
Samuel dan Dewi saling bertatapan satu sama lainnya. Mereka tidak menduga jika diacara resepsi pernikahan antara Desta Alamsyah dengan Arabella Aqila putri bungsunya Iwansyah Hatif dan Dina Anelka Mulya, anaknya akan dipersunting oleh seorang pria bule keturunan blasteran Inggris Indonesia.
"Bagaimana Pak Syam, Aidan dan Abyasa apa kah kakakku ini sudah memenuhi kriteria dan syarat tantangan yang Anda berikan beberapa bulan lalu?" Tanyanya Andrew Parker Smith yang menengahi pembicaraan lamaran tersebut.
"Kalau saya diposisinya Syaira tidak perlu banyak mikir aku akan langsung jawab Yes saja," ucapnya Adisty adik sepupunya Shaira.
"Iya jangan lama-lama mikirnya Aira langsung saja ngomong kalau kamu setuju menikah dengan pria gagah berani itu!" Teriaknya Susan.
"Terima saja lamarannya pak Adelio Om Sam, dia pasti pria yang baik dan sangat cocok bersanding dengan Shaira putrinya Om," cercanya Jasmine.
Ketiga sahabatnya Sahira saling sahut menyahut untuk memberikan dorongan moral dan semangat untuk Shaira dan Adelio.
Irwansyah dan kedua anaknya dibuat terkejut, tercengang melihat pria yang melamar Shaira Innira Abidzar. Mereka mengira jika pria itu hanya orang biasa saja,tapi setelah melihat pemimpin rumah sakit dimana ia bekerja adalah adik kandung dari pria yang melamar Sahira langsung di depan umum.
Ini tidak mungkin, kenapa Shaira mendapatkan jodoh yang lebih baik dari suami kedua anak-anakku.
Ini tidak boleh dibiarkan begitu saja, seharusnya mereka mendapat calon suami yang lebih buruk, lebih miskin bahkan harus Pria itu pria yang masa depannya suram dan kelak mereka akan menderita.
Tapi, aku lihat calon istrinya Aidan,calon suaminya Shanum lebih-lebih calon suaminya Shaira melebihi dari kakak-kakaknya bahkan mereka kalah jauh dengan anak mantuku.
Sial!! Syam pasti akan memandang rendah dan remeh kami dan aku yakin akan menghina kami habis-habisan karena jodoh anak-anak kembarnya lebih baik dan unggul dari menantuku.
Segala amarah, umpatan dan makian terbersit dalam benaknya Irwansyah Hatif, tapi dia berusaha berakting dan bersandiwara menyembunyikan kekesalannya di hadapan orang banyak.
Kenapa pria itu lebih baik dari mas Desta, kenapa?? Aku kira Shaira tidak akan ada pria yang berniat menikahinya karena dianggap perawan tua, tapi kenyataannya dia dilamar oleh pria sultan yang punya banyak perusahaan dan rumah sakit yang tersebar di seluruh dunia.
Kenapa Aira nasibnya selalu melebihi dari apa yang aku miliki Tuhan, kenapa anak-anaknya Tante Dewi selalu mendapatkan kebaikan dan yang terbaik dalam hidupnya. Sedangkan aku harus melakukan cara-cara kotor yang tidak baik untuk mendapatkan apa yang aku inginkan di dunia ini!!
Kesalnya Ariella Ziudith yang mengeratkan kepalan tangannya saking marahnya melihat apa yang terjadi di depan matanya itu.
__ADS_1
Aira dan Sha mendapatkan calon suami yang melebihi dari suamiku, tapi tidak apa-apa yang paling penting aku sudah merebut dan mendapatkan abang Desta Alamsyah. Aku enggak mau ikut campur dengan masalah Papa dan Ariela. Yang paling penting aku sudah bahagia karena sudah memiliki dan menikah dengan Desta pria yang sejak aku masih sekolah sudah aku cintai.
Kenapa anak-anaknya Syam begitu beruntung mendapatkan calon suami yang lebih baik dari putri-putriku, apa karena mereka memiliki hati yang baik dan tulus sedangkan putriku mendapatkan pria idaman yang didapatkan dari sisa dari anak-anak Mbak Dewi.
Apa karena mantan suamiku yang mendidik anak-anakku yang salah jalan sehingga merembes kemasa depan dan jodohnya juga.
Astaughfirullahaladzim aku yang telah lalai dan terlalu takut terhadap mas Irwan sehingga anak-anakku keliru dalam menapaki jalan kehidupannya.
Dina kali ini ikut membandingkan nasib mujur keponakan dan ketiga anaknya itu. Dia baru kali ini berfikir sempit dan Juga terbuka pada saat bersamaan.
"Kalau aku diposisikan sebagai orang tuanya Shaira aku akan langsung menerima pinangan cowok yang sungguh berani menerima tantangan yang terkadang orang pada umumnya akan sulit untuk melakukannya,apa lagi mengingat perbedaan keyakinan tapi, sekarang pria itu dengan keputusannya memilih untuk ikut kepercayaan dari calon istrinya," sahutnya seorang bapak-bapak dari arah belakang.
"Iya betul sekali apa yang Pak Deni katakan, menurut saya juga sependapat dengan Anda jarang ada loh laki-laki yang mau berkorban demi perempuan yang didatanginya, jadi kalau aku berada di posisinya Dewi sebagai orang tua pasti akan terbuka untuk menerima dan merestui hubungan mereka," timpalnya seorang ibu-ibu.
