu dengan erat sembari menepuknya," selamat kak kamu sudah menjadi suami yang kedua kalinya,tapi ingat ini dengan yang pertama kisah dan sejarah kalian berbeda jadi perlakukan pula mereka dengan baik pula, Shaira itu gadis yang baik dan sholehah aku yakin pasti bisa menuntun kakak ke jalan yang lurus dan jalan yang benar," ujarnya Andre yang sebenarnya sedih karena perempuan yang mampu menggetarkan hatinya harus hidup menikah dan bersanding dengan kakaknya sendiri.


Adelio membalas tepukan lembut di punggungnya adik kandungnya itu," kamu juga segeralah menyusul kakak, banyak gadis cantik di Jakarta loh," balasnya Adelio yang tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya itu.


"Entah kak, apakah aku bisa dan sanggup mendapatkan dan menemukan perempuan yang sebaik dirinya kak, entahlah apa aku bisa melupakannya," imbuhnya Andrew Parker Smith yang secara tidak langsung mengutarakan isi hatinya di hadapan Shaira dan Adelio.


Adelio dan Shaira saling bertatapan satu sama lainnya dan menautkan kedua alisnya mereka.


"Kalau cintamu sudah menikah maka doakan dia selalu yang terbaik untuknya, jangan menjadi egois apalagi buta hati sehingga berniat melakukan dan menghalalkan segala sesuatu carayang tidak baik," nasehatnya Adelio.

__ADS_1


Andrew melirik sekilas ke arah Shaira," insha Allah kak aku sangat ikhlas melepaskannya, karena dia menikah dengan orang yang paling tepat dan aku yakin dia akan bahagia, sehingga aku akan tulus melepas dan mendukung segala keputusannya itu serta selalu mendoakan yang terbaik untuk dia dan suaminya," ungkapnya Andrew yang pelupuk matanya sudah berembun jika mengingat Shaira sudah resmi menjadi kakak iparnya.


__ADS_2