Aku menyetujui permintaan dari pak Andrew Parker Smith untuk melaksanakan apa yang diinginkan oleh kakaknya Pak Andre yaitu dengan memenuhi tantangannya di sini, tapi malah aku yang dihina oleh para tamu undangan.
Kenapa mereka selalu unggul dan keluar jadi yang terbaik sedangkan anakku selalu mendapat yang kedua.
"Katakan Nak Shaira kamu bersedia menikah dengannya, kasihan dengan nak Adelio yang harus terduduk terus sedari tadi menunggu jawabannya kamu," bujuknya Pak Hasan Ishaaq pamannya Dewi yang kebetulan juga hadir di acara pernikahan tersebut yang datang dari kampung bersama dengan kelurganya yang lain.
"Kenapa meski harus menunggu lama dan berfikir terlalu berat nak Syam, bibi lihat dia itu laki-laki yang baik,kaya dan sudah seiman dengan kita semua jadi apalagi yang kalian tunggu cepatlah jawab kasihan mereka menunggu jawaban dari kamu," pintanya bibi Siska bibinya Dewi.
Dewi memegangi tangannya Syam yang tidak mampu berucap sepatah katapun saking terkejutnya dengan kejadian yang terjadi begitu cepat malam itu.
Syam pun berjalan ke arah calon menantunya itu," bagunlah nak Adelio, jangan seperti ini tidak enak dipandang mata," pinta Sam yang membantu Adelio bangkit dari posisi duduknya itu.
"Tidak apa-apa kok Om saya akan selamanya duduk di sini sebelum Om, Tante Dewi, Aidan Akhtar, Abyasa Akhtam dan Shanum serta anggota keluarga Om yang lain belum menerima lamaranku, saya ingin mereka berbicara apakah bersedia menerima niat baikku ini," tolaknya Adelio yang mencegah apa yang akan dilakukan oleh Syam.
"Nak Aidan, Abya dan yang lainnya saya mohon berikan jawaban kalian segera apa kah lamarannya Nak Adelio Arsene Smith ini kalian setuju untuk menerimanya untuk menikahi putri bungsuku yang bernama Shaira Innira Abidzar Al-Ghifari?" Tanyanya Dewi yang melihat satu persatu anggota keluarganya itu.
__ADS_1
Semua orang mengarahkan pandangannya ke arah Bu Rina orang yang paling tua di dalam keluarga besar Samuel.
"Saya setuju cucuku menikah dengan Adelio, keputusanku sudah final," ucapnya Bu Rina Amelia neneknya Shaira.
"Kami juga setuju Ma, untuk menerima lamaran khusus untuk Shaira keponakanku," imbuhnya Samil adiknya Syamuel.
Anak-anak dan istrinya langsung menyahut dan menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan permintaan dari Adelio.
"Kami juga dari kampung keluarga dari pihak mamanya Shaira setuju insya Allah selalu mendukung apapun yang dipilih oleh Shaira cucu kami," ujarnya pak Hasan Ishaaq.
Andrew Parker tersenyum simpul penuh kebahagiaan karena kakaknya sudah mengantongi izin dari sebagian besar calon istri kakaknya.
"Mama saya juga sebagai kakaknya Dede Aira setuju dan tidak mungkin saya menolak niat baik dan tulus dari Adelio," sahut Shanum yang memeluk tubuhnya Shaira.
Semua sudah menjawab pertanyaan dari Andreu kecuali Aidan dan Abyasa, semua pusat perhatian tertuju pada kedua pria muda yang cukup tampan diusianya yang baru menginjak 23 tahun itu.
Kenapa semua orang setuju dengan lamaran Adelio, Shaira kamu masih mencintaiku, jadi please jangan menerima lamarannya. Abang mohon padamu dede Aira.
Hansal Abdul Djailani tidak ingin Shaira menerima pinangan itu dan sangat berharap acaranya gagal.
"Bismillahirrahmanirrahim saya dan adikku Aidan sangat bahagia dan tidak bisa menyembunyikan rasa gembira kami, karena dari sekian banyak anak muda yang mencintai adikku hanya pak Adelio Arsene Smith yang benar-benar tulus dan serius melamarnya, semoga Anda tidak sama dengan mantan tunangannya dulu yang berkhianat karena godaan dari perempuan lain," ungkapnya Abyasa.
Aku yakin Aidan tidak akan setuju,kalau Abiyasa mungkin sudah setuju menikahkan adiknya dengan pria Eropa ini. Kesalnya Ariela yang menatap penuh amarah ke arah Shaira.
"Bagaimana Shaira apa kamu sudah siap dan bersedia menikah dengan Pak Adelio dek?" Tanyanya Aidan.
"Kalau kami berdua sebagai kakak laki-laki kamu sudah setuju dan jawaban terakhir adalah dari kamu, karena kami tidak mungkin menyanggupi permintaan mereka jika kamu sendiri tidak setuju dan tidak yakin dengan semua ini," ucapnya Abyasa.
Shaira melihat satu persatu anggota keluarganya dan yang terakhir pada Hans pria yang sudah menyakiti dan menghancurkan seluruh hati dan jiwanya.
__ADS_